
“Oh Vhero, masakanmu benar-benar betul sama persis seperti buatan Oma” puji Daddy Anthony “Benar sayang masakanmu memang enak sekali” sahut mommy Zahra. Leo hanya diam sambil makan dengan lahap, iya memang seperti dengan sang Daddy yang suka dengan opor ayam. Bahkan dulu saat Oma masih kuat memasak Leo akan selalu meminta di masakkan opor ayam saat makan malam tiba.
“Oh syukurlah Mom dan Dad kalau kalian suka. Cobalah makan dengan gulai nangka muda ini Mom, Dad pasti rasanya akan semakin enak” Jawab Vhero sambil menaruh sesendok kecil gulai nangka ke piring kedua mertuanya. Leo yang melihat itu ingin juga meminta tapi iya tidak akan mau meminta sesuatu ke Vhero. Vhero yang melihat kearah Leo dan melihat tatapan Leo ke gulai nangka yang tadi iya ambil, bertanya ke Leo “Mas, kamu juga mau gulai nangka nya? ” tanya Vhero. “Cobalah Boy, Vhero benar ini sangat lezat dan nikmat. Seandainya Opa ada disini dan memakan masakan Vhero pasti Vhero akan langsung iya bawah ke Australia meninggalkan mu Boy” Bukan Leo yang menjawab pernyataan Vhero tapi Daddy Anthony. “Iya Dad, akan Leo Coba” seru Leo. Melihat persetujuan sang Suami Vhero segera menaruh gulai nangka itu ke piring Leo.
Leo langsung memakan makanannya dengan lahap begitu juga dengan kedua orang tuanya. Setelah selesai makan malam kini terlihat Daddy dan Leo duduk di ruang keluarga sedangkan Vhero dan Mommy sedang menyiapkan cemilan kecil untuk mereka ngemil sambil ngobrol nanti.
__ADS_1
Daddy Anthony yang sedang mengobrol dengan Leo tentang pekerjaan seketika berkata “Boy, Daddy dan Mommy mau pamit, besok pagi kami akan kembali ke Paris. Kasian adik kamu sendiri dan lagian dua hari pembukaan wahana permainan anak yang kamu buka disana. Biar Daddy yang handal kamu di sini saja fokus ke perusahaan” mendengar perkataan Daddy nya tentu saja membuat Leo tidak senang. Bagaimana tidak iya sudah merencanakan agenda yang akan iya lakukan bersama dengan kekasihnya kalau sudah sampai di Paris, dan sekarang dengan santai nya sang Daddy membatalkan semua agenda nya itu. “Tidak Dad, Leo akan tetap Kesana. Bagaimanapun akan banyak kolega bisnis ku yang akan datang , tidak enak rasanya jika saya tidak hadir. Dan lagian semua pekerjaan ku sudah aku bereskan jauh-jauh hari demi acara pembukaan wahana itu” jawab Leo dengan tegas , Daddy Anthony yang memang sengaja menyuruh Sang anak tidak ke Paris karena iya tahu bahwa pasti Leo akan bertemu dengan Laura, walaupun Leo sudah menerima Vhero tapi jika Laura muncul dan kembali merayu Leo, pasti Leo akan mudah terpengaruh karena biar bagaimana pun Laura adalah kekasih Leo dari dulu Sekolah sampai sekarang , Daddy Anthony langsung memperlihatkan muka tidak sukanya akan perkataan Leo namun sebelum Daddy berbicara terlihat dari arah dapur Mommy Zahra dan Vhero datang membawah cemilan yang Vhero tadi buat. Mommy Zahra yang melihat kedua laki-laki dewasa yang beda umur itu seperti sedang berselisih pendapat segera berusaha untuk mencairkan suasana. “Loh Dad, Boy kalian kenapa? Kok muka kalian kek orang kesusahan aja? ” gurau mommy Zahra. Keduanya langsung mengarahkan pandangan nya ke arah Mommy Zahra, melihat ratu kedua keluarga Ellison setelah Oma keduanya memperlihatkan senyum terbaik keduanya dan Daddy Anthony segera berbicara “Tidak sayang, aku hanya memberitahu Leo bahwa besok kita akan kembali ke Paris” mendengar perkataan mertuanya membuat Vhero sangat takut “Bagaimana ini jika Daddy dan Mommy pergi, pasti tuan muda akan kembali menyiksaku” takut Vhero dalam hati. Mommy Zahra yang melihat ke arah Vhero yang masih berdiri dan sepertinya sudah melamun membuatnya kembali berdiri dan menghampiri Vhero “Sayang kenapa ? Apa kamu tidak rela jika mommy dan Daddy pulang ke Paris ? ” tanya Mommy Zahra sambil memegang pundak Vhero , Vhero Yang segera sadar meminta maaf “Maafkan Vhero Mommy, Vhero tidak apa-apa Kok jika kalian kembali. Vhero hanya sedang berfikir apakah tadi Vhero mematikan kompor atau tidak ” sahut Vhero dengan senyumannya. Mommy Zahra yang memang selalu berfikir positif segera berkata “astaga sayang kan tadi kamu sudah mematikan nya”. Setelah mengatakan itu mommy Zahra segera menuntun Vhero ke arah Leo dan Daddy. Leo yang dari tadi menonton Vhero dan Mommy nya hanya menggerutu dalam hati “Dasar perempuan s*alan , iya pasti sedih ketika mendengar perkataan Mommy, iya tidak akan punya pelindung lagi jika Mommy dan Daddy sudah kembali ke Paris”.
“Maafkan Daddy dan Mommy Vhero , kami akan kembali besok karena adik iparmu yang sendiri disana. Dan lagi kami harus menyiapkan acara untuk pembukaan wahana permainan anak yang Leo baru buka” jelas Daddy Anthony “Iya sayang Daddy benar maafkan kami, yang sudah berjanji akan lebih lama disini. Kami baru tahu bahwa acara pembukaan wahana itu di majukan 2 hari lagi ” timpal mommy Zahra “Tidak apa-apa kok Mom, Dad. Semoga acaranya lancar yah ? " Jawab Vhero.
“Boy, Daddy sudah mengatakan kan kepada kamu bahwa lebih baik kamu urus saja perusahaan di sini biar Mommy dan Daddy yang handal pembukaan di Paris ? ” tanya Mommy Zahra. Mendengar itu Leo langsung berfikir dan berbicara dalam hati “ternyata Mommy dan Daddy sudah merencanakan semua ini. Mereka mungkin tidak mau aku dan Laura bertemu ” .
__ADS_1
Sekarang mereka sudah ada didalam kamar masing-masing, Vhero yang sedang berbaring di kasurnya perlahan bangun dan perjalan dengan perlahan ke balkon kamarnya , iya kemudian memandang ke langit malam dan dapat iya lihat bintang-bintang yang gemerlapan. “Mungkin salah satu dari antara bintang itu adalah Bunda.” gumam Vhero sambil matanya terus memandang ke arah langit “Bagaimana kabar Bunda saat ini ? Apakah Bunda dapat melihat Vhero dari surga ? . Aku berharap Bunda tidak melihatnya, Bunda akan sangat sedih melihat kehidupan Vhero sekarang jika Bunda melihat nya jadi lebih baik bunda tidak lihat. Bunda tahu tidak Vhero saat ini ingin sekali memeluk bunda? Vhero kangen Bunda.
Bunda tahu tidak, Vhero sudah menikah. Tapi ini bukanlah pernikahan Vhero yang inginkan. Vhero yang ingin jika sudah menikah akan hidup bahagia dan hidup sederhana tenyata tidak Bunda, Vhero harus menikah karena kondisi bukan karena keinginan Vhero.” Vhero berbicara sendiri seakan iya sedang berbicara dengan Bunda nya.
Leo yang kebetulan tidak bisa tidur iya juga perlahan ke balkon kamarnya sambil membawah ponsel nya. Iya ingin menelpon Laura dan memberitahu bahwa iya akan ke Paris dua hari lagi untuk acara pembukaan wahana itu. Sampai di balkon Leo langsung duduk membelakangi Vhero, Sedangkan Vhero yang melihat Leo ingin segera kembali ke kamarnya. Tapi iya urungkan ketika mendengar perkataan Leo “Halo Baby, Bagaimana kabar mu? ” tanya Leo kepada lawan bicaranya di telfon yang Vhero yakini pasti itu adalah Laura kekasih Leo. “Aku baik Honey, bagaimana dengan mu ?” tanya Laura di ujung sana. “Aku ingin melihat wajahmu Baby, aku sangat merindukanmu . Mari kita video call yah ?” ucap Leo lagi. Mendengar perkataan Leo membuat Vhero segera menyembunyikan dirinya di balik dinding pembatas balkon iya sampai berjongkok agar tidak dilihat iya merutuki kebodohan sendiri “Vhero kenapa kamu jadi seperti penguntit saja sih ? Bagaimana ini tidak mungkin kan aku bisa masuk ke kamar sekarang ” Vhero yang tidak punya pilihan lain segera mendudukkan dirinya ke lantai balkon.
__ADS_1
Terdengar Leo berbicara lagi “Baby, wajah mu semakin cantik saja. Aku tidak sabar ingin sekali mencium nya” mendengar itu membuat hati Vhero sakit , wanita mana yang tidak akan terluka jika suami nya mengatakan ingin mencium wanita lain didepannya. Terdengar kekehan manja dari ponsel Leo “Benarkah Honey ? Cepatlah kesini aku juga sudah sangat merindukanmu. Bahkan kamu tahu Honey saking aku merindukanmu kadang-kadang aku bermimpi ada didalam pelukan mu itu ” dengan manja Laura berkata seperti itu. “Astaga Baby , perkataanmu membuatku ingin segera kesitu menemui mu. Lihat saja aku akan mengurung mu di apartemen jika aku ke Paris dua hari lagi” jawab Leo dengan semangat. Vhero yang mendengar perkataan Leo seketika membuatnya salah paham akan perkataan Leo “jadi Mas Leo dan Laura sudah hidup seperti pasangan suami istri jika mereka ketemu? ” pertanyaan itu seketika muncul di benak Vhero bahkan tanpa sadar menitikkan air matanya. “Ahhhh Honey segeralah kemari aku sudah tidak sabar ingin tinggal di apartemen selama 24 jam bersamamu” ucap Laura dengan nada manja nya. “Iya Baby, sabarlah dua hari lagi aku akan terbang ke Paris untuk acara pembukaan wahana permainan anak yang sudah kita rancang sejak SMA dulu .” jawab Leo ,“Apa kamu benar Honey kamu akan kesini? Dan lagi wahana permainan anak yang kita impikan sudah bisa beroperasi? ” tanya Laura dengan semanagt yang menggebu-gebu “ Iya Baby, aku kan sudah berjanji bahwa wahana itu akan menjadi hadiah pernikahan kita nanti untukmu. Aku tahu Honey kamu sangat menginginkannya untuk tempat bermain anak-anak kita kelak ” jelas Leo dengan senyuman nya. “Kau memang yang terbaik Honey , aku mencintaimu. Sabarlah menungguku tinggal 8 bulan lagi ” jawab Laura “Iya Baby, bahkan jika harus menunggumu bertahun-tahun lagi aku akan menunggumu ” jawab Leo “Oh tidak Honey kita akan segera menikah setelah kontrakku selesai dan aku akan meninggalkan dunia modeling untukmu dan keluarga kita kelak” ucap Laura dengan serius. Mendengar itu seketika membuat senyum manis Leo terbit “benarkah baby ? Kamu akan meninggalkan dunia modeling demi keluarga kita nanti ? Bukankah itu adalah cita-cita mu sejak kecil ? ” tanya Leo “Tidak Honey aku sudah memikirkan nya dengan baik-baik , aku akan meninggalkan dunia modeling dan fokus ke rumah tangga kita saja” . “Baby kau memang yang terbaik ”.
Vhero yang dari tadi mendengar perkataan kedua manusia yang sedang di Landa asmara itu membuatnya tak henti-henti mengeluarkan air matanya “Tuhan, mengapa sesakit ini ?” tanya Vhero dengan memukul pelan dadanya yang rasanya sesak sekali.