Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)

Suamiku Ternyata Seorang Idol (HunHan)
ep 3


__ADS_3

Luhan bangun sudah mendapati Sehun disampingnya masih tidur lelap. Luhan mengagumi paras suaminya yang begitu tampan, dan sempurna. Siapapun pasti akan senang jika sampai dinikahinya begitu pula dengan Luhan. Awalnya Luhan menolak menikah dengan Sehun, tapi setelah 2 minggu menikah dengannya Luhan merasa nyaman dengan Sehun. Luhan yang mengira jika Sehun orang yang dingin dan cuek tapi kenyataanya tidak seperti itu.


Guk..Guk...


Luhan yang masih betah memandangi Sehun yang tidur mendengar ada suara anjing yang menggonggong, ia mengira itu anjing tetangga. Sebelum ia melihat ada anjing di belakang Sehun.


"Yaaak..." jerit Luhan, membuat Sehun terbangun dari tidurnya.


"ada apa? kenapa kau berteriak?" tanya Sehun yang nyawanya masih belum terkumpul sepenuhnya.


"anjing siapa itu!" tanya Luhan.


mengerti maksud Luhan, Sehun berbalik dan melihat anjing putih yang berada dibelakangnya. Ia ambil anjing itu dan menggendongnya.



"ini anjingku namanya Vivi. maaf tidak bilang sebelumnya tentang anjingku. waktu itu dia sakit jadi aku menitipkannya ke penitipan hewan untuk diobati dan semalam aku membawanya pulang karena dia sudah sembuh." jelas Sehun sambil mengusap usap bulu anjingnya.


"oh," kata Luhan singkat.


"apa kau takut anjing?" tanya Sehun.


"tidak, aku hanya kaget saja tadi. Bangun tidur ada anjing yang muncul tiba tiba, siapa yang tidak shock?" kata Luhan.


Luhan beranjak dari tempat tidur langsung ke dapur untuk memasak sarapan. sedangkan Sehun memandikan anjingnya, padahal yang punya belum mandi.


Saat sarapan Luhan mengatakan jika bahan makanan di lemari pendingin sudah habis. ia akan belanja di supermarket hari ini karena ia juga tidak ada kelas hari ini.


"aku akan menemanimu, aku juga sedang libur hari ini" kata Sehun.


"baiklah, bawa uang yang banyak ya! karena aku tidak akan mungkin hanya belanja bahan makanan saja. hihihi....."


"apa pakai ini cukup?" tanya Sehun mengeluarkan blackcart miliknya.


"wuah... Daebak, kau punya blackcart? aku tidak pernah mendapatkan ini dari papa, tapi kau punya" Luhan memajukan bibirnya.


Sehun tersenyum melihat wajah Luhan yang imut.


"ini, kau pakai sesukamu." Sehun menyerahkan blackcart miliknya pada Luhan.


"tapikan ini punyamu Sehun!"


"kau kan istriku, jadi milikku juga milikmu!" kata Sehun santai.


tak tahu kah kamu sehunna jika istrimu itu sedang merona karena ucapanmu itu kekekekeke......


"Gomawo.." Luhan langsung memeluk Sehun karena senang. Sehun merasakan wajahnya memanas, gerah tiba-tiba karena Luhan memeluknya.


"ya, sa..sama sama" kan Sehun jadi gugup 😏😳 hahahaha.....


Sebelum pergi Sehun memasukan Vivi kedalam kandang tak lupa memberinya makanan dan air minum untuk jaga jaga jika dirinya pulangnya lama.


Luhan yang sudah siap untuk pergi memandang heran pada Sehun.


__ADS_1


"kenapa kau berpenampilan seperti itu?" tanya Luhan keheranan.


"memangnya ada apa? aku hanya ingin seperti ini" kata Sehun, mendengar itu Luhan kembali ke kamar.



"kenapa kau juga seperti itu?" Sehun melihat penampilan Luhan yang sungguh menggemaskan baginya.


"kau juga berenampilan seperti itu kalau begitu aku juga" Luhan menampilkan eyes smileynya.


(bayangin aja buat author ngusap dada karena terlalu imutnya Lulu 😣, bisa bisa kena diabetes ini karena Lulu yang terlalu manis. plak... abaikan)


*


*


*


Sampai di supermarket Luhan berjalan menyusuri rak sayuran dikuti oleh Sehun sambil mendorong troli. Luhan memasukan beberapa sayuran yang dibutuhkan.


Luhan berdiri dijajaran daging sapi, memilih milih daging yang ingin ia beli. Sehun melihat Luhan yang sedang bingung memilih, ia malah memasukan daging yang banyak kedalam troli. Luhan malah memplototi Sehun, yang di pelototi hanya menatap 'ada apa?'.


"kenapa kau masukannya banyak sekali?"


"tenang saja uangku tak akan habis hanya untuk beli daging saja. menunggumu memilih lama sekali kau sudah seperti ibu ibu saja" kata Sehun membuat Luhan kesal karena disamakan sama ibu ibu.


mereka berlanjut ke bagian perabotan karena Luhan melihat perabotan dapur Sehun tidak lengkap. Luhan memasukan panci, teflon, piring, mangkuk, vakum cleaner dll.


'banyak juga yang dibeli' batin Sehun shock.


Balik badan Luhan menatap Sehun dengan tatapan seperti puppy eyes.


"kau mau?" Luhan mengangguk.


"ck, ternyata aku menikahi anak kecil" gumam Sehun, Luhan yang mendengar gumaman melirik sinis pada Sehun.


sekarang mereka sedang mengantri di kasir untuk membayar belanjaan mereka. selesai membayar Sehun kesusahan membawa belanjaan yang begitu banyak menuju parkiran sedangkan Luhan hanya membawa boneka rusanya sambil makan es krim.


Cekrek...


"dapat, sepertinya aku akan mendapatkan bonus besar ini."


*


*


*


pagi ini seperti biasa pasangan pasutri ini sedang menjalankan aktivitas sarapan pagi mereka dengan hikmat sebelum suara ponsel mengganggu kebersamaan mereka.


"halo, ada apa?" tanya Sehun kesal karena acara sarapannya diganggu.


Luhan hanya memperhatikannya saja.


/"Sehunna, lihat artikel tentangmu di internet!"/ kata orang di sebrang sambungan.

__ADS_1


Sehun langsung membuka berita harian hari ini dimana ada dirinya dalam berita tersebut.



Dimana dalam berita tertulis.


[ Maknae dari boy Grup terkenal EXO terlihat sedang berkencan di sebuah mall di daerah **** . Mereka terlihat begitu mesra, dan seperti yang terlihat dalam foto, mereka sehabis berbelanja kebutuhan rumah. Sepertinya mereka tinggal dalam satu rumah, lalu siapakah orang yang berkencan dengan sang maknae EXO ini?- dispach]


"sial" gumam Sehun.


/"cepatlah datang kemari manager hyung sedang mencarimu!"/


"baiklah aku akan kesana"


Sehun mematikan panggilannya, menyudahi makannya lalu mengambil mantel,masker dan topinya. Luhan yang tak tahu menahu hanya bingung.


"dia pergi tanpa berpamitan padaku? Dia pergi selalu pakai masker dan topi sebenarnya apa pekerjaan nya? haa,.. jangan jangan suamiku seorang kriminal atau di seorang anggota mafia?" kata Luhan sudah berprasangka buruk pada suaminya sendiri. (aigo, ada ada saja si Lulu😌)


*


*


Di kampus Luhan masih memikirkan prihal pekerjaan suaminya. saat berkumpul dengan teman temannya saja Luhan lebih banyak diam dan melamun.


brake....


"Apa ini? (semua menoleh pada Xiumin si tersangka penggebrakan meja.) dasar paparazi kurang ajar, berani beraninya membuat sekandal idolaku!"


Luhan yang tadi melamun dibuat terkejut oleh tindakan Xiumin, sedangkan Kyung-soo hanya memutar bola matanya malas. Tao yang berada disebelah Xiumin ikut marah marah tak jelas karena menyangkut salah satu idol mereka.


Luhan yang penasaran melihat ke arah laptop Xiumin, disamakan Luhan melihat seperti dirinya dan Sehun saat sedang diparkiran mall. ketika membaca artikelnya Luhan tak percaya ini.


"APA?" Xiumin dan Tao Yang tadi sedang marah marah tak jelas pada paparazi walau tidak ada paparazi ya disana langsung terdiam ketika Luhan berteriak keras.


Luhan langsung mengambil tasnya lalu pergi meninggalkan teman temannya yang memandang bingung kepergian Luhan.


"Ge!" Luhan berhenti berjalan ketika mendengar suara adiknya.


"Ren? ada apa kau disini?" tanya Luhan.


" nanti saja jelasinnya, ayo cepat masuk ke mobil!" suruh Ren.


Luhan masuk kedalam mobil duduk disebelah sang adik. ia tak tahu akan dibawa kemana dirinya.


#


#


#


Gak tau author nulis apaan dah😅


selamat membaca


annyeong.🤗

__ADS_1


__ADS_2