Sudah Tidak Upload

Sudah Tidak Upload
Chapter.1


__ADS_3

Namaku Aru, aku hanyalah anak sekolahan biasa.


Hobbyku membaca komik fantasy, bahkan aku sampai lupa waktu ketika membacanya.


Kehidupan tak begitu buruk, dan hari-hariku juga tidak bagus dari orang lain. Karena yang kulakukan hanyalah sekolah dan ketika pulang sekolah aku sibuk dirumah membaca komik kesukaanku.


Dan pada hari itu, aku tak tahu apa yang telah terjadi.


Aku terbangun dari tidurku.


Kepalaku begitu pusing, dan anehnya lagi ketika aku melihat sekeliling, aku sadar ini bukanlah kamarku.


Kamarku tidak seburuk ini, dan tempatnya begitu sangat aneh. Akupun mulai berpikir “Aku ada dimana?”.


Tempatnya terlihat begitu kuno seperti rumah zaman dahulu.


Aku mulai berpikir apakah aku sedang bermimpi?.


Seseorang mengetok pintu kamarku kemudian masuk ke dalam kamarku.


“akhirnya kakak sudah bangun~”. Gadis itu tersenyum padaku dan dia juga memanggilku kakak?, sejak kapan aku punya adik?.


“kakak tunggu sebentar ya, aku ambil makanan dulu buat kakak”. Gadis itupun keluar dari kamarku dan kembali membawa sebuah makanan.


“kakak makan dulu ya, aku akan suapi!”. Dia pun mulai menyuapiku, aku pun dengan lahap memakan semua makanan yang dia bawa.


“kakak makan sangat lahap!... Aku yakin kakak sudah sembuh!”


Aku terus menatapnya yang duduk disamping kasurku.


Sangat cantik gadis ini, mimpiku begitu nyata.


“kamu adalah adikku?” aku masih tidak yakin kalau dia adikku.


Ia pun menganggukkan kepalanya mengisyaratkan bahwa ia adalah adikku.


“apakah kakak lupa padaku?” wajahnya terlihat murung karena aku tak mempercayainya.


Ya, memang aku tidak percaya, karena aku tidak punya adik.


Hah... Daripada berlama-lama didalam mimpi, akupun memukul pipiku.


Plakkk!!!


Awww!!.. Rasanya begitu nyata.


Dan aku benar-benar tidak bermimpi.


Lalu dimana aku?


“kakak!!, kenapa menampar pipi kakak sendiri?”.


Aku pun menatapnya kembali.


“siapa namamu dek?”. Mendengar ucapanku, ia pun mengernyitkan dahinya.


“apakah kakak hilang ingatan?”.


“mungkin”


Yaahh.. Memang aku tidak tahu apa-apa, tapi aku yakin aku tidak hilang ingatan.


“Namaku Kana!”.


“Dan nama kakak adalah Kyuu, nama lengkapnya Anz Kyuu Yandalima!”.


“Nama lengkapku, Kana Hima Yandalima”.


Namaku pun juga berubah?...


Aku penasaran dengan wajahku.


“Kana, tolong ambilkan cermin!”.


Ia pun keluar dan kembali dengan membawa cermin.

__ADS_1


Aku kemudian bercermin untuk melihat wajahku.


Ternyata benar, wajahku pun berubah. Tapi tampannya tetap sama hehe!.


“apakah kakak benar-benar lupa semuanya?”.


“iyaa... Aku lupa semuanya, bahkan dengan wajahku sendiri”.


“dimana ayah dan ibu?”


“sudah meninggal, dua tahun yang lalu”. Wajahnya kembali sedih.


Bodohnya aku bertanya hal seperti itu.


Tapi aku juga butuh informasi.


“apakah kita hanya tinggal berdua?”


Ia mengangguk.


“biasanya untuk makan, apa yang kita lakukan?”


“kakak bekerja di sebuah kantor organisasi Astar”


“sebagai apa?”


“membersihkan seluruh kantor”


Kenapa nasibku di tubuh ini sangat buruk!.


Aku kira sebagai asisten atapun pekerja kantor, ternyata jadi OB.


Aku terus bertanya pada adikku, dan ia pun dengan senang menjawab semuanya.


Keesokan harinya.


Kana mengajakku untuk berkeliling, karena masa cutiku masih diperpanjang sebab aku hilang ingatan.


“apa yang ingin kakak ketahui lagi?”.


“ceritanya cukup panjang”


“Kota ini bernama Astar, dan memiliki sebuah pemerintahan atau lebih tepat dengan organisasi Astar”


“Organisasi Astar itu tujuannya adalah menjaga kota ini agar lebih aman dari musuh-musuh”


“Tentunya orang yang terpilih masuk ke organisasi Astar adalah orang yang berbakat”


“Orang lemah tidak akan bisa masuk ke organisasi itu”


“dan kakak ingin sekali menjadi salah satu Star”


Star? Aku masih bingung dengan penjelasan Kana.


“Star itu apa?” tanyaku.


“Star itu orang berbakat yang ada di dalam Astar”.


“Star sendiri memiliki tingkatan, semakin tinggi tingkatnya, orang itu berarti sangat hebat dan spesial”


“Star ada berbagai macam... Seperti Star 1, Star 2, Hight Star, Star8 dan yang tertinggi sekaligus pemimpin Astar adalah King of Star”.


Aku pun mulai mengerti tentang dunia Fantasy ini.


Tapi aku belum mengerti tentang kekuatan-kekuatan di dunia ini apakah sama seperti komik-komik Fantasy yang ku baca ataukah berbeda?.


“Cara masuk dalam organisasi ini gimana dek?”


Yahhh... Sepertinya aku tertarik dengan dunia ini, aku akan menjadi orang penting dalam dunia ini, layaknya pemeran utama di dalam komik-komik.


“Astar akan membuka sebuah kompetisi setiap minggunya”


“namun orang yang berhasil masuk ke dalam organisasi Astar itu sangat sedikit, hanya 10% kemungkinan lolos”


“aku juga tidak tahu kompetisi seperti apa itu, karena orang yang gagal dalam kompetisi itu akan hilang ingatannya tentang Astar, ada juga yang mati”

__ADS_1


Aku penasaran, seperti apa kompetisi Astar ini.


Mungkin aku bisa mengetahuinya setelah aku mengikutinya.


Tapi aku belum ada persiapan, seperti apa kekuatanku.


Kan tidak mungkin aku masuk ke kompetisi bahkan aku sendiri tidak tahu kekuatanku seperti apa.


Tapi bagaimana caraku mengetahuinya?.


Sebaiknya aku tanya Kana lagi.


“dek!... Apa kamu tau kekuatanku seperti apa?”


“kakak lebih sering menggunakan teknik berpedang, dan kakak biasanya latihan di hutan pegunungan bersama seorang kakek tua”


Kakek tua?... Sepertinya aku harus kesana besok untuk latihan, dan bertanya pada kakek itu.


“Apa kakak masih mau mendengar semuanya tentang kota ini dan dunia ini?”


Aku pun mengiyakan ucapan Kana, karena masih penasaran dengan semuanya.


Kana pun menceritakan tentang dunia Fantasy ini.


Ini adalah Negara Elskhey, terdapat berbagai kota didalamnya, salah satunya adalah kota Astar.


Yang Kana tahu, kalau setiap kota tidak terlalu akur dengan kota lainnya. Mereka sering berbeda pendapat dan bahkan ada yang berperang demi mendapatkan kekuasaan.


Keesokan harinya.


Aku mulai bekerja di kantor Astar.


Gedungnya lumayan tinggi, banyak sekali orang-orang kaya berkeliaran di gedung itu.


Semuanya lewat tanpa menghiraukanku, aku seperti tidak ada. Yaa mau bagaimana pun aku hanyalah seorang OB. Mana ada orang kaya yang mau menyapaku.


“Hay, Kyuu!....”


Seorang perempuan muda menyapaku, dan aku tidak tahu siapa dia.


Tapi dia terlihat seperti orang kaya, pakaiannya sangat bagus dan rapih, tubuhnya terawat.


Bisa ku pastikan dia seperti princess.


Apa dia pacarku? Kalau pacarku sih beruntung banget aku ada di tubuh ini hehe.


Tapi sepertinya sih tidak mungkin.


“Nanti kalau kamu sudah selesai bersih-bersihnya, kita makan bareng yuk?!, aku tunggu di halaman kantor nanti ya!”


Baru kali ini aku diajak makan bareng sama perempuan.


“Hoy!!... Alia, sedang apa kamu?”. Seorang laki-laki menghampiri perempuan itu.


Dan berkatnya aku jadi tahu kalau nama perempuan ini adalah Alia.


“Aku hanya ngobrol dengannya” perempuan itu menjawab sambil menatap wajahku.


“Kamu ini, ngapain ngobrol dengan tukang bersih kantor?”


“Memangnya kenapa?, toh aku tidak merugikanmu kan?” jawab perempuan itu.


Laki-laki itu pun menarik tangan Alia


“Ayo!!... Kita sudah ditunggu sama kapten!”.


Mereka berdua pun pergi menjauh dari hadapanku.


Alia kembali menatapku, “Sampai jumpa, Kyuu!!”.


Ucapnya sambil tersenyum meninggalkanku.


Dan aku pun masih bingung, dia itu siapa, apa hubungannya aku dan dia, emm lebih tepatnya hubungan Kyuu dan dia.


Dari sekian banyak orang yang lewat, hanya dia yang menyapa. Malah mengajak makan bareng.

__ADS_1


Yukk dibaca, jangan lupa klik suka dan komentar tentang cerita ini..


__ADS_2