Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)

Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)
Ep 9


__ADS_3

Besok paginya Luhan dan Sehun tengah bersiap siap pergi. Sehun pergi ke tempat pemotratan sedangkan Luhan pergi ke kampus karena hari ini ia ada kuis.


Luhan diantar sampai gerbang kampus, setelah mengantar Luhan Sehun langsung menuju tempat yang sudah diberitahu oleh managernya.


Di kampus Luhan di sambut oleh para sahabatnya yaitu Kyungsoo, Xiumin, Tao, dan Lay.


"Luhan!" Panggil Lay.


Luhan menghampiri teman temannya yang sedang adik duduk santai di taman baca. Seperti biasa Tao dan Xiumin sedang sibuk stalking idol mereka.


"Yak! Apa apaan ini?" Teriak Tao tak terima saat memandang ponselnya.


"Kau berisik sekali Tao!" Kata Lay kesal.


"Aniya! Kenapa seperti ini? Aku tak terima ini!" Kata Tao marah.


"Ada apa sih?" Tanya Luhan penasaran.


"Yak... Kenapa Sehun bisa photoshut dengan lisa!? Mana mesra banget lagi gayanya!" Gerutu Xiumin.


Luhan yang mendengar nama suaminya langsung mengambil ponsel Xiumin untuk melihat apa yang terjadi.


Luhan melihat beberapa foto Sehun bersama seorang wanita. Wajah luhan memerah sampai telinga karena menahan marah kemudian menyerahkan kembali ponsel Xiumin. Luhan memasang wajah marahnya dengan tangan bersedekap di depan dada.


teman temannya menatap aneh pada Luhan. Entah apa yang merasuki Luhan sampai sampai teman temannya memandang ngeri pada Luhan yang mengeluarkan aura yang begitu menyeramkan.


Luhan tak jadi kuliah hari ini, ia memutuskan pulang ke rumah Papanya. Moodnya jadi jelek sekarang akibat melihat foto foto tadi.


Ia tahu jika itu hanya tuntutan pekerjaan tapi hati Luhan tak terima melihatnya. Ingin menangis rasanya saat ini.


Sampai di rumah Papanya Luhan langsung berlari ke arah ayahnya yang sedang duduk berduaan bersama Taemin. Papanya bingung dengan tingkah Luhan karena datang datang menangis di pelukannya.


"Hei, ada apa sayang? Lulu Papa kenapa Hem?" Tanya Minho bingung begitu pula dengan Taemin yang juga bingung.


"Papa... hiks... Sehun.. hiks.." kata Luhan tidak jelas.


"Ada apa Hem? Sehun kenapa? katakan pada Papa!" Minho menangkup wajah mungil Luhan yang penuh air mata.


" Sehun, dia bersama wanita lain pa.. hiks.. hiks... Tadi Lulu lihat ..hiks..hiks.. di internet ..hiks.. papa." Jelas Luhan walau masih sesenggukan.


Minho tersenyum senang karena itu tandanya Luhan mencintai Sehun.


"Sini nak! Biar aku peluk!" Kata Taemin mencoba menenangkan. Luhan nurut nurut saja.


Taemin mengusap usap punggung Luhan sayang, penuh keibuan. Luhan lama lama merasa tenang. Luhan menenggelamkan wajahnya pada pundak Taemin.


Ini pertama kalinya Luhan merasakan kasih sayang seorang ibu.


"Sudah merasa lebih baik?" tanya Taemin yang di balas anggukan oleh Luhan.

__ADS_1


"Sudah jam 11. Lu, apa kau mau ikut kami menjemput calon adikmu?" Ajak Minho.


"Iya papa, Lulu ikut papa."


Mereka menaiki mobil yang di setir langsung oleh Minho dan Taemin di sampingnya, sedangkan Luhan duduk di belakang sendirian.


Sampai di bandara Taemin langsung menelfon anaknya jika mereka sudah sampai. Luhan masih betah menunggu di dalam mobil karena sedang bad mood sekarang.


Minho merangkul Taemin dengan mesranya sembari menunggu Han Yu keluar.



"Tou-chan!" Panggil seorang pemuda.


Taemin melambaikan tangannya kearah pemuda tersebut yang merupakan anaknya.


Sambil menenteng jaket ke pundaknya Han Yu menghampiri mereka dengan senangnya.


"Tou-chan! Papa!" Han Yu memeluk Tae min dan Minho.


"Apa kamu lelah sayang? Yuk kita langsung pulang saja, kasihan Luhan menunggu sendirian di mobil." Kata Taemin sambil menggandeng tangan putranya sedangkan Min Ho menggeret koper Han Yu.


"Siapa Luhan? Apa dia calon kakakku?" Tanya Han Yu penasaran.


"Dia anak sulung Papa, nanti kalian kenalan sendiri ya!" Kata Minho sambil membuka bagasi belakang dan memasukan koper di sana.


Saat membuka pintu belakang Han Yu melihat ada seorang pemuda duduk diam melamun dengan tangan terlipat di depan dada.


Han Yu menolehkan kepalanya menghadap ayahnya.


"Lu! Luhan sayang!" panggil Minho.


Luhan langsung tersadar dari lamunannya dan menolehkan kepalanya ke samping di mana ayahnya berada.


"Ah, iya pa ada apa?"Tanya Luhan dan baru sadar jika ada orang asing berada di samping ayahnya.


"Lu, ini Han Yu putra Taemin calon adikmu." Kata Minho memperkenalkan Han Yu.


"Oh, hai Han Yu" Luhan menampilkan senyumnya dan melambaikan tangannya ke arah Han Yu.


"Maaf tadi aku melamun, ayo masuk! Pa ayo kita pulang! aku sudah lapar!" Ajak Luhan.


Han Yu tersenyum karena calon kakaknya mau menerima nya sebagai anggota keluarga.


Han Yu duduk di samping Luhan dengan senyuman yang terus mengembang di bibirnya.


"Kamu kelas berapa?" tanya Luhan mencoba mengakrabkan diri pada saudara tirinya itu.


"Aku kelas 3 SMP Hyung." kata Han Yu yang masih malu malu pada Luhan.

__ADS_1


"Apa kamu sudah tahu tentang hubungan Papaku dengan ayahmu?" tanya Luhan.


"Sudah, tou-Chan dan papa sudah lama berhubungan kira kira 3 tahun yang lalu. Papa juga sering menginap di rumah kami." jelas Han Yu.


Luhan langsung melirik Minho sinis.


"Kenapa papa merahasiakan ini dari kami, Masa hanya Han Yu saja yang tahu! Gak adil." kesal Luhan membuat Han Yu tertawa kecil karena tingkah Luhan yang merajuk seperti anak kecil.


mereka tidak langsung pulang kerumah, mereka menjemput Ren di sekolah karena ini sudah waktunya Ren pulang.


"Hai Ren!" Sapa Luhan begitu Ren membuka pintu belakang.


" Apa kau anaknya Mama Taemin?" Tanya Ren penasaran. Han Yu menganggukan kepalanya.


Ren langsung masuk dan duduk di samping Han Yu, jadi posisinya Han Yu berada di antara Luhan dan Ren.


"Hai, namaku Min Ki biasa di panggil Ren. Namamu Han Yu kan? Mama Taemin sudah menceritakan dirimu padaku kemarin. Sebentar lagi kita akan jadi saudara ya." Kata Ren dengan riangnya.


Minho senang melihat interaksi mereka yang begitu baik.


"Iya, emm... wajah kalian berdua sangat mirip sekali, aku jadi bingung membedakannya. apa kalian kembar?" Tanya Han Yu dengan ekspresi bingung yang lucu.


"Tidak, kami beda 5 tahun. pokoknya jika banyak ngomong plus cerewet itu berarti Ren. udah itu saja cara bedainnya." Jelas Luhan kalem, sedangkan Ren memajukan bibirnya kesal.


Han Yu mengangguk ngangguk lucu sambil tertawa kecil.


"Kita mampir makan dulu ya! pasti kalian semua sudah lapar kan?" Tanya Minho yang di angguki kompak oleh mereka bertiga.


Dan mereka mampir di sebuah restoran Jepang yang terkenal di Seoul.


...****************...


Saat ini Luhan, Ren, dan Han Yu sedang membereskan kamar yang akan di tempati Han Yu.


Luhan senang karena ternyata adik tirinya sangat baik dan begitu lemah lembut sama seperti Taemin.


"Ge, besok Minhyun ku akan datang kemari... katanya ada pemotretan disini." Kata Ren senang karena akan bertemu dengan kekasihnya.


"Ingat Ren, sekolah mu belum selesai dan awas saja sampai macam macam!" Ancam Luhan.


"Siap bos." jawab Ren dengan pose hormat.


...#...


...#...


...#...


...to be continue...

__ADS_1


...happy reading guys...


__ADS_2