Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)

Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)
ep 5


__ADS_3

Kabar tentang skandal yang menimpa Sehun sudah hilang seketika, Itu semua berkat sang kakek. Sekarang ini Sehun hendak menyusul sang istri di rumah sang mertua. Ia ingin menghabiskan waktunya bersama istrinya sebelum berangkat ke Thailand untuk tour konsernya.


"Ge...... Sehun Hyung datang!" Teriak Ren dari bawah karena ia malas untuk naik ke lantai 2.


"Bisakah kau tidak berteriak Ren? Gegemu ini tidak tuli asal kau tau!" Kata Luhan menuruni tangga, tak lupa pula dengan tas ranselnya yang berisi tugas tugas kuliahnya.


Sehun hanya tersenyum melihat sang istri yang sedang kesal dengan Ren.


" Ya, siapa tau Gege tidak dengarkan?"


mencoba menghiraukan Ren, Luhan lebih memilih menghampiri suaminya.


"Ayo pulang! disini hanya membuat sakit telinga saja." Luhan menggandeng suaminya pulang meninggalkan Ren yang berteriak marah.


...****************...


Luhan dan Sehun sedang duduk santai di ruang tengah sambil menikmati menonton film horor.


Luhan yang mengajak nonton tapi Luhan sendiri yang ketakutan.


"Oh iya, sehunie!" panggil Luhan, Sehun menatap kebawah tepat diwajah Luhan.


" Ada apa?"


" Kemarin saat di kampus aku melihat ada foto kita waktu di mall. " Sehun bingung mau menjawab apa.


"Mm... itu temanku yang jahil padaku. Aku sudah memarahinya kemarin" kata Sehun berbohong.


"Tapi kenapa teman temanku marah saat tahu itu. Dan dalam berita itu tercantum apa itu, mm.. maknae EXO, gitu" kata Luhan lupa dengan isi beritanya.


"ya, temanku hanya mencuri Foto kita dan menuliskan artikel tentang idolanya saja." jelas Sehun yang di percayai saja oleh Luhan.


*


*


*


Hari sudah sore, Sehun mau mandi karena sudah gerah sedari tadi. Kaskus membuka pintu kamar mandi, Ia malah berdiri mematung melihat apa yang ada didepannya.


Luhan yang sedang mandi merasa ada yang memperhatikan, ia menolehkan kepalanya dan mendapati Sehun yang berdiri mematung.


"Yak," Luhan terkejut karena Sehun berdiri di depan pintu.


Sehun malah masih berdiri di sana melihat Luhan yang bug*l, apalagi seluruh tubuh Luhan basah karena mandi yang terlihat sexy menurut Sehun. ' Ya Tuhan cobaan apa ini?' batin Sehun ingin menangis.


Sesuatu di balik handuknya malah menegang ketika melihat Luhan bug*l.


"Oh, Sial!" umpat Sehun, lalu berbalik badan hendak pergi.


" Kau mau kemana, ayo mandi bareng!" kata Luhan dengan santainya tanpa tahu penderitaan Sehun.


"Tidak, kau duluan saja!" Kata Sehun, wajahnya sudah merah Padam sekarang.

__ADS_1


Sehun panik ketika Luhan malah menghampirinya.


"Hei, kita kan sama sama laki laki kenapa harus malu?" kata Luhan menarik tangan Sehun.


gleuk...


Sehun menelan ludahnya ketika melihat Luhan yang benar benar bug*l tepat dihadapannya. Apalagi ia melihat adik kecilnya Luhan yang begitu mungil itu.


"kita mandi bersama saja Sehun, untuk mempercepat waktu!" ajak Luhan yang sekarang melanjutkan mandinya.


Sehun malah diam saja sambil ngeringis tak jelas. Luhan hanya bingung ada apa dengan Sehun.


"kau kenapa? apa badanmu sakit? sehabis mandi biar kupijit nanti!" (Lugu banget sih kamu Lulu.) Sehun hanya menggelengkan kepalanya.


"Ya sudah cepat lepas handukmu! cepat mandi, kalau tidak nanti kau masuk angin!" Luhan kembali mandi di bawah guyuran shower.


Sehun melepaskan handuknya, ia melihat juniornya sendiri yang sudah berdiri dengan begitu gagahnya.


"Luhan, mau bantu aku tidak?"


"Apa? Oh my gosh!"


Luhan menoleh kearah Sehun dan terkejut melihat ukuran juniornya Sehun yang tiga kali lipat dari miliknya.


Sehun menarik tangan Luhan dan mengarahkannya pada juniornya. Luhan menelan ludahnya kasar ketika merasakan junior Sehun yang berkedut kedut.


Luhan menatap ke arah wajahnya Sehun yang menggigit bibirnya. Sehun menarik Luhan lalu menciumnya, Luhan awalnya kaget namun lam kelamaan ia terbuai akan ciuman Sehun.


Dan pada akhirnya mereka melakukan cocok tanam untuk yang pertama kalinya bagi mereka didalam kamar mandi. Luhan tidak tau apa yang sedang mereka lakukan tapi ia merasakan kenikmatan untuk yang pertama kalinya begitu pula dengan Sehun.



(seperti itulah ilustrasinya 😂)


Luhan malah ketiduran ketika selesai melakukan cocok tanam, padahal masih dikamar mandi loh. Sehun yang masih kuat menggendong Luhan ke kamar mereka dan membaringkannya di kasur. Sehun dengan telaten mengeringkan tubuh Luhan menggunakan handuk, Eh malah dia tegang lagi dong.


Tak mau mengganggu tidur Luhan yang kelelahan, akhirnya Sehun menuntaskannya di kamar mandi bersolo ria. ( kasian banget sih kamu🤣).


Paginya Luhan merasakan badannya sakit semua, apalagi bagian pinggang kebawah. Sedangkan Sehun sudah rapi, sepertinya mau pergi. Yang membuat Luhan heran, kenapa ada koper di dekat ranjang.


"Sehunnie!" panggil Luhan agak berteriak.


Sehun yang sedang memanggang roti di dapur Segera menghampiri Luhan.


"Ada apa?" tanya Sehun.


"Badanku sakit!" rengek Luhan tak seperti biasanya.


Luhan mengulurkan kedua tangannya seperti meminta gedong. Sehun dengan senang hati menggendong Luhan seperti koala.


"kau mau kemana? kenapa bawa koper segala?" tanya Luhan yang menyenderkan kepalanya dipundak lebar Sehun.


"Aku mau bekerja keluar negri beberapa hari. Maaf tidak mengatakannya sebelumnya." kata Sehun.

__ADS_1


Luhan melepas pelukannya dan menatap wajah Sehun.


"Aku ikut!" Luhan merengek minta ikut bersamanya.


"Tidak Luhan, kau dirumah saja ya! Aku bekerja kan untuk Luhan juga! jika Luhan ikut nanti aku tidak jadi bekerja, terus kita makan apa?" bujuk Sehun.


"baiklah" akhirnya Luhan menurut.


"oh iya, nanti eomma mau datang kesini"


Luhan diam saja, karena selama menikah dengan Sehun, ia tidak pernah bertemu orang tuanya Sehun kecuali di hari pernikahan mereka.


"kenapa? eomma sangat baik kok. Kau tak mungkin dimakannya, jadi jangan takut ya!" Luhan mengangguk kan kepalanya.


*


*


*


Sehun sudah berangkat, Luhan yang ingin mengantar Sehun sampai bandara langsung ditolak oleh Sehun. katanya tak perlu, karena aku bersama rekanku yang lain yang menunggunya di kantor.


Jadilah Luhan disini di apartemen sendirian, kuliahnya sedang libur semester.


Ting Tong..


Luhan membukakan pintu, mungkin itu ibunya Sehun datang. pikirnya.


"Luhannie, apa kabar sayang!" tiba tiba seorang wanita memeluknya ketika ia membukakan pintu.


"Yoona eomma?"


"Masih mengenaliku rupanya. ayo masuk sayang, eomma bawakan makanan untukmu."


Luhan mengikuti ibu mertuanya menuju ruang makan. Mertuanya mengeluarkan barang barang yang ia bawa. Ada buah, sayur, daging, ikan, dan makanan jajanan pasar.


"eomma, dan Appa sangat sibuk di rumah sakit jadi tak sempat datang kemari. Dan selama seminggu ini eomma minta cuti karena ingin menemui menantu eomma yang cantik ini." mencubit pipi gembul Luhan gemas.


'ternyata ibunya Sehun banyak bicara ya, jauh sekali dengan Sehun yang datar.' batin Luhan membanding bandingkan antara ibu dan anak itu.


Hari itu mereka habiskan dengan makan makan dan mertuanya mengajaknya pergi ke salon. Luhan hanya bisa pasrah ketika mertuanya menyuruhnya ini dan itu. (sabar ya Luhan!)


#


#


#


selamat membaca.


maaf karena baru up, author sedang sibuk😁


jangan lupa tinggalkan jejak kawan🤗

__ADS_1


__ADS_2