
Dengan perasaan kesal Vera pun membuka laptop dan mulai mengutak-atik pekerjaan yang di berikan oleh bosnya tersebut tidak lama kemudian Vera pun mulai serius dengan pekerjaan sehingga ia tidak memperhatikan jika seseorang sedang menatap sinis kearahnya dan memiliki rencana untuk membuat pekerjaannya tertunda dan bisa mendapatkan marah dari mantannya yang tak lain adalah Dina mantan Namjoon.
Ia pun mulai mendekati Vera sambil memegang air dan berpura-pura terjatuh sehingga kertas yang ada di meja tersebut basah dan terobek. Melihat hal itupun Vera langsung membentak dan mendorong tubuhn perempuan itu menjauh dari mejanya tersebut.
mendengar keributan dari meja kerja Vera sontak membuat Namjoon langsung bergegas dan melihat apa yang terjadi dan sontak membuat Dina pura-pura terjatuh dan menangis. Melihat hal itu Vera pun menatap dengan sinis dan membuatnya emosinya memuncak
"Ada apa ini?" tanya Namjoon
"Udahlah mba gak usah ngedrama, mba sengajakan menumpah air di meja kerjaku agar kertas-kertas menjadi basah dan terobek" kata Vera sambil menahan amarahnya
"Aku gak sengaja tadi kaki keseleo sehingga badan ku tidak seimbang dan gelas yang ada di peganganku itu terjatuh mengenai kertas aku minta maaf tapi setidaknya kamu Jangan mendorong tubuhku hingga terjatuh huhuhu...." kata Dina
"Jika saja Mba tidak menumpahkan air di mejaku aku tidak akan mendorong mba jujur mba aku berusaha cepat mengerjakan itu agar aku juga cepat menyelesaikan laporan magang ku...aku itu gak ada salah sama emba tapi kenapa emba itu seakan memiliki dendam pada ku"
"Aku tidak memiliki dendam terhadap mu sumpah kamu saja yang terlalu berpikir negatif terhadap ku dan kamu juga seperti tidak memiliki hati kakiku semakin kesakitan mendapat dorongan dari mu huhuhuhu....
Sayang tolong bantu aku berdiri kaki merasa sakit sekali" ucap Dina Kepada Namjoon
__ADS_1
Namjoon dengan sigap membantu Dina berdiri melihat hal itu hati Vera begitu sakit tapi berpura-pura tegar tanpa ekspresi dan tidak lama membuatnya semakin sakit adalah mendengar perkataan dari Namjoon sehingga iapun tidak bisa menahan air matanya
"Bagaimana kamu bisa mendorongnya setidaknya berbicara lah baik-baik tidan usah memakai kekerasan aku tidak menyangka bahwa sifatmu seperti ini dan aku kecewa sama kamu" ucap Namjoon
"Iya inilah sifatku inilah kehidupanku pak tapi saya tidak pernah berbuat kasar kepada orang jika orang tersebut tidak menggangu aktifitas saya, Mba Dina cuma akting supaya saya kena marah dari bapak" kata Vera
"Aku tidak menyangka bahwa beginilah sifatmu"
"silahkan pak, bapak mau menilai saya seperti apa tapi yang harus bapak ketahui saya melawan jika saya di tindas dan di fitnah jadi terserah bapak mau percaya atau tidak dan saya juga kecewa sama bapak saya mohon ijin pulang permisi" Jawab Vera sambil bergegas mengambil tas dan keluar kantor dengan menangis.
Melihat hal itu Namjoon meresa sangat bersalah terhadap Vera dan ingin sekali untuk mengejar Vera tetapi di satu sisi ia tak tega melihat Dina yang meringis kesakitan ia pun kembali membantu Dina untuk menduduki ke sofa di ruangan tersebut. Tak lama kemudian datanglah Riko sambil membawa berkas laporan keuangan di kantor cabang.
"Baik Tuan"
"Ini tuan kopinya"
setelah selesai meminum kopi Namjoon kembali mengerjakan tugas kantornya tetapi pikirannya tetap tertuju kepada Vera ia begitu khawatir seakan merasa jika ada kejadian yang terjadi pada Vera.
__ADS_1
Dina begitu bahagia akirnya bisa membuat Namjoon memarahi Vera dan membuat kembali rencana untuk menghancurkan Vera iapun mulai mengirim pesan kepada anak buahnya untuk melakukan aksi mereka yaitu membuat Vera kecelakaan. Dan tanpa sadari iapun melompat kegirangan karena hampir seratus persen rencana berjalan dengan lancar dan hal itu pun langsung di ketahui olaleh Namjoon
"Jadi benar tadi hanya sandiwara kamu saja?"
"tidak sayang aku tidak bersandiwara aku benaran kesakitan tadi dan sekarang udah agak baikan kok sumpah aku tidak berbohong" ucap Dina Ketakutan
"Kamu tau tidak sikapmu itu sungguh kekanakan aku merasa bersalah sama Vera"
"Apa yang istimewa dari perempuan itu dia tidak pantas untukmu hanya aku yang pantas mendampingimu bukan dia" ucap Dina dengan keras
"Aku mencintainya apa adanya jadi jangan pernah kamu membandingkan dengan apapun kamu paham!!! ucap Namjoon
"oke kita lihat saja apakah dia bisa bertahan dengan mu dan akan aku pastikan mulai sekarang kamu tidak akan bisa bertemu dengannya" ucap Dina sambil keluar dari ruang kerja Namjoon
"ahhh sialll aku termakan oleh perkataan perempuan busuk itu seharusnya aku lebih percaya kamu" teriak Namjoon Frustasi
"Rik, tolong lacak posisi Vera dimana"
__ADS_1
"Maaf tuan posisi nona Vera tidak di ketemukan" jawab Riko