
Episode 14
Tiba waktunya malam ini aku Andi dan Susi berencana mau ngerayain ulang tahun Susi di sebuah cafe.Jam 7 malam aku berangkat menuju kediaman Susi ,sedangkan Andi sudah berangkat duluan buat memesan tempat .Setibanya di cafe tersebut aku dan Susi langsung nyamperin Andi yang udah nunggu.
"Hai bro sorry lumayan lama!" sautku sambil menepuk pundak Andi.
" Santai bro !" tutur Andi balik memelukku.
Karena malam ini malam spesial buat Susi ,jadi semua aku yang traktir .Tak lupa aku juga meminta Susi memilih menu yang ada di cafe tersebut .Semua pesenan yang kami pesen datang juga .Tak seperti acara ulang tahun pada umumnya ,tak ada tiup lilin dan potong kue ,semua serba sederhana dan apa. adanya .Hanya ada kado yang sudah aku siapin dan ucapan selamat.
Susi kelihatan bahagia walaupun acaranya sederhana .
" Mas bentar ya kayaknya ada yang memanggilku tu di meja belakang!" bisik Andi sembari melangkah.
Karena penasaran aku coba membalikan badanku melihat ke arah yang Andi tuju.Eh buset cantik juga tu cewe "gerutuku sembari memastikan cewe tersebut.
"Mas ko mas Andi pindah ?" tanya Susi penasaran.
" Oh itu katanya mau nemenin temen ceweknya !" jawabku terbata" karena kaget.
" Cewe yang mana mas ?" imbuh Susi tengak tengok mencoba mencari .
" Itu de meja belakang yang agak pojok baju merah!" imbuhku memastikan.
"Gak ada siapa" ko mas ,tu mas Andi sendirian!" kata Susi semakin bikin penasaran .
Setelah mendengar jawaban Susi aku kembali nengok ke belakang ,lah ko gak ada "gumamku " ,apa mungkin lagi ke toilet "gumamku lagi.
"Mungkin lagi ke toilet de ,orang tadi ada ko mas juga lihat !" tegasku kembali ngajak ngobrol Susi.
Setelah beberapa saat dari suasana romantis sekarang bener" jadi mistis.Karena posisi duduk Susi yang langsung menghadap ke arah Andi ,sesekali Susi aku perhatikan melirik ke arah tersebut.Sampai .....
"Mas ini aneh mas masa ke toilet dari tadi gak balik" !" saut Susi dengan raut wajah khawatir.
" Masa belum balik de ?" jawabku penasaran.
Karena rasa penasaran aku balikin badanku lagi ,ternyata bener cuma si Andi sendirian ,tapi terlihat dari kejauhan di seperti orang yang sedang ngobrol .
"De ko aneh gini ya badanku juga molai terasa merinding!" kataku sambil mengusap leher dan tanganku.
" Ya mas aku juga sama merasa merinding!" jawab Susi sembari menggeser duduknya lebih dekat denganku.
Aku berinisiatif menelpon Andi ,tapi gak ada respon ,dan Andi juga terlihat cuek atau tak sadar kalau aku telpon.Wah ini semakin aneh ,ku mencoba lagi aku chat dan telpon tetep gak ada respon.Sampai aku berdiri melambaikan tangan juga tetep gak ada respon.
__ADS_1
"Mas coba mas deketin aja kesitu !" saut Susi yang molai kelihatan ketakutan.
" Bentar de mas coba deketin!" jawabku sembari berdiri.
"Susi ikut mas ,gak mau kalau di tinggal sendiri.
Baru juga mau berdiri aku dikejutkan dengan seorang perempuan berbaju merah lewat tepat di samping kami.Astagfirulloh sambil memalingkan pandanganku ,karena tatapan perempuan tersebut kelihatan sisnis banget .
"De kamu gak lihat perempuan yang baru saja liwat gak?" tanyaku sambil menarik Susi.
" Perempuan yang mana mas ?" jawab Susi bingung.
"Itu de yang menghampiri Andi!" imbuhku juga merasa bingung.
" Ah mas jangan mengada" deh orang gak ada siapa" juga!" jawab Susi lagi yg jawabannya makin bikin aku bingung .
Lah ko aneh kenapa Susi gak bisa ngelihat perempuan tersebut,padahal jelas banget .
Akupun mencoba membuka kamera dan menyalakan Vidio ,aku mencoba merekam suasana di sekitar Andi .
" De coba lihat ni ,masa gak kelihatan juga?" pintaku menyodorkan hp ke arah Susi .
"Lah kok aneh ya mas ,padahal jelas begitu kenapa aku gak bisa lihat?" tanya Susi sembari menggenggam tanganku begitu kencang .
" Bro bisa kesini sebentar gak ,penting!" bisikku lirih .
" Emang kenapa bro?" jawab Andi yang belum tau.
" Dah kesini aja penting !" imbuhku agak memaksa .
Ku lihat Adi molai berjalan menuju ke arah kami .Sesampainya di meja kami ,aku langsung menjelaskan semua yang kami lihat dan memperlihatkan rekamanku tersebut ,sontak Andi kaget dan langsung nengok kearah perempuan tersebut.
" Loh kok gak ada ?" saut Andi dengan muka pucat.
" Dah loe mending duduk sini dulu !" pintaku sambil menyodorkan segelas air putih buat Andi.
Aku mencoba menghibur Andi yang kelihatan masih shock dengan kejadian tersebut.
"Gimana bro mau pulang apa gimana?" tanyaku yang melihat Andi terdiam.
"E eeya terserah mas ,tapi ntar aku numpang nginep ya !" jawab Andi terbata bata.
" Ya gak papa tapi aku nganter Susi dulu !" imbuhku sembari memanggil pelayan.
__ADS_1
Kami bertiga akhirnya meninggalkan cafe tersebut.
"Tunggu dulu ....itu siapa yang diatas motor kamu bro?" tanya ku terkaget dengan kemunculan perempuan di atas motor Andi.
" Itu si Mely bro ,kenapa dia di sini ?" jawab Andi bengong .
Dengan terpaksa dan rasa takut yang menyelimuti ,kami bertiga terus berjalan pelan menuju motor kami,sementara Susi yang gak melihat perempuan tersebut cuma ngikuti aku dari belakang .
Betapa terkejutnya kami ketika ada suara panggilan dari belakang kami .
"Mas maaf ni jaketnya ketinggalan !" saut mas pelayan tadi .
Sontak kami kaget berjamaah ......Astagfirullah haladzim ...
itu sontak keluar bareng dari mulut kami bertiga.
" Oh ya mas makasih ya ! " jawab Andi dengan suara sedikit Terengah- engah.
Kembali kami nengok ke arah motor kami ,ternyata perempuan tersebut udah gak ada .Bergegas kamipun meninggalkan cafe tersebut .Sesampainya di rumah Susi aku dan Andi langsung berpamitan pulang.
" De mas langsung balik ya kasihan Andi ni!" sautku sembari mengulurkan tangan .
" Ya mas hati !" jawab Susi menjabat tanganku.
Aku dan Andi perlahan berlalu meninggalkan rumah Susi dan langsung menuju kontrakan ku.
"Dah bro istirahat aja dulu!" pintaku sambil membuka kamar kontrakan ku.
" Ya mas makasih ya !" jawab Andi kelihatan lemes.
Karena belum merasa ngantuk aku duduk di teras dan menghisap rokok ,sekelebat aku melihat bayangan hitam melintas di depanku.Rasa mrinding molai menyelimuti tubuhku ,akupun bergegas masuk dan mengunci pintu .Terlihat andi yang begitu lelap tidurnya ,mungkin karena cape .
Sialan tadi apaan ya " gumamku " sambil membaringkan tubuhku di sebelah Andi.Masa iya ngikut sampai kesini " gumamku gak berhenti memikirkan hal tersebut".
Keesokan paginya aku gak cerita tentang kejadian semalam takutnya menambah pikiran andi.seprti biasa sebelum berangkat kerja aku pergi sarapan di warung sekitar kontrakan.
" Gimana bro nyenyak kan tidurnya?" tanyaku sembari menyeruput teh hangat.
" Lumayan nyenyak mas ,cuma aku mimpi kalau perempuan itu datang ke kontran loh mas!" jawab Andi lirih.
" Ah gak papa bro itu cuma mimpi !" imbuhku sambil ngedumel dalam hati padahal bener datang .
👋👋👋👋 lanjut episode berikut dahhhhhh
__ADS_1