SUPIR AMBULAN PEMBAWA JENAZAH

SUPIR AMBULAN PEMBAWA JENAZAH
Terornya sampai arah pulang


__ADS_3

Episode 17


Kadang rasa takut bikin setan atau jin tambah seneng ngerjain kita ,bahkan mereka juga bisa bikin celaka.Makanya setakut apapun kami berdua tetep paksain melanjutkan perjalanan ,sebenarnya gangguan masih tetep ada ,tapi cuma suara" dan gak ada penampakan.


Singkat cerita kami sampai tujuan juga di rumah duka ,ternyata almarhum dari keluarga berada ,terlihat dari rumah yang begitu mewah ,terlihat di situ juga banyak mobil mungkin kerabat nya.


Seperti biasa Andi langsung turun menyerahkan surat yang dia bawa ,sementara aku langsung membuka pintu belakang mobil .Awalnya peti diangkat berempat tapi lagi" gak kuat sampai ada tambahan dua orang masih gak kuat juga .


Wah ini aneh lagi " gerutuku " ,kemudian kami beramai" mencoba menurunkannya tapi masih gak bisa juga ,kami semua merasa bingung dan aneh .sampai ada seorang ibu yang menghampiri kami , dia langsung berucap " nak ibu udah maafin kok ,kamu yang tenang ya " kata ibu itu sembari menangis .Setelahnya kami mencoba lagi cuma empat orang peti itu bisa ke angkat .Ini bener" kejadian aneh tapi nyata seperti di film" .


Setelah jenazah di letakkan di dalam rumah aku dan Andi seperti biasa beristirahat sejenak bersama tamu taksiah yang lain .


Dan rupa nya kejadian aneh gak berhenti di situ ,lagi asik"nya ngobrol sama warga di situ tiba " klakson mobil ambulan berbunyi ,aku bergegas berlari takut aku lupa matiin kontak atau ada konsleting pada tombol klakson.


Tapi begitu aku sampai betapa terkejutnya aku ,sesosok bayangan putih telah duduk di bangku depan mobil.Karena menahan takut dan gak mau bikin heboh suasana di situ ,aku mencoba berjalan pelan menghampiri Andi .


" Bro pamitan gih ,kayaknya udah di usir nih !" pintaku sambil menahan rasa takut.


"Emang kenapa mas ?" jawab Andi berbisik.


"Itu tadi si po.... yang bunyiiin klakson !" imbuhku juga berbisik .


Tak pikir panjang aku dan Andi berpamitan ke pihak keluarga dan para warga yang ada di situ .Belum juga naik ke mobil ,tiba" terdengar teriakan dari dalam rumah ,kata orang di situ katanya tutup petinya terbuka ....aku dan Andi spontan menghampiri peti tersebut dan menutupnya kembali ,padahal di situ juga sedang di bacakan Yasin dan tahlil.


"Bro keluar pelan" dan jangan nengok ke kanan!" pintaku keluar buru.


"Emang kenapa mas ?" jawab Andi bingung .


" Udah ikutin aja ,nanti aku cerita di mobil!" imbuhku berlari kecil menuju mobil .


Bergegas kami meninggalkan kediaman almarhum di sebuah perumahan mewah .

__ADS_1


Biasa di pos scurity kami berhenti dan ijin keluar sekalian mengambil KTP yang Andi tinggalkan.


Anehnya security tersebut begitu kasih ktp dia langsung lari ke belakang pos ,sontak kamipun bingung dengan kejadian tersebut seolah " ada yang di lihat sama security di pos .Dengan bingung Andi kembali ke mobil ,dengan membunyikan klakson kami meninggalkan perumahan tersebut dan langsung gas masuk tol .


" Bro rest area depan berhenti dulu ya ,aku ngantuk ni pingin tidur dulu !" saut ku sembari menggeleng gelengkan kepala karena ngantuk yang begitu berat.


"Ya mas nanti tidur di masjidnya aja kan lumayan gede tu!" jawab Andi yang sudah ngantuk juga.


Sesampainya di rest area kami berdua langsung turun dari mobil dan menuju masjid buat beristirahat ,mungkin saking ngantuk nya aku baru juga berbaring udah ngorok aja si Andi.


Karena saking ngantuk nya kami berdua terlelap tidur di masjid .Sampai kami terbangun kaget karena kaki kami seolah ada yang narik .


" Kamu kerasa gak bro ?" tanyaku sembari tengok kanan kiri.


" Ya mas ,ini gak beres lagi mas!" jawab Andi yang menggigil merinding.


Kami pun berpindah ke depan warung dan meminta izin sama pemilik warung ,Alhamdulillah di izinin .Kembali kami berdua tertidur bahkan kopi sama teh yang kami pesen belum sempet kami seruput sedikitpun .Seperti pesen kami sama pemilik warung minta di bangunin kalau udah 2 jam .


"Ya Bu makasih ya !" saut ku lirih sembari membuka mata.


Betapa kagetnya aku setelah tau Andi gak ada di bangku sebelahku ,aku bergegas bertanya kepada ibu pemilik warung ,katanya Andi pindah ke dalam mobil ,aku berlari kecil menuju mobil dan melihat Andi yang masih tertidur pulas .


" Bro bangun yuk jalan lagi!" pintaku sembari menepuk tangan Andi.


Andipun bangun dan kaget kenapa dia bisa dia tidur di dalam mobil .


"Dari kapan aku disini mas ?" tanya Andi kaget.


"Aku juga gak tau bro ,kata ibu warung kamu pindah sendiri ke mobil kok!" jawabku yang merasa aneh .


Setelah mencuci muka kami kembali ke warung dan meminum kopi dan teh yang sudah dingin.

__ADS_1


"Mas temennya kok gak ikut turun?" saut si ibu.


"Temen yang mana Bu?" jawab Andi heran.


"Ya itu yang tadi di dalam mobil terus !" imbuh si ibu yang bikin kami semakin bingung.


"Gak ada Bu kami cuma berdua !" jawab Andi sambil menggaruk kepalanya .


Si ibu warung juga jadi bingung katanya jelas" dia lihat ada orang di dalam mobil .Setelah membayar kami kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan pulang .Sepanjang jalan karena gak ada suara sirine ,Andi nyalain musik buat ngilangin rasa takut dan tegang .


Saat itu waktu masih jam 2 pagi ramainya mobil di tol bisa jadi temen kami sepanjang perjalanan,apalagi kejadian" aneh yang baru kami alami .


"Bro besok aku kalau telat absenin dulu ya !" pintaku Sembari senyum .


"Emang mau kemana mas?" jawab Andi penasaran.


"Aku mau jemput Susi katanya pingin berangkat bareng!" jawabku biar Andi gak penasaran.


Setelah menempuh kurang lebih 5 jam perjalanan dari tempat kita istirahat akhirnya sampai juga di Jakarta .


Andi yang masih ngantuk buru" masuk ke mes ,sementara aku ke kantin buat ngopi ,disamping itu mata juga belum ngantuk .


Seperti biasa kopi hitam yang aku pesan ,di temani rokok aku coba nyantai ,tapi tumben pagi ini kantin masih sepi ,padahal biasanya rame kalau jam" segini .Cuma ada satu orang yang duduk di pojok sebelah kiri ,ya lumayan jaraknya sekitar 10 m karena kantin nya juga luas.


Tapi setelah aku perhatiin kok lama" orang tersebut berubah seperti pocong ......tanpa pikir panjang aku berlari menuju mes ,aku langsung membangunkan Andi yang sedang tidur .


"Bro pocongnya ada di kantin !" kataku sambil berbaring di sebelah Andi .


"Masa sih mas" jawab Andi lirih karena baru bangun .


Untungnya di mes ada 4 orang jadi mengurangi rasa takut ,apalagi mereka juga terbangun karena kedatanganku yang ketakutan. Mata yang tadinya ngantuk jadi melek semua setelah mendengar cerita kami berdua.Bahkan temen" ku menyimpulkan kalau jenazah yang kami antar kena karma katanya ......

__ADS_1


lanjut episode berikut yang lebih menegangkan .......dahhhh😅😅😅


__ADS_2