Sudah Menjadi Takdirku

Sudah Menjadi Takdirku
Hari perpisahan phart2


__ADS_3

"selamat pagi semuanya" sapa kepala sekolah yang membuat semua murid fokus memperhatikannya.


"selamat pagi pak" jawab semua siswa siwi angkatan terakhir tak terkecuali syasa.


"pertama-tama saya akan mengucapkan selamat kepada kalian semua yang sudah berjuang sejauh ini, selamat juga atas kelulusan kalian". semua siswa masih memperhatikan keatas podium tepat dimana kepala sekolah berdiri, termasuk syasa sekalipun gadis itu sedang memperhatikan setiap kata demi kata yang akan dikeluarkan oleh kepala sekolah.


"saya ucapkan terimakasih kepada kalian semua karna sudah mau berjuang, bekerja keras dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai puncak seperti yang sekarang ini, kalian semua adalah murid murid yang hebat" setelah mengucapkan kalimat tersebut seketika suara tepuk tanganpun terdengar riuh diudara.


"mari kita sekejap mengenang masa indah kita semua bersama, dimana masa awal kita menginjakkan kaki di SMA XXX tercinta, pertama kali menemukan sesosok teman yang kemudian menjadi sahabat kita masing-masing, dimana kalian menemukan cinta dimasa putih abu-abu yang mungkin kelak menjadi cinta sejati, bercanda tawa dengan riang atau mungkin sering merasa kesal akan tugas yang menumpuk maupun hukuman yang diberikan kepada kita semua". ucap kepala sekolah yang melihat murid muridnya dengan tatapan kasih sayang.


" mungkin diantara kita ini sering merasa kesal dan marah kepada guru-guru yang sering memberikan tugas, memberikan hukuman dan mungkin ada diantara kita yang seting bolos karna malas mengerjakan tugas atau malas bertemu dengan guru bidang studi yang tidak kita sukai, Mari kita mengenang semuanya bersama. pesan seorang bapak yaitu hanya ingin melihat anak-anaknya berhasil mengapai cita-citanya, menjadi orang lebih mandiri, mampu bertanggu jawab atas segala sesuatu yang dilakukannya. semoga kalian semua menjadi alumni SMA XXX yang membanggakan dan terus mengharuhkan nama sekolah kalian meskipun kini hanya tinggal kenangan". seperti ungkapan yang selalu kita dengan dengar "setiap pertemuan pasti ada perpisahan dan inilah yang terjadi pada kita semua yangbada disini, kita sudah pernah bertemu dan kemudian akan berpisah hari ini". kata kepala sekolah panjang lebar dan kemudian turu dari podium lalu kembali duduk ditempatnya.


setelah kepala sekolah turun dari podium pembacara acara kemudian membacakan acara-acara selanjutnya dan memanggil mereka naik ke atas panggung. nampak kelompok penari yang sudah lengkap dengan riasan serta kostum naik keatas panggung mereka kemudian menari dengan lincahnya menarikan tarian warisan budaya mereka.


**********


sementara boby nampak laki laki itu duduk menyetel gitarnya sambil sesekali memetik dan mendengarkan bunyi nyaring yang keluar dari gitar. sedangakan kedua sahabatnya itu masih setia memperhatikan apa yang dilakukan boby.


"lo yakin mau kuliah di luar negeri bob?" tanya bryan yang sudah beralih tempat duduk kesamping boby.


"yaialah gue yakin! gue udah daftar dan udah diterima juga disana" kata boby yang kini memperhatikan secara bergantian sahabatnya itu.


"terus kita-kita Lo tinggalin dong" ucap muhlis dengan wajah datar.


"yah mau gimana lagi, guekan harus belajar karna kelak gue bakalan terusin bisnis ayah gue" jawab boby kemudian berjalan beberapa langkah kedepan memperhatikan acara dari ruangan kelas yang mereka tempati saat ini. "dan gue mau buat diri gue pantas buat dapetin cewek yang gue suka, gue ngak mau numpang tenar doang atas apa yang dimiliki ayah, gue juga mau memulai semuanya dari awal dan walaupun ujung-ujung nanti harus nerusin perusahaan yah setidaknya guekan udah layak dan pantas". kata boby kemudian tersenyum kearah kedua sahabatnya itu yang memperhatikan boby.


"gue salut sama loh" kata bryan tersenyum kearah boby. "gue juga" timpah muhlis

__ADS_1


"yaudah yuk kita ke bawah" kata boby yang kemudian melangkah keluar diikuti bryan dan juga muhlis.


setelah beberapa acara pentas ditampilkan pembawa acara kemudian kembali berbicara.


"baiklah teman-teman dan para tamu yang telah datang. selanjutnya kita akan mendengarkan lagu yang akan disumbangkan oleh boby" mendengar nama boby disebut seketika mata syasa terbelalak tak percaya. "baiklah kepada boby dipersilahkan naik" semua orang yang hadir menepuk tangan ketika melihat boby naik kepanggung laki-laki tersebut kini telah duduk dibangku memangku gitarnya dan kemudian menyetel tinggi tongkat mic yang ada didepannya. boby kini telah mulai memetik gitarnya menyanyikan lagu


Glenn Fredly yang berjudul : Sekali ini saja


Bersamamu kulewati


lebih dari seribu malam


bersamamu yang kumau


namun kenyataannya tak sejalan


reff:


izinkan aku untuk mencintainya


namun bila waktuku telah habis dengannya


biar cinta hidup skali ini saja


bersamamu kulewati


lebih dari seribu malam

__ADS_1


bersamamu yang kumau


namun kenyataannya tak sejalan


tuhan bila masih kudiberi kesempatan


izinkan aku untuk mencintainya


namun bila waktuku telah habis dengannya


biar cinta hidup skali ini saja


tak sanggup bila harus jujur


hidup tanpa hembusan nafasnya


tuhan bila waktu dapat kuputar kembali


sekali lagi untuk mencintainnya


namun bila waktuku telah habis dengannya


biar cinta ini


hidup untuk skali ini saja....


setelah boby selesai menyanyi terdengar suara tepuk tangan dan sorak yang sangat meriah dari semua orang yang mendengarkan suara boby.

__ADS_1


setelah mengucapkan terima kasih kepada semua orang boby kemudian melirik kearah tempat dimana syasa duduk kemudian boby tersenyum kearah gadis itu dan dibalas dengan senyum manis dari syasa.


**********


__ADS_2