
Tokyo ( Japan, Shibuya )
Diantara riuk piuk kota jepang, dimana kehidupan malam tetap akan ramai walaupun tepat berada jam 12 malam.
Tanpa disadari oleh seorangpun terdapat sebuah patung yang berada di pinggiran jalan kota itu memikat setiap orang yang melihatnya. Patung itu terlihat sangatlah cantik, memiliki vibes yang sangat misterius namun juga dapat memancarkan aura yang sangaf fimiliar bagi setiap orang yang melihatnya.
-Zepar, The most beutiful demon and yet it brings saddnes to the mother earth- Egyptian Goetic 645BC
Patung yang secara misterius muncul dengan membawa keindahan akan sesuatu hal yang sedih, membuat setiap orang yang melihatnya merasakan bahwa dirinya telah jatuh cinta untuk pertama kalinya, namun disaat bersamaan mereka merasa seperti patah hati ketika melihat ekspresi raut wajahnya yang begitu sedih.
Jika seorang perempuan melihat wajahnya, maka perempuan itu secara tidak sadar akan meneteskan air matanya seakan-akan melihat ibunya yang telah lama meninggalkan hidupnya.
Jika seorang laki-laki melihat dirinya, maka ia akan jatuh cinta dengan perasaan yang serba salah, sangat sulit untuk diungkapkan namun juga sangat sulit untuk dibendung. Mereka ingin sekali memeluk patung itu, namun secara misterius mereka tidak berani melakukannya.
Tidak butuh waktu banyak untuk orang-orang mulai mengkerumuni patung tersebut, mereka yang penasaran, mereka yang hanya sekedar lewat, ataupun mereka yang benar-benar terpikat.
Satu hal yang pasti, diri mereka secara misterius akan terbawa untuk melihat sosok patung itu dari dekat. Anehnya, walaupun patung itu dikelilingi oleh banyak orang, tidak terjadi suatu keributan atau kericuhan pada malam itu.
Yang ada hanyalah sebuah hisak tangis yang mereka bendung didalam hati.
Waktu kini mulai berlalu, orang-orang yang tidak bisa mengalihkan pandangannya mulai merasakan sesuatu yang membara di hati mereka.
__ADS_1
"Apakah itu cinta? atau hanya rasa rindu akan sesuatu hal yang mereka selalu inginkan?"
Satu hal yang pasti ketika mereka memperhatikan kecantikan wajahnya, patung itu menjadi sosok atau figure yang selalu mereka inginkan dilubuk hati mereka yang paling dalam.
Kini, orang-orang yang tidak bisa mengalihkan pandangannya mulai mencoba untuk setidaknya menyentuh patung itu.
Ketika mereka menyentuh patung tersebut, mereka merasakan kebahagiaan yang selalu mereka inginkan, ketenangan ataupun kerinduan yang selama ini mereka tidak dapat rasakan kembali di dunia ini.
Ada pula yang mengungkapkan penyeselan hidup mereka yang sangat membekas hingga menusuk kedalam lubuk hati yang paling dalam.
"Angelic Butterfly Statue"
Itulah nama yang diberikan oleh para nitizen di dunia maya. Akibat dari keindahan patung itu, platfrom sosial media di jepang sangat dihebohkan hingga di share kembali oleh jutaan orang.
Orang-orang yang berdatanganpun beragam, yang paling muda berumur 7 tahun, dan yang paling tua berumur 80 tahun. Masing-masing dari mereka mendapatkan hasil yang berbeda pula.
3 hari kemudian.
Semua berubah ketika pihak pemerintah mulai ikut campur dalam hal ini. Dengan sebuah perintah untuk memindahkan patung tersebut untuk mencegah kemacetan ataupun keributan umum.
Tentunya masyarakat yang tidak terima melakukan protes tentang apa yang mereka lakukan, mereka mencekam keras tentang memindahkan sesuatu hal yang sakral bagi mereka.
Padahal sebelumnya, beberapa hari ini semua yang terjadi disekitar area aman kondusif tanpa ada keributan. Namun mereka dengan seenaknya memindahkan patung itu dan menjadikan alasan keamanan sebagai kambing hitam untuk melakukan hal tersebut.
__ADS_1
Media yang meliput patung tersebut beberapa hari ini juga memberitahukan tentang opini mereka bahwa pemerintah keliru dalam melakukan hal tersebut.
"Padahal suasana aman kondusif? kenapa harus dipindahkan?"
"Apa yang pemerintah pikirkan? bukannya ini sebuah penyalahgunaan wewenang?"
Disaat pemindahan patung itu, mereka yang berada disana merasakan bahwa mereka sangat terpukul akan apa yang mereka lihat.
ketidakmampuan untuk melindungi orang-orang yang mereka cintai, serta penyeselan yang mereka rasakan atas apa yang menimpa sosok yang sangat berarti bagi mereka. Mengingatkan persis akan moment saat ini.
Mereka yang rutin melihat patung itu bahkan meneteskan air mata, kesedihan yang teramat dalam namun sangat sunyi membuat petugas kepolisian yang mengamankan area sangat merinding.
Mereka menyadari satu hal yang sangat aneh, mengapa masyarakat yang melihat patung ini beberapa hari ini sampai terikat seperti itu?
"Itu murni sebuah ekpresi rasa sakit yang pernah kurasakan" Ucap seseorang polisi.
"Ketika aku kehilangan putriku yang berumur 6 tahun, dia segalanya bagiku didunia ini namun aku tidak dapat..." Ucapnya sambil memegang erat dadanya.
Benar, tingkat kesedihan yang teramat dalam yang dialami oleh seorang manusia adalah ketika mereka menangis di dalam diam.
Hal inilah yang terjadi di sekitar area patung tersebut. Mereka meneteskan air mata namun tidak ada seorangpun yang bersuara. Mereka memegang erat dada mereka yang sesak akan kenyataan pahit yang pernah mereka rasakan. Sakit yang tak akan pernah terobati walau waktu berlalu hingga ratusan tahun lamanya.
"Dosa apa yang telah kita perbuat?" Ucap seorang polisi muda yang mendengarkan rekannya berbicara.
__ADS_1
...----------------...