
Tiga hari setelah hari perpisahan. Dirumah Biby pagar menjulang tinggi, halaman yang luas dipenuhi berbagai tumbuhan seperti bunga-bunga. Rumah yang berlantai dua dengan ukuran yang sangat besar menambah kesan mewah perumahan elit yang ada dikompleks Boby.
Karena menjelang hari keberangkatannya besok keamrik Boby disibukkan dengan beberapa koper dan pakaian yang akan dibawahnya dengan sedikit bantuan dari sang bunda (Nita). Nita melipat pakaian yang telah dikeluarkan Boby dari almari dan kemudian memasukkannya kedalam koper yang berada disebelahnya.
"kamu udah kasih tanya syasa belum kalau besok kamu mau berangkat?" tanya sang Nita keanak semata wayangnya yang masih sibuk memilah milih baju yang akan dibawahnya dari dalam almari.
"emmm...." Boby menghentikan aktivitasnya sejenak memikirkan sesuatu "kalau soal itu belum sih bun!" jawab Boby menoleh melihat sang bunda sekilas.
"kenapa?" tanya lagi sang Bunda
"kenapa apanya bun?" tanya balik boby yang kembali sibuk memilah milih.
"yaelah.... kenapa kamu ngak tanya kalo besok udah mau berangkat boby!!" jawab sang Bunda dengan sedikit penekanan pada nada suarannya karna kesal dibuat sang putra.
__ADS_1
"yah.. abisnya dia ngak nanya bun" jawab Boby datar.
"emang harus ditanya dulu baru kamu jawab?"
"ada beberapa hal yang tanpa ditanyakkan akan dikatakan, mungkin dia ngak tanyak kamu karna dia pasti merasa meski tidak ditanyak sekalipun jika kamu memang ingin dia tahu pasti kamu akan cerita dalam artian akan kamu kasih tahu. Jadi ngak selalu harus ditanya dulu baru kamu cerita! yah itupun kalau kamu anggap dia spesial, kamu ngertikan maksud Bunda?" jelas sang Bunda dengan penuh kasih sayang.
Boby yang mendengarkan penuturan sang Bunda berjalan kearahnya kemudian duduk diatas kasur tepat disamping sang Bunda duduk dan memikirkan akan kata-kata Bunda barusan.
"hehehe.. Bunda benner juga" kata Boby sambil cengengesan
"baru tahu yh kamu?" jawab sang Bunda membanggakan diri.
Boby ini **** atau pura-pura **** sih? atau baru tau kalau kaum hawa emang selalu benar wkwkwk.
__ADS_1
Wanita mah gitu yh girls selalu benar ngak pernah salah heheheeh!!..
**********
Rumah kediaman keluarga Rahardian dengan cat dinding yang hampir seluruh sisi dan sudutnya berwarna putih dipadukan dengan warna cokelat dibeberapa sudut sudut ruangan. Nampak seorang gadis sibuk dengan beberapa urusan pekerjaan. gadis itu adalah syasa, kini syasa memegang satu kemoceng pada tangan kanan dengan kain lap diatas bahu kirinya.
kemoceng digunakan untuk membersihkan debu pada meja-meja dan beberapa sudut lemari yang berjejer sedangkan lap digunakan untuk mengelap beberapa kendi, vas, bingkai foto, dan beberapa hiasan lainnya.
setelah membersihkan beberapa hiasan rumah syasa kemudian mengganti alat pembersihnya dengan sapu. keringat mulai bercucuran di sekujur tubuhnya termasuk pada bagian wajah putih mulusnya namun hal itu tak membuat dirinya mengeluh akan keadaan. setelah semuanya selesaisyasa menyimpan dan membereskan kembali semua peralatan membersihkannya dan mengembalikannya ke tempat semula.
"huft.... akhirnya beres juga" ucap syasa sambil mengelap keringat diwajahnya menggunakan punggung tangannya.
ternyata capek juga membersihkan rumah sebesar ini sendirian tapi tak apalah itung itung ini adalah olahraga.
__ADS_1