
Nampak semua siswa siswi mulai berdatangan yang didampingi orang tua mereka masing-masing kemudian duduk dikursi yang telah disediakan. sedangkan syasa gadis itu masih berada didalam taksi menuju ke sekolah gadis itu datang sendirian dia tidak didampingi papah ataupun mama tirinya itu.
boby baru saja memasuki gerbang sekolah dan kemudian memarkirkan mobilnya di parkiran. boby kemudian keluar dari mobilnya yang diikuti oleh ibunya yang mendampingi putra semata wayangnya tersebut. laki-laki itu melihat kearah semua orang yang telah datang namun ia belum mendapati sesosok yang ia cari, boby kemudian menyuruh ibunya untuk kemudian duluan pergi ke tempat duduk tamu yang telah disediakan.
"ibu deluan ajah yh, boby mau tunggu teman dulu sebentar" ucap boby ke ibunya
"teman apa teman?" ucap anita menggoda putranya sedangkan yang ditanya hanya tersenyum mengeryit kuda.
"ibu bisa ajah" kata boby yang kemudian sisambut dengan tawa oleh ibunya.
"yaudah ibu duluan yh! nanti kamu nyuyul loh" kata anita sambil menunjuk putranya dan kemudian berlalu pergi. sedangkan boby masih setia dengan posisinya saat ini menunggu kehadiran seseorang.
"Woii!!.. ngapain loh disini" teriak seseorang yang berhasil mengagetkan boby, boby kemudian menatap datar ke arah orang yang telah mengagetkannya.
"apaan sih kalian" kata boby menatap datar kearah bryan dan muhlis.
" kalo diliat liat dari mukanya sih pasti nunguin seseorang yang ngak bro" kata muhlis yang menaikkan alisnya melihat kearah bryan. kemudian muhlis menaruh tangannya diatas bahu bryan. bryan dan muhlis merupakan sahabat boby di SMA XXX yang juga merupakan teman satu kelas boby.
__ADS_1
"yoi bro" kata bryan
"paling paling lagi nungguin si doi" pria tersebut kemudian menoleh kearah bryan dan kemudian tawa mereka seketika pecah karna telah mengejek boby.
"haduh ngapain sih kalian disini" kata boby yang menggaruk kepalanya frustasi. sedangkan bryan dan muhlis kini mata mereka fokus kearah pagar mata mereka membulat dan mulut menganga menatap seseorang yang baru saja turun dari taksi.
"gila cantik bangett" kata muhlis tak berkedip yang kemudian menjatuhkan tangannya dari bahu bryan. melihat sahabatnya yang menganga tak berkedip membuat boby kemudian mengikuti arah mata sahabatnya itu dan betapa tak kalah terkejutnya boby mendapati seseorang yang tengah berjalan memasuki pagar sekolah, mata boby terbelalak dan dengan mulut menganga mendapati syasa yang sangat cantik dengan penampilannya saat ini menggunakan kebaya yang telah diberikan ibunya dan dengan sedikit polesan make up diwajahnya yang membuatnya terlihat sangat cantik.
gadis tersebut berjalan kearah boby dkk yang masih berdiri mematung melihat penampilannya. sedangkan yang dilihat merasa aneh dengan tatapan boby dkk tersebut, syasa saat ini sedang berada tepat dihadapan mereka bertiga dengan menampilkan wajah yang penuh tanda tanya.
"Hai" sapa syasa dengan melambaikan tangannya kepada boby dkk sedangkan yang disapa masih dengan gaya yang sama yaitu mematung dengan mulut menganga dam mata melotot.
"woiii!!" teriak syasa untuk yang kedua kalinya yang berhasil membuyarkan lamunan para kaum adam yang ada dihadapannya.
"ada yang salah yh dari penampilan gue?" ucap syasa dengan muka polos.
"ehk ngak papa" ucap mereka serentak yang membuat ketiganya menggaruk tenguk mereka yang tidak gatal.
__ADS_1
boby kemudian mengajak syasa ketempat terjadinya acara dan meninggalkan dua cecunguk penggangu. "wadooww.. mentang-mentang udah dapettin bidadari, kita ditingalin ferguso!" kata muhlis menyandarkan kepalanya dibahu bryan yang ditambahkan sedikit mendramatisir diantar mereka berdua.
"loh datang sendiri sya?" tanya boby menatap gadis yang ada disampingnya sambil menuju
ke kursi yang telah disediakan.
"yh gitu deh" ucap syasa dengan mengangkat bahunya. " loh sendiri sama siapa?" tanya syasa ke boby.
"sama ibu! mungkin ibu udah duduk di tempat para orang tua, soalnya tadi dia gue suruh duluan aja" kata boby yang memberi kode kearah barisan tempat duduk orang tua. "duduk disini sya" kata boby menunjuk ke kursi yang ada didepannya kemudian dibalas senyum disertai anggukan oleh syasa tanda persetujuan. gadis itu kemudian duduk dibarisan kedua depan podium yang telah dipilihkan boby padanya.
setelah syasa mendapatkan tempat duduk boby kemudian berpamitan ke syasa dengan alasan masih banyak tugas yang akan dikerjakan. sedangkan syasa hanya manggut manggut sebagai tanda persetujuan.
tak berselang lama acarapun di mulai sang pembaca acara mulai membacakan satu persatu kegiatan yang tertera di kertas yang telah ia genggam. acara yang paling pertama adalah penyampain amanah dari kepada sekolah.
*********
tinggalkan jejak yh🙏
__ADS_1
karna jejak kalian adalah penyemangat buat author😚