
Episode 12
Akhirnya jam 3 sore aku dan Andi sampai di rumah sakit dengan selamat,setelah mengalami berbagai gangguan yang begitu hebat.
" Bro mending langsung balik aja istirahat !" melihat Andi yang kelihatan kecapaian .
"Ya mas ,itu gimana mas ?" jawab Andi sembari membereskan barang".
"Apanya yang gimana bro ,kalau nanya yang jelas !" imbuhku yang bingung dengan pertanyaan Andi.
" Susi mas pake acara pura" gak tau lagi!" cakap Andi lagi , yang ternyata masih penasaran.
"Oalah itu ,tunggu kabar selanjutnya ya bro!" jawabku sembari senyum seakan bikin Andi penasaran.
Setelah berkemas aku dan Andi langsung balik ke kontrakan masing .Ah ...akhirnya bisa istirahat dengan nyaman juga,baru juga mau meremin ni mata tiba" suara hp mengagetkanku...."aduh siapa lagi sih ganggu aja " gerutuku sembari mengambil hp.Eh ternyata Susi .......
" Ya de !" jawabku males karena cape banget.
" Mas dah sampai apa masih di jalan?" tanya Susi yang semakin sering menelpon ku.
" Mas udah di kontrakan de !" imbuhku sembari membalikan badan yang berada pegel.
"Oh maaf ganggu ,ya udah lanjut istirahat aja dulu nanti habis magrib aku main ke kontrakan sama bawain mas makanan , aku yang masak sendiri!" tambah Susi kelihatan bahagia mendengar aku dah sampai di JKT lagi.
Mungkin karena saking capenya akupun terlelap dengan tidurku.Samar" aku mendengar suara adzan ....dengan malas aku mencoba membuka mata walaupun terasa seperti terkena pulut dan pelan" aku mencoba bangun dari tempat tidur .Oh ternyata udah mau magrib gak terasa juga " gumamku sambil berjalan pelan ke arah kamar mandi .
Ahhh seger juga setelah mandi ,kucoba meraih gelas dan mengambil air minum .
Kring kring ...aduh siapa lagi sih " gerutuku sambil mengambil hp diatas kasur".
" Ya bro kenapa?" sautku males banget menerima telpon .
" Aku di depan kontrakan ni mas!"kata Andi yang sedang menunggu aku membuka pintu.
Sembari melangkah keluar aku membuka hordeng ,ternyata bener si Andi dah di depan kontrakan .
"Masuk bro !" pintaku sambil membuka pintu.
"Di sini aja mas adem !" jawab Andi yang terduduk di kursi teras.
Seperti biasa aku langsung bikin kopi buat Andi dan buat ku juga ....baru juga selesai bikin kopi ....Susi menyusul kedatangan Andi .
"Asalamu''alaikum ?" saut Susi sembari membuka helmnya.
serentak aku dan Andi membalas salam Susi .
__ADS_1
" Masuk de !" pintaku mempersilahkan Susi duduk.
"Ternyata ada mas Andi juga !" kata Susi sambil menyerahkan bungkusan.
" Aduh aku ganggu ya mas ?" saut Andi merasa minder dengan kedatangan Susi .
" Gak ko bro santai aja !" imbuhku yang seneng seneng karena suasana jadi rame.
Kamipun melanjutkan ngobrol" di teras dan sesekali terdengar candaan yang bikin suasana semakin hangat gak kaku .
"Mas di makan tu mumpung masih hangat ,ajak sekalian mas Andi biar tau rasa masakanku!" kata Susi sembari membuka bungkusan.
" Aduh udah main kirim makanan aja ini !" saut Andi yang selalu kepo.
Karena lumayan banyak makanan yang Susi bawa ,akhirnya kami bertiga molai makan .
"Wah pinter masak kamu de ,khas rasanya orang Banyumas !" kataku setelah merasakan masakan enak yang Susi bawa.
" Iya mas enak ,gak salah kalau milih calon istri!" saut Andi sembari menyantap makanan.
" Ah mas bisa aja ,lagian mana mau mas Jo sama aku?" imbuh Susi yang bikin kaget aku.
Hampir" keselek aku mendengar kata" Susi dan gak percaya dengan apa yang barusan aku dengar.
" Gak mas ,aku ngomng apa adanya !" jawab Susi yang gak malu" .
"Ah ini sih jadian aku yakin!" kata Andi sembari senyum seakan meledek ku.
Makan yang tadi enak sekarang jadi tambah enak setelah mendengar Susi seolah " pingin menyatakan cinta tapi dia malu ,ya mungkin karena cewe .
" Dah ngobrolnya nanti sekarang habisin makanan nya dulu !" pintaku sembari senyum kearah Susi.
Setelah makan dengan inisiatif Susi langsung membereskan bekas kami makan .
"Mas dah tembak aja ,gak usah nunggu lagi!" saut Andi yang dari tadi bener" kepo.
" Tapi aku ragu bro takut di tolak !" jawabku yang masih bingung.
"Seratus persen di terima mas ,gak mungkin di tolak aku yakin !" imbuh Andi yang semangat mendukungku.
Akhirnya Susi kembali duduk di sebelahku lagi setelah beres", ni detak jantung semakin dah Dig dug kencang stelah Susi duduk persis di sebelahku ,padahal tadi duduk di sebelah Andi .
Aku emang orang yang gak pandai merangkai kata" apalagi harus merayu jadi masih bingung mau molai ngomong dari mana .
" Kenapa mas kok malah bengong ?" tanya Susi bikin aku terkejut.
__ADS_1
"Ya de mas suka sama Ade!" spontan kata" itu keluar dari mulutku yang tanpa sadar terucap.
" Apa mas bisa di ulang ?" saut Susi yang juga kaget .
" Apanya de ,ya itu tadi!" jawabku yang masih gak sadar dengan apa yang aku ucapkan.
"Ni mas Andi jadi saksi ya , ya mas Ade juga suka ko sama kamu mas !" ucap Susi bener" bikin aku kaget .
Akupun sempet terdiam karena bingung sebenarnya tadi aku ngomong apa ,ko Susi bisa bilang begitu " gerutuku dalam hati.
" Yehhhh akhirnya jadian juga !" saut Andi yang memberi ku selamat.
"Jadi dah sah ya mas kita pacaran?" kata Susi yang bener" tode point'.
" Oh ya de !" jawabku terbata".
Ah kayaknya tadi aku tanpa sadar ngomng suka sama Susi kali " gumamku lagi ".Tapi gak papa sih akhirnya aku punya cewe juga .
" Tu kan ngelamun lagi?" tanya Susi sembari menepuk tanganku.
" Ya de mas gak percaya aja ,kalau kita dah jadian!" jawabku sembari menenangkan diri.
"Tuh buktinya mas Andi ,apa perlu di ulang mas?" imbuh Susi semangat .
" Ya de mas percaya kok sekarang!" jawabku lebih santai.
Kamipun melanjutkan obrolan yang sempat terhenti ,di situ juga Andi bercerita tentang kejadian kemarin yang kami alami .Cerita itu bikin Susi sampai Merinding dan takut.
" Ih serem amat sih mas ,bikin aku gak berani pulang!" saut Susi sembari memegang tanganku.
"Tenang aja mba ,kan dh ada yang nganter !" kata Andi sembari berpamitan karena takut ganggu .
Sekarang tinggal aku dan Susi ,yang masih duduk diteras kontrakan.
"Emang bener ya mas yang di ceritain mas Andi?" tanya Susi yang kelihatan takut.
"Ya de bener ,kenapa gak berani pulang ya?" tanyaku ngeledek Susi.
"Ya iya lah sapa sih yang gak takut denger cerita serem gitu,pokoknya nanti aku minta di anter !" imbuh Susi sembari mndekatkan duduknya .
" Ya de nanti mas anter gak usah khawatir!" jawabku menenangkan Susi.
Aku dan Susi lanjut ngobrol tentang hari jadian yang gk di sangka" ,terlihat Susi seneng banget setelah jadian walaupun mendadak .
__ADS_1