SUPIR AMBULAN PEMBAWA JENAZAH

SUPIR AMBULAN PEMBAWA JENAZAH
Di teror pocong


__ADS_3

Episode 16


Gak perlu obat juga gak perlu ke dokter ,tapi sekarang badanku udah pulih seperti semula,udah gak lemes ,udah gak kaku dan juga udah gak pegel.Semua berkat bang Jon yang nolongin aku dan Andi jadi hari ini aku bisa beraktifitas seperti biasa.


Seperti biasa jam setengah 8 pagi aku udah stay di mes rumah sakit bersama temen" yang lain .Maklum belum ada jadwal jadi masih bisa santai dan bercanda .Hari itu suasana tampak ramai riuh karena suara candaan kami semua.


Hingga sekitar pukul 9 ada petugas kamar jenazah datang dan menyerahkan jadwal tugas hari ini.


"Waw dapat jauh lagi !" imbuh Andi sembari memutar balik surat jalan yang di pegang nya.


" Kemana emang bro ?" tanyaku penasaran.


"Jatim lagi mas Madiun!" jawab Andi sambil menghela nafas panjang.


Setelah semua jelas tugas masing" kamipun bergegas menuju kamar mayat .Anehnya kali ini ada 4 mobil yang berangkat tapi gak ada yang searah,gak seperti biasanya.


"Bro jangan lupa cek air wiper nya ya !" pintaku sambil membuka kap depan.


Terlihat Andi yang sedang mengecek semuanya ,aku yang masih nunggu giliran masih berdiri di belakang mobil nunggu antrian muat.Deeer suara Andi menutup kap mobil membuatku sedikit kaget.


"Belum juga mas?" tanya Andi yang masih memegang kanebo.


"Belum bro tumben ini lama!" jawabku sambil memperhatikan petugas kamar mayat.


Tak selang lama jatah mobil kami yang di muat ,anehnya peti berisi jenazah tersebut kelihatan berat sekali ,sampai" 6 orang yang harus mengangkatnya .Apa jenazahnya gendut apa badanya yang besar ya " gerutuku " sambil menutup pintu.


"Yu mas jalan dah siap semua nih!" saut Andi yang tiba" ada di belakangku.


"Ah sialan loe bro bikin orang jantungan aja!" jawabku sambil berjalan menuju depan mobil.


Seperti biasa sebelum berangkat aku laporan dulu sama Susi dan seperti biasa juga cuma hati" kata yang selalu terucap dari mulut Susi.


Karena udah merasa lega dan semua juga udah siap kami berdua akhirnya meninggalkan rumah sakit ,sementara temen yang lain udah berangkat duluan.


Seperti biasa setelah masuk tol hanya suara sirine yang terdengar di telinga kami ,makanya Andi selalu bawa handset buat dengerin musik biar gak bosen.


Mulanya sih perjalanan kami lancar" aja ,sampai suatu ketika kami seperti di dahului sesuatu bayangan persis lewat sebelah Andi ,bahkan saking kagetnya mobil bukannya direm malah aku salah injak gas .

__ADS_1


"Apaan itu mas bro ?" saut Andi sambil mengintip ke luar .


"Gak tau bro ,tapi seperti ......apa ya cuma bayangan putih!" jawabku tetep konsen pegang setir.


Kami tak menghiraukan kejadian tadi ,jadi kami terus melanjutkan perjalanan. sampai tiba" ban mobil kami yang belakang kanan kempes .


"Aduh kempes kayaknya bro ban belakang kanan!" kataku sambil meminggirkan kendaraan ke bahu jalan.


Andi bergegas turun dari mobil dan melihat ban yang udah kempes .


" Apes amat sih bro ?" sautku sambil membuka baut .


Sedangkan Andi sedang memasang dongkrak .Tiba -tiba dug ...dug ...dug suara dari dalam mobil .Andi pun perlahan mengintip dari jendela pintu belakang .


Astagfirullah haladzim..... tiba tiba Andi terkejut sampai jatuh kebelakang .


"Apaan sih bro ?" tanyaku penasaran.


"Mas lihat aja sendiri !" jawab Andi yang masih terduduk di samping mobil.


Sembari memegang kunci roda aku molai mendekat ke arah jendela dan mengintip ke dalam ,sampai aku tengok ke pojok dan ke semua bagian dalam mobil gak ada apa,cuma ada peti mati .


" Masa sih mas ,asli aku gak bohong mas ada pocong!" kata Andi sedikit bisik".


Anehnya lagi ban yang tadinya kempes sekarang normal lagi padahal belum kami ganti .Disitu aku dan Andi bener" bingung .


Karena suasana makin mencekam kami pun langsung melanjutkan perjalanan.


" Aneh bin ajaib mas !" saut Andi sembari menggelengkan kepalanya.


"Ya bro ko bisa aneh gitu ya ?" tanyaku yang juga masih bingung.


Belum juga genap setengah jam kami jalan tiba" lampu sirine mati dengan sendirinya,lagi" aku harus menepikan kendaraanku ke bahu jalan.


Anehnya semu tombol dan komponen normal gak ada masalah ,bahkan Andi pun sempet naik ke atas kabin buat memeriksa,kata Andi semua aman .Ini semakin aneh aja ,pas kami lagi berdiri di depan mobil tiba" sirine itu bunyi sendiri ....betapa kagetnya aku dan Andi .


"Wah kayak kita lagi di kerjain bro !" kataku sembari melangkah masuk ke mobil .

__ADS_1


"Jangan " ini .....!" jawab Andi gak mau menyebut namanya .


Perlahan aku molai melajukan kendaraanku lagi ,sambil menghisap rokok buat menghilangkan rasa tegang aku terus memacu kendaraan .


Dor dor dor suara itu kembali terdengar tapi aku mencoba terus jalan gak menghiraukan suara tersebut. Aku dan Andi terus mengalihkan perhatian dari suara tersebut .


Astagfirullah ........teriaka Andi kaget setelah menengok ke belakang .


"Mas itu di belakang !" saut Andi sambil mengacungkan jarinya telunjuknya ke belakang .


Astagfirullah ......spontan aku menghentikan mobil ke bahu jalan ,kami berdua bergegas keluar dan berdiri di samping mobil.


"Gila mukanya hancur gitu bro !" kataku sampai gak terasa kalau rokok yang aku hisap udah habis.


"Di tutup aja mas sekat pembatasnya !" saut Andi sambil sesekali nengok ke dalam mobil.


Sekarang kami bener" di bikin takut sama sosok pocong yang terus meneror kami berdua. Dengan rasa takut dan detak jantung yang gak beraturan kami berdua kembali meneruskan perjalanan ,sekarang sekat pembatasnya di tutup sama Andi .


Setelah itu emang lama gak ada kejadian yang aneh" ,sampai kami tiba di gerbang tol kali kangkung ,itu pocong udah ada di samping gerbang ,emang suasana saat itu magrib dan agak mendung.


" Mas pelan tu lihat di gerbang !" saut Andi sembari menunjuk kearah depan .


Akupun berpindah dari gerbang tersebut ke gerbang paling pinggir ,untung saat itu suasana lumayan sepi .


Lagi-lagi suara ketokan terdengar lagi,tapi kali ini berasal dari atas kabin ,aku tak menghiraukan suara tersebut dan terus memacu kendaraanku .Mungkin karena marah kami berdua gk menghiraukannya tiba" ada kepala jatuh tepat di depan kami .


Sontak akupun mengerem kendaraanku ,untungnya jalanan sepi coba kalau ramai udah di tabrak dari belakang pastinya.Mingkin karena cape dan saking marahnya Andi memintaku menepikan kendaraan ke pinggir .


Di situ kami berdua turun walupun masih di selimuti rasa takut tapi kami beranikan ....di situ Andi molai ngomel" dan mengeluarkan kata kotor dan umpatan kepada pocong tersebut .Dan bener saja dari kami sekitar 10 meter dia menampakan wujudnya.Tapi kami berdua seolah udah gak merasa takut ,bahkan kami berdua mendatangi pocong tersebut karena kami hampir" di bikin mati olehnya .


Berbekal kunci roda Andi berlari seakan mau memukul pocong tersebut ,tapi tiba" ilang .kami berdua kemudian berjalan menuju mobil ,tapi Andi masih aja ngedumel / ngomel " sambil berjalan .


"Dah bro yu jalan lagi !" sautku meminta Andi masuk ke mobil .


Di dalam mobil juga Andi masih gerutu aja


sampai" dia ngancam bakal buang petinya andai masih di ganggu.....

__ADS_1


masih berlanjut ....jadi tunggu episode berikut.


__ADS_2