
Sekitar pukul 3 sore Aurel mulai menyiapkan diri untuk bertemu dengan asisten Arsya
"Vey...aku pergi dulu yah mau ketemu sama asisten tuan Jungkook"ucap Aurel
"okelah... hati-hati yah sayangku dan satu hal lagi jaga mata mu jangan sampai kamu terpesona lagi dengan sama asistennya hahaha"ucap Vera
"Hahaha kalau asistennya ganteng yah berarti bonus dong buat aku"ucap Aurel cengengesan
"Yayaya....terserah dirimulah"ucap vera
"Aku pamit yah...dadada" ucapnya sambil melambaikan tangan
Setibanya di taman kota Aurel langsung duduk di bangku yang ada di dalam taman tersebut sambil bergumam...Humm bagaimana nasipku kedepannya yang menikah tanpa unsur cinta...Ya Tuhan kuserahkan semuanya pada mu....
Tak lama kemudian datanglah seorang sosok pemuda yang tampan dan bertanya
"Apakah ini dengan nona Aurel?"tanya Arsya
"Benar dengan saya sendiri,maaf bapak siapa yah?"ucap Aurel
"Perkenalkan saya adalah asisten pribadi tuan Jungkook"jawab Arsya
Yatuhan asistennya aja udah ganteng kaya gini apalagi bosnya...eh emang Jungkook ganteng sih
"Apakah nona sudah di beritahu oleh orang tua nona tentang semua ini"tanya Arsya lagi
"Sudah tuan, tentang perjodohan untuk mbebaskan hutang orang tua saya"ucap Aurel
__ADS_1
"Baiklah kalau nona sudah mengetahuinya pernikahan akan di adakan 2 minggu lagi jadi nona siap-siap saja semua keperluan akan kami kirim ke rumah nona nanti"ucap Arsya
"Maaf tuan apakah ini tidak terlalu cepat?" ucap Aurel dengan kaget
"Lebih cepat lebih baik nona,minggu ini tuan masih menyiapkan diri untuk debut mereka setelah debutnya selesai maka langsung mengadakan pernikan di gereja"ucap Arsya
"Baiklah kalau begitu...tapi boleh aku bertanya?"ucap Aurel dengan ragu
"Apakah setelah menikah nanti aku bisa melanjutkan kegiatan ku seperti biasanya?" ucap Aurel
"Maaf nona saya tidak bisa menjawabnya kalau yang ini nona sendiri yang menanyakan langsung di tuan karena ini menyangkut masalah privasi antara nona dan tuan"ucap Arsya
Benar juga sih tidak mungkin dia bisa menjawabnya... baiklah setelah menikah nanti baru ku tanyakan kepada Jungkook
"oh iya baiklah aku mengerti"ucap Aurel
"Kalau begitu saya permisi dulu nona banyak pekerjaan menumpuk di kantor"ucap Arsya sambil meninggalkan tempat tersebut.
"apakah aku bahagia nantinya setelah menikah dengan Jungkook atau malah sebaliknya''
Setelah lama bergumul dia pun menghubungi Vera sahabatnya....
Tut...tut..tutt
"Halo Rel,gimana lancar?tanya Vera diseberang telepon
"Lancar kok Vey,dan kamu tau dua minggu lagi kami akan menikah"ucap Aurel
__ADS_1
"what,dua minggu lagi?"ucap Vera sambil teriak karena saking kagetnya
"ya,mau bagaimana lagi udah konsekuensinya untukku harus menerima semuanya ini dengan lapang hati"ucap Aurel
"semangat yah sayang aku doakan kamu pasti bisa melewati masalah ini"ucap Vera
"makasih yah Vey kamu udah menyemangati diriku jika tanpa kamu aku takkan setegar ini" ucap Aurel
"kamu udah aku anggap sebagai saudara ku sendiri"ucap vera
"Ya udah aku tutup teleponnya dulu yah soalnya aku mau pulang ni"ucap Aurel
"okelah..."ucap Vera sambil menutup telepon
Sekarang aku harus pulang ke rumah....Aurel pun mengambil motornya dan bergegas ke rumah.... setelah menempuh 40 menit tibalah dia di depan rumah dan bertemu saudara tirinya
"Bagaimana rasanya di jodohkan dengan orang yang tidak kita sukai?"ucap Tika sambil tersenyum puas menatap Aurel
"Hummm biasa saja, apalagi orangnya juga ganteng,tajir...bisa saja cinta kami tumbuh setelah menika"ucap Aurel
mendengar hal itu Tika semakin kesal karena tidak bisa membuat Aurel marah..."Tunggu saja pembalasan ku saudara sialan"kata Tika dalam hati dan menyusul Aurel masuk dalam rumah dan setelah sampai di dalam ruang tamu dia melihat ayahnya sedang berbicara dengan Aurel dan Tika ingin tahu apa yang dibicarakan oleh Aurel dan Ayahnya
"Apakah kamu sudah menemui Asisten tuan Jungkook?"tanya Doni
"Sudah yah dan kami akan menikah 2 minggu lagi tapi pernikahan ini dirahasiakan dan tidak ada pesta"ucap Aurel
"Baguslah kalau begitu,dan kamu harus menjaga sikapmu kalau kamu sudah masuk di keluarga mereka"ucap Doni
__ADS_1
"Iya ayah Aurel mengerti kalau begitu aku ke atas kamar dulu"ucap Aurel lalu meninggalkan ruangan tersebut
Tika yang mendengar semuanya itu pun tertawa sinis..."rasakan itu manusia sialan aku doakan pernikahan mu tidak akan bahagia"ucap Tika dalam hati