
Sehun bingung sekarang dengan Suho yang berdiri di depannya.
"Kenapa kau ada di sini Sehun ah?" tanya Suho.
"Aku sedang menemani adikku Hyung." kata Sehun.
"Adik? Sejak kapan kau punya adik Sehunnah? Dan bisa kau jelaskan siapa Luhan? Aku mendengarmu tadi pagi Sehun, kau Habis tidur dengan siapa?" tanya Suho lagi.
"Apa?"
"Kau tidak mematikan panggilannya dan aku mendengar semuanya." jelas Suho.
Sehun menelan ludahnya kasar, dari semua member Sehun hanya takut pada Suho karena galaknya melebihi ayahnya sendiri.
"Bisa kita bicara di tempat lain Hyung?" tanya Sehun.
Suho mengajak Sehun ke suatu tempat yang masih berada di gedung Ice skating. Dan sekarang mereka berada di sebuah ruangan semacam kantor mungkin?.
"Jelaskan padaku Sehun dan siapa dia?" tanya Suho sambil menunjuk Luhan.
" Dia istriku, Luhan. Dan yang kau dengar tadi pagi aku sedang melakukannya dengan istriku. Dan saat aku terkena skandal waktu itu aku sedang bersama istriku. Alasan kenapa aku selalu menolak saat pengambilan foto shoot kemarin karena aku tak ingin menyakiti perasaan istriku." jelas Sehun, dan Luhan Makin mengeratkan pelukannya pada lengan Sehun.
"Sejak kapan kau menikah Hunah? dan kenapa kau tak memberitahu kami semua?" tanya Suho tak tau lagi.
"Aku hanya belum siap dengan reaksi kalian. Aku juga tak ingin identitas istriku terekspos media." kata Sehun membuat Luhan terharu.
"Tapi Sehun setidaknya beritahu kami agar kami bisa memberi pengertian kepada staf agar tidak memaksakan mu, dan menghandel para fans fans gilamu itu." kata Suho.
"Dan kau, Luhan benar?( Luhan ngangguk) Apa kau tau jika suamimu seorang idol? ( Luhan mengangguk lagi) Apa kau tau seberapa bahayanya jika Suamimu ketahuan sudah punya istri atau mengalami skandal besar?" tanya Suho lagi, Luhan menundukkan kepalanya takut.
"Hyung! Jangan menakut nakuti istriku! Pertanyaanmu sudah membuat istriku takut!" kata Sehun meninggikan suaranya.
"Agar dia tahu Sehun!" balas Suho.
"Tidak, dia tidak perlu tahu dunia entertainment yang begitu kejam itu. Jika memang memiliki Luhan membahayakan posisiku lebih baik aku berhenti saja Hyung!" kata Sehun.
"Sehunna.." panggil Luhan lirih.
"Maaf jika aku membuatmu takut Luhan. Sehun aku beritahu ya, jangan sampai kau ketahuan! itu saja." kata Suho akhirnya mengalah.
"Terima kasih Hyung, tolong jangan beritahu yang lain." kata Sehun.
"Ya, baiklah."
"Ngomong ngomong kenapa kau ada di sini Hyung?" tanya Sehun mengganti topik pembicaraan.
"Kau tidak tahu Sehun? Ini gedung milik keluargaku, salah satu cabang usaha keluargaku." jelas Suho.
"Aku lupa jika kau dari keluarga kaya raya Hyung." canda Sehun.
"Ya sudah Sehun ah, aku mau ke atas dulu mengurus kerjaan lain." kata Suho berpamitan.
__ADS_1
"Ya Hyung." Sehun dan Luhan kembali ke arena Skating takut adik adiknya mencari mereka.
Dan benar saja Ren sedang celingak-celinguk mencari keberadaan mereka.
"Yak! Gege dari mana saja kalian!" marah Ren.
"Bertemu kawan lama." kata Sehun.
"Kau tak ingin bermain ge?" tanya Han Yu.
"Tidak, cukup melihat kalian saja." kata Luhan.
"Kalian lanjutkan bermainnya aku dan Luhan menunggu disini." kata Sehun.
"Tidak, kami udahan cape. Minhyunku juga sudah ada di rumah ge, ayo kita pulang!" kata Ren.
Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang, sebelum pulang mereka mampir ke resto mekdi untuk membeli beberapa paket fried chicken untuk di makan bersama di rumah.
Sampai rumah Ren temu kangen dulu sama kekasih hatinya sedangkan Han Yu memilih makan saja.
"Minhyun Gege, Aku kangen." Ren berlari dan memeluk kekasih hatinya.
"Ren, apa kabarmu?" tanya Minhyun lembut.
"Aku baik Gege." kata Ren dengan imutnya.
"Wah, kita hanya hantu disini." sindir Minho melihat kelakuan Anak bungsunya jika bersama kekasihnya bakal lupa akan sekitar.
"Suka Tou-chan, disini lebih luas dari pada yang ada di Jepang." kata Han Yu senang.
"Luhan, kok lesu gitu kenapa sayang?" Kini giliran Luhan yang di tanya Taemin.
"Luhan lelah Mama gak tau kenapa badan lemes." kata Luhan.
"Sehun ah, bawa istrimu untuk istirahat nak kasihan Luhan pucat mukanya."
"Iya eommonim."
Sehun menggandeng Luhan menuju kamar untuk istirahat memang Luhan terlihat kurang baik sejak tadi.
"Lu mau priksa ke rumah sakit?" tanya Sehun khawatir.
"tidak Hunnie, aku mau tidur saja. Hunnie peluk aku!" Kata Luhan.
Sehun ikut berbaring di samping Luhan dan memeluk Luhan sembari menepuk nepuk punggung Luhan. Tak berselang lama Luhan pun tertidur.
Cup
"Selamat tidur honey." Sehun ikut memejamkan matanya karena sedari kemarin ia kurang tidur juga.
*
__ADS_1
*
*
Pagi ini orang orang sibuk kesana kemari bersiap siap pergi ke hotel dimana akan berlangsungnya pemberkatan Minho dan Taemin.
Luhan memakai sweater putih yang menutupi leher kemudian di balut setelan jas abu abu membuat kesan elegan. Sedangkan Sehun memakai setelan Jas hitam formal membuatnya terlihat berwibawa.
Han Yu memakai setelan jas yang sama dengan Ren dan Luhan.
"Wah papa ku terlihat keren sekali." puji Ren melihat Minho dengan setelan tuxedo hitam dengan rangkaian bunga kecil tersemat di saku jas kirinya.
"Wah Hunnie papaku terlihat lebih muda sekali, benarkah ini papaku Hunnie?" tanya Luhan menggoda Minho.
"Hannie sepertinya perasaan papa saat ini sedang berbunga bunga. Di altar nanti papa gemetaran apa tidak ya?" bisik Sehun sambil melirik Minho mertuanya.
"Kalian ini." wajah Minho memerah karena sedari tadi anak anaknya menggodanya.
"Sudah waktunya pa, cepat pergi ke altar! aku akan ke ruangan mama." kata Luhan.
Minho mengubah posisi badannya menjadi tegak dan berjalan menuju altar dengan gagahnya.
"Itu baru papaku." kata Ren bangga.
Di ruangan Taemin, dia baru saja selesai di make up dan tengah menunggu gilirannya untuk memasuki altar.
"Mama, bagaimana perasaan mama?" tanya Luhan.
"Bahagia sekali, terima kasih sudah mau menerimaku dan anakku. Kalian anak anak yang baik." kata Taemin terharu.
"Tidak ma justru kami yang berterima kasih karena sudah mau menemani papa kami. Dan kami sangat senang dengan kehadiran mama." Luhan memeluk Taemin.
"Tou-chan sudah saat nya pergi! Papa sudah menunggu." kata Han Yu yang baru saja masuk ruangan.
Taemin menggandeng tangan Han Yu karena Han Yu yang akan mengantarkan Taemin ke altar dan memberikannya pada Minho.
mereka berdua berjalan perlahan menuju dimana Minho berdiri.
"papa tolong jaga Tou-chan ya?" kata Han Yu kemudian ia menangis bahagia sambil berjalan kembali ke tempat duduknya.
Acara pemberkatan berjalan lancar, para tamu bersorak senang dengan bersatunya Minho dan Taemin.
#
#
#
To be continued
Cape kali author udah ubah episod ini 4x karena di tolak terus karena melanggar inilah itulah. dah author cari aman aja ya.
__ADS_1
thank you