
[SYSTEM!!!!]
TUTORIAL TELAH SELESAI!!!!
MENGUMUMKAN TERHADAP SEMUA MAHLUK HIDUP DALAM JARAK 100RB KILOMETER!!
ALERT! ⚠️
ALERT! ⚠️
ALERT! ⚠️
JELMAAN IBLIS ELIGOR TELAH TURUN KE MUKA BUMI!!!
ALERT! ⚠️
JELMAAN IBLIS ELIGOR TELAH TURUN KE MUKA BUMI!!!
ALERT! ⚠️
DALAM WAKTU 3 JAM JELMAAN IBLIS ELIGOR AKAN MENGAMUK!
Suara system itu sangatlah nyaring, tidak hanya disekitar distrik gangnam yang mendengarnya, bahkan seluruh wilayah korea juga dapat mendengarnya.
"Apa lagi ini?" Ucap Lee Ryou sambil mengkerutkan dahinya
Seketika suara gemuruh terdengar di wilayah central seoul sambil membawa guncangan yang dapat terasa hingga ketempat Lee Ryou berada.
[System]
ALERT! ⚠️
[Karena kamu telah terpilih menjadi cangkang dari iblis Eligor, Kamu akan dipaksa menjadi host-nya]
[Iblis Eligor akan terus menampakkan dirinya hingga sampai Host benar-benar lenyap]
[Mensinkronkan statistik dan rupa Eligor dengan Host]
[Merubah Interface]
Rentetan demi rentetan pemberitahuan terus menerus menghujani Lee Ryou. Hingga pada akhirnya ia mulai merasakan rasa sakit yang mulai menusuk dirinya.
[Wings Of the Sorrow Akan Dimunculkan!]
Setiap kali Eligor menampakkan dirinya, maka sayap ini akan keluar dengan sendirinya sambil membakar terus menerus area sekitar hingga waktu fajar telah tiba.
Baaamm!!!
Baamm!!
"Sudah kubilang jangan bergerak bukan!?" Ucap Yon se jin sambil menembakan senjata apinya tepat kearah kaki Lee Ryou.
Yon se jin tampak sangat serius dalam setiap kata-katanya, ia tidak berniat untuk memberikan sedikit celah untuk Lee Ryou. Mungkin tembakan yang telah diluncurkan tadi adalah peringatan terakhir bagi Lee Ryou sebelum Yon Se Jin menembakkan senjata apinya tepat ke arah kepalanya Lee Ryou.
Namun setelah beberapa saat ada sesuatu hal yang aneh, Lee Ryou yang tampaknya tertembak tepat dikakinya tidak memberikan respon yang benar ketika seseorang tertembak.
__ADS_1
Menurut pengalaman Yon Se Jin sebagai Unit khusus sebelum ia menjadi polisi, manusia cenderung memberikan respon shock pasca trauma tembakan yang akan membuat dirinya lumpuh untuk beberapa detik karena rasa sakit yang ia rasakan. Akan tetapi Lee Ryou yang harusnya tumbang malah kini seperti tertarik oleh sesuatu hal yang tidak kasat mata.
"Apa yang terjadi?" Ucapnya sambil mengkerutkan dahinya.
Pergerakan Lee Ryou yang seperti ditarik oleh sebuah tali kini perlahan semakin brutal, persis seperti ditarik oleh mesin raksasa lalu dihempas keatas kebawah seperti sebuah mainan yang tidak memiliki nyawa.
Yon se Jin yang melihat kejadian yang tidak normal ini merasakan firasat yang sangat buruk, entah kenapa firasatnya mengatakan bahwa ia harus meninggalkan tempat ini.
Kraak!
Kraaak!!!
Suara yang mengerikan terdengar diseluruh penjuru tubuh Lee Ryou, suara itu persis seperti tulang-tulang yang remuk yang tak berdaya.
Lalu setelah beberapa saat tiba-tiba muncul sebuah sayap dan buntut berwarna hitam legam di tubuh Lee Ryou, membuat rekan-rekan Yon Se Jin panik hingga bergetar dengan hebat.
Rtatatatata!
Tanpa disangka salah satu dari polisi itu menghujani Lee Ryou dengan tembakan beruntun hingga membuat tubuhnya penuh dengan lubang.
Bahkan pergelangan tangan kanan Lee Ryou hampir putus akibat serangan senjata m46 yang digunakannya.
Yon Se Jin hanya bisa kaget kepayang tentang fakta bahwa rekan-rekannya akan ketakutan seperti itu dan melakukan hal tersebut, didalam beberapa kejadian manusia memang memiliki insting untuk bertahan hidup yang sangat kuat, apalagi terhadap sesuatu hal yang mistis seperti iblis.
Mereka akan langsung merasakan bahaya yang menjelma jauh dilubuk hati mereka yang paling dalam.
Namun tanpa disangka, Lee Ryou tetap bangkit dengan tubuh yang kini sangat mengerikan. Tangan kanannya mengelupas menjadi berwarna hitam, lalu wajahnya melepuh bagaikan terbakar api yang panas.
Tangan kirinya melengkung tajam dengan gesture yang mustahil untuk dicapai kecuali tangan tersebut patah total, lalu sayap yang berwarna hitam legam itu kini terbuka lebar hingga membuat seluruh bajunya robek.
Topeng yang ia kenakan pun lantas terjatuh memperlihatkan wajah terbakarnya yang sangat buruk rupa.
Transformasi Lee Ryou tidak berhenti disitu saja, perlahan tapi pasti ada suara mendesir seperti teko yang mendidih menyelimuti sekitar tubuh Lee Ryou.
Lalu di bawah kakinya ada api yang sangat panas hingga membuat disekitarnya melepuh seperti terkena simburan magma yang mengerikan.
Rtatatatatata!
Rtatatatatata!
Rtatatatatata!
Rtatatatatata!
Kini Yon Se Jin beserta Kru nya langsung menghujani Lee Ryou tanpa pandang bulu, tidak ada lagi rasa ragu Di hati Yon Se Jin. Karena apa yang ia lihat saat ini, bukanlah seorang manusia melainkan sebuah mahluk yang sangat berbahaya.
Mereka terus menerus menghujani Lee Ryou hingga titik darah penghabisan, namun apa daya. Walaupun sudah menghabiskan seluruh peluru mereka, tampaknya hal tersebut tidak mempengaruhi Lee Ryou sedikitpun.
"L-lari...." Ucap Lee Ryou dengan suara yang berat dan terbata-bata.
Tanpa dipikir panjang, Yon Se Jin beserta kru nya langsung mencoba lari meninggalkan tempat tersebut.
Namun Yon Se Jin yang melihat Park Ji Min tergeletak dibawah tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Tentu saja dia adalah seorang kriminal, namun sebelum dia diadili didepan jaksa agung ia tidak akan membiarkannya mati begitu saja.
Tanpa pikir panjang ia langsung menenteng Park Ji Min yang tampak sangat lemas, keadaan Park Ji Min yang cukup mengkhawatirkan terlihat jelas karena luka yang di alaminya. Park Ji Min harus segera mendapatkan bantuan medis karena lengannya yang putus itu, Jika tidak ditangani dengan cepat maka ia akan mati karena kehabisan darah.
__ADS_1
Setelah beberapa saat kemudian, mereka berhasil meninggalkan club malam tersebut dengan selamat.
Tiba-tiba!
Tanah yang ia pijak kini mulai bergetar hebat, suara gemuruh dapat terdengar diseluruh penjuru kota. Akibat dari getaran itu, bangunan mulai runtuh terombang ambing gempa yang cukup hebat. Tidak lupa suara teriakan dari para manusia yang mencoba untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing menambah suasana mencekam di malam itu.
Jalanan kini mulai terbelah dua, bangunan-bangunan yang disekitarnya menunjukkan tanda bahwa mereka akan roboh menimpa manusia bodoh yang tepat di bawahnya.
Akan tetapi ketika suasana mulai lepas kendali, gempa tersebut tiba-tiba terhenti.
"Bae Kyung, bawa Park Ji Min ketempat yang aman dan jauh dari sini, berikan juga ia pertolongan pertama."
"Selain Bae Kyung, persiapkan persenjataan kalian! Sesuatu yang buruk akan segera terjadi" Ucap Yon Se Jin sambil mengkerutkan dahinya.
Setelah berkata demikian, ternyata firasat yang dimiliki oleh Yon Se Jin benar apa adanya.
Suara gemuruh yang tadinya terhenti kini berubah menjadi sesuatu hal yang jauh lebih mengerikan. Seketika seluruh daerah gangnam kini terlahap oleh kegelapan. Tidak ada cahaya atau lampu yang menyala hingga menyebabkan kepanikan masal semakin menjadi.
Lalu dimalam yang gelap gulita itu, sinar rembulan perlahan memunculkan dirinya, menyinari seoul dengan cahayanya yang terang namun juga memberikan sensasi yang begitu menyeramkan.
Tidak lama berselang kemudian, teriakan dari dalam neraka yang sangat dalam dapat terdengar menuju permukaan bumi.
Peringatan yang awalnya tadi dihiraukan hampir oleh semua orang kini membuat mereka semakin panik.
Apakah iblis benar-benar akan memunculkan dirinya di muka bumi ini!?
Apakah ini pertanda bahwa kiamat akan datang!?
Perlahan tapi pasti, suara teriakan itu semakin menjadi dan melengking hebat.
AAaaaaaAaaaAaaaaAAAAaaa!
Suara itu semakin menjadi hingga membuat semua orang yang mendengarkannya menutup telinga mereka. Namun apa daya, walaupun mereka menutup telinga mereka, suara itu tetap dapat terdengar hingga membuat telinga mereka mengeluarkan darah.
Seluruh penjuru seoul tidak akan pernah melupakan moment ini dimana telinga mereka berdarah akibat suara mengerikan tersebut.
Anak kecil, dewasa, hingga rentapun tetap mendengar teriakan itu. Mereka berteriak minta tolong, tolong, dan tolong namun tidak ada yang bisa mendengarkan mereka karena suara berasal dari api neraka membakar telinga mereka.
Bahkan tidak banyak dari orang-orang itu langsung pingsan ketika mendengar suara teriakan melengking itu.
Setelah beberapa saat suara melengking itu mulai mereda, namun suara itu membuat orang-orang disekitarnya menjadi linglung akan rentetan kejadian yang diluar nalar itu.
Kini, silih berganti gedung club malam itu mengeluarkan suara desiran seperti teko panas yang mendidih, Yon Se Jin yakin bahwa apa yang dilihatnya adalah jelmaan iblis eligor yang dimaksud tadi. Namun tanpa disangka sosok yang menjadi jelmaan iblis eligor adalah seseorang yang mau menyelamatkan nyawa seorang anak kecil dari kebakaran.
Yon Se Jin lantas mengepal tinjunya sambil menatap tajam ke arah gedung itu, bagaimana caranya ia dapat menghentikan iblis itu? sedangkan iblis itu tampaknya kebal peluru.
Yon Se Jin lalu melihat sekitar dirinya, hanya ada orang-orang yang panik yang mencoba menyelamatkan diri. Serta rekan yang bergetar hebat karena ia tau bahwa suara mendidih itu adalah seorang iblis yang sangat mengerikan.
"OIIII!!! PANGGIL BANTUAN SEKARANG!" teriak Yon Se Jin ke rekannya.
"Y-yaaaa!!!"
Suara desiran seperti teko panas itu semakin menjadi, dan tampaknya iblis itu tepat berada di pintu masuk.
__ADS_1
-Langit malam sunyi, ia merintih dengan merahnya membakar kedamaian di senja hari.
...----------------...