Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)

Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)
Ep 11


__ADS_3

Sehun pulang pagi pagi sekali, ia langsung ke rumah mertuanya untuk menjemput si rusa betina, istrinya. Dan ternyata calon ibu mertuanya sudah bangun kebetulan sekali sedang menyiram bunga di taman depan.


"Pagi eommonim." sapa Sehun begitu turun dari mobil.


"Oh Sehun ah, baru pulang? Luhan belum bangun tuh." kata Taemin.


"Iya eommonim, kemarin jadwalnya padet jadi nginep di dorm dan ini Sehun sempetin pulang untuk bertemu Luhan. kalau begitu Sehun ke atas dulu." bungkuk bentar lalu pergi ke kamar Luhan.


Sehun mengetuk pintu pelan namun tak ada jawaban jadi ia memutuskan untuk langsung masuk saja. Dan benar saja Luhan masih tidur dengan mulut terbuka tak lupa rambutnya yang mencuat kemana mana.


"Astaga rusa ku seperti anak kecil saja." Sehun mengecup bibir Luhan sekali.


Tak ada respon, ia kecup lagi masih tetap tak ada respon kali ini sedikit lum atan dan akhirnya Luhan merespon.


Sehun memperdalam ciumannya dan Luhan membalas ciumannya dengan tangan Luhan melingkar di leher Sehun. Ciuman Sehun turun ke leh*er Luhan dan membuat beberapa tanda di sana.


"Ngh...." Luhan melenguh pelan menikmati apa yang Sehun lakukan tanpa membuka matanya.


Sehun kecil terbangun saat mendengar suara merdu Luhan, ia merutuki dirinya sendiri karena tergoda istri kecilnya.


"Oh Luhan kau harus bertanggung jawab atas suaramu itu." Sehun membuka bajunya karena merasa suhu ruangan tiba tiba memanas.


Sehun pijat sebentar Sehun kecil sebelum masuk rumah nyaman nya. Saat masuk rumah Luhan, Luhan terbangun dan sudah mendapati Sehun ada di depannya.


"Sehun? Apa yang kau lakukan, ah.." tanya Luhan kemudian Sehun kecil masuk rumah dengan paksa.


"Selamat pagi sayang, aku merindukanmu." kata Sehun kemudian berjoget joget ria.


"Aah... sakit Sehun!" kata Luhan sambil meringis.


"Iya ini pelan pelan kok." Kata Sehun lembut.


Luhan meremas seprai menahan sakit dan rasa yang lain di saat bersamaan.


"Sehun aku mau keluar!" kata Luhan menatap sinis Sehun.


"Kita keluar sama sama ya." Sehun mencium kening Luhan kemudian bibir mungilnya.


"Mmmh"...


"Kau cantik sekali Lu, aku mencintaimu." kata Sehun sambil memeluk Luhan erat.


Drrrrrttt......drrrtt...


Ponsel Sehun berbunyi, Sehun melihat siapa yang menelponnya pagi pagi dan nampak nama hyungnya di sana. Sehun mengangkat panggilan hyungnya tersebut tanpa berhenti bergerak.


"Yeah Hyung mengganggu saja" gerutu Sehun sebelum mengangkat panggilannya.


"yeoboseo?" kata Sehun.


"Sehunna, pergi kemana kau pagi pagi tanpa pamit hah?" tanya Suho dari sebrang panggilan.


"Maaf Hyung aku pulang ke rumah, maaf tak....mmh... berpamitan aah.... padamu." kata Sehun sambil mengeram.


"Apa yang sedang kau lakukan Sehunna? Apa kau sedang col*?" tanya Suho curiga.

__ADS_1


"Sehun cepat aku mau keluar!" kata Luhan merengek.


"Sudah dulu Hyung!" Sehun melempar ponselnya tanpa mematikan panggilannya.


"Iya sayang kita keluar bareng!" Kata Sehun sambil goyang ngebor.


"Ah.."


Sehun dan Luhan keluar bersama sama lalu pergi ke kamar mandi.


Selesai mandi tiba tiba Luhan marah marah tak jelas pada Sehun. Sehun bingung ada apa dengan istrinya tersebut, dan Ren datang memberitahu alasan kenapa kakaknya marah pada Sehun.


"Hyung, Gege marah padamu itu soal Hyung yang berpose bersama wanita cantik dan langsing! Saat Hyung kolaborasi dengan salah satu member Blackpink itu loh!" jelas Ren.


"Oh soal itu." Faham sekarang Sehun kenapa Luhan nya seperti itu ternyata cemburu.


Sehun kembali ke kamar mencoba merayu Luhan dan menjelaskan semuanya.


"Lu, sayang aku bisa jelasin kok. Aku bersama Lisa hanya sebatas kerja tak lebih dan aku juga sudah menolaknya saat itu tapi manager memaksaku untuk mengambil foto bersama Lisa." Jelas Sehun.


"Bodo amat." Kata Luhan jutek.


"Ayolah Lu, jangan marah aku sangat merindukanmu lu! Jangan marah lagi ya? Atau aku berhenti saja jadi idol agar tak ada lagi yang mendekatiku?" kata Sehun.


Luhan berbalik dengan wajah melasnya.


"Jangan, nanti kalau Sehunna berhenti bekerja siapa yang mau nafkahin aku?" Kata Luhan akhirnya luluh juga.


"Aku bisa kerja bangunan lu." kata Sehun sedikit mengada ngada menggoda Luhan.


"Maafkan aku ya sayang?"


"Iya Sehun ah, Lulu maafin."


Akhirnya sepasang suami istri ini berdamai.


Selesai bermaaf maafan mereka turun ke bawah untuk sarapan.


"Lu kok jalannya gitu? Apa kamu sakit sayang?" tanya Min-ho tapi langsung di senggol Taemin.


"Lah papa kaya gak tau aja kegiatan suami istri ngapain, terlalu semangat ya gitu pa jadinya." Kata Ren sambil makan apel.


"Ah, papa lupa sayang. Hahahaha..." canda Minho.


"Katanya hari ini kalian mau pergi ke tempat ice skating ya?" tanya Taemin ngubah topik pembicaraan.


"Iya ma, aku ingin belajar skating dengan Han Yu." Kata Ren.


"Apa kamu mau ikut Lu?" tanya Sehun.


"Tentu saja masa mereka bersenang senang aku tidak ikutan." kata Luhan.


"Baiklah. Kebetulan aku juga libur hari ini." Kata Sehun.


"Pa, kapan Papa akan menikah?" Tanya sehun pada Minho.

__ADS_1


"Apa Luhan belum memberitahumu? Besok kita menikah." jelas Minho.


"Apa semuanya sudah siap?" tanya Sehun lagi.


"Sudah, tinggal berangkat aja besok." kata Minho santai.


"Siapa aja yang di undang?" tanya Sehun lagi.


"Hanya beberapa kolega dan keluarga besar saja. yang penting kan sah dulu gak sih?" kata Minho sambil ngeluruk Taemin.


Taemin tersenyum malu mendengar ucapan Minho, walau sudah masuk kepala 4 tapi tetap gaul macam ABG.


"Hilih bilangnya yang penting sah dulu tapi papa udah main gituan sama mama." Celetuk Ren.


"Anak kecil tau apa kamu?" ejek Minho.


"Kemarin aku liat papa sama Mama main di tama-mmmm." Luhan membekap mulut tanpa rem adiknya tersebut sambil cengengesan.


Wajah Minho dan Taemin berubah jadi merah padam mendengar penuturan Ren.


"Diam Diedie!" Kata Luhan dan Ren nurut saja sambil cemberut.


*


*


Selesai makan Luhan, Sehun, Ren dan Han Yu bersiap pergi ke arena ice skating yang Sehun tahu. Untung saja ada Sehun jadi tak perlu susah susah mencarinya.


Sampai di tempat Han Yu senang karena tempatnya begitu luas dan sangat bagus. Setelah membayar tiket masuk buru buru Han Yu mengganti sepatunya dan membantu Ren memakaikan sepatunya.


Luhan sedari tadi terus menggandeng lengan Sehun takut ada yang menggoda suaminya tersebut. Sehun memastikan jika tidak akan ada yang tau identitasnya, ia sudah memakai kemeja hitam berlapis sweeter, masker, kacamata hitam dan juga topi bahkan Luhan memakaikan rambut palsu agak panjang sepundak agar tak ada yang kenal.


Luhan melihat Han Yu yang begitu lihainya meluncur kesana kemari berbeda dengan Ren yang sedari tadi berusaha berdiri tegak pun susah.


"Wilis!" panggil seseorang dan Sehun tau panggilan siapa itu.


Sehun menoleh dan benar ia mendapati Suho berada di sana tepat di samping Sehun.


"Suho Hyung?" Kata Sehun terkejut setengah mati.


#


#


#


To be continued


Siapa nih yang nungguin kelanjutannya?


Nih author sudah up ya semoga kalian suka.


Maaf ya mungkin di beberapa adegan pake bahasa yang formal karena .....


__ADS_1


yeah kalian Taulah apa.


__ADS_2