
[System]
Skill Shadow Walk : Skill yang dapat menghapus keberadaan jika berada dibalik bayangan.
Dengan menggunakan Skill ini, sangatlah mudah untuk menyusup ketempat yang dijaga ketat ataupun menggunakannya untuk membunuh seseorang dengan cepat.
Ditambah lagi dengan menggunakan skill Darkness Fall, yang memanfaatkan suatu kemampuan misterius untuk membuat apapun yang memiliki cahaya akan dilahap oleh kegelapan. Bahkan suara-suara perlahan memudar seolah-olah semua orang yang terpengaruh kemampuan ini berada ditempat yang sangat sunyi.
Mata yang ia miliki bahkan membantu dirinya untuk membunuh siapapun didalam kegelapan itu hingga membuat dirinya mungkin tidak terkalahkan.
Itulah beberapa kemampuan yang Lee Ryou gunakan untuk menyusup ke dalam club malam tersebut, dengan combo Shadow Step dan Darkness Fall, serta matanya ia dengan mudah melewati penjagaan yang ketat bahkan ketika penjaga tersebut menggunakan senjata api.
Didalam perjalanannya menuju ke tempat pertemuan itu, ia juga tidak lupa menggunakan kemampuannya Eye Of The Sinner. Kemampuan yang dapat melihat apakah seseorang itu merupakan pendosa yang handal atau dalam kata lain, apakah ia merupakan pendosa yang memiliki karma buruk hingga tidak pantas lagi untuk hidup.
Tentu saja beberapa orang memiliki dosa yang patut untuk dihukum, namun tidak sampai ke sebuah titik orang tersebut pantas untuk dibunuh.
Namun, ada beberapa pengecualian dimata Lee Ryou, dan tampaknya bodyguards yang menjaga pintu sambil menggunakan senjata api itu memiliki dosa yang berat hingga mereka pantas untuk dibunuh.
Lantas setelah melihat hal itu Lee Ryou mengaktifkan kemampuan skill Darkness Fall dan dengan sigap langsung membunuh kedua bodyguards itu dengan pisaunya yang begitu tajam.
Sang bodyguards yang tiba-tiba saja di tusuk oleh Lee Ryou tepat dijantung mereka, hanya bisa terkejut dengan mata yang melotot. Mereka berteriak dengan keras meminta tolong, namun berkat kemampuan Darkness Fall tidak ada seseorang yang dapat mendengarkan suara rintihan mereka.
Bahkan salah satu dari bodyguards itu menembak secara membabi buta akibat shock dari rasa sakit yang ia derita berharap untuk dapat selamat dari keadaan itu, namun semua itu percuma karena sebentar lagi mereka akan mati.
Disaat hembusan nafas terakhir mereka, perlahan api neraka mulai menyelimuti hingga membakar tubuh mereka menjadi tulang belulang.
"Tersiksalah kalian dineraka paling keji selamanya" ucap Lee Ryou sambil menginjak kerangka tulang belulang mereka.
Tentu saja setelah membunuh kedua bodyguards itu, ia tidak akan berhenti begitu saja. Di balik pintu yang kini ia tatap, terdapat seseorang yang memiliki dosa yang lebih besar dari kedua orang tadi.
Mereka sang kaum elit bajingan, yang selalu ingin mendapatkan apa yang mereka mau. Berbicara tentang bisnis yang hanya merusak hidup orang lain tanpa memikirkan perasaan orang-orang yang tidak bersalah.
Tipe orang seperti itulah yang dibenci Lee Ryou, ia yang telah muak mendengarkan perbincangan mereka sebelum membunuh kedua bodyguards itu hanya merasa jijik.
Park Ji Min, salah satu pemimpin exotic ataupun Joo Tae San yang sebagai lawan bicaranya sama-sama pantas untuk disiksa dineraka paling jahanam. Itulah pikiran Lee Ryou terhadap mereka.
Jika seseorang bertanya dosa apa yang mereka perbuat? Salah satu bodyguards itu telah membunuh seorang nenek yang tidak berdosa karena sang cucu yang memiliki hutang. Ia yang merasa marah karena dipermainkan lantas membunuh sang nenek tanpa pandang bulu.
Lalu setelah membunuh sang nenek ia memperkosa sang cucu dan menyerahkannya ke perdagangan gelap untuk diperjual belikan di luar negri korea.
Namun lucunya, apa yang ia perbuat tidak terendus oleh pihak kepolisian, bahkan media tidak memberitakan apapun tentang kejadian itu.
Sedangkan Park Ji Min, Ia adalah predator perempuan yang sangat mengerikan. Dengan paras, uang, dan senyumnya yang menawan ia telah menghancurkan banyak masa depan banyak cewe tanpa dihukum sedikitpun.
Banyak diantara mereka menjadi depresi, ada yang menjadi psk, bahkan ada pula yang bunuh diri akibat dirinya yang tidak mau bertanggung jawab.
Tidak hanya itu, ia juga aktif menjadi otak dibalik human traffic anak-anak sma yang polos membuat dirinya pantas untuk dibunuh oleh Lee Ryou.
Bagaimana dengan Joo Tae san? tentu saja tidak perlu dijelaskan lagi, dosa api yang ia miliki begitu besar hingga melahap keadaan sekitarnya. Bahkan jika seseorang melihat betapa menjijikkannya manusia satu ini ia akan tertawa lalu memuntahkan isi perutnya tepat didepan wajahnya.
"Bagaimana kalau kalian kumusnahkan saja?"
Ucap Lee Ryou dingin.
Melihat seseorang yang secara tiba-tiba muncul tepat didepannya didalam kegelapan, membuat Park Ji Min terkejut sambil memasang kuda-kuda bahwa ia siap untuk bertarung.
Dengan sekilas melihat lawan yang berada didepannya ia yakin bahwa orang ini sangat berbahaya.
Bagi Park Ji Min ditodong pisau merupakan hal biasa yang ia alami. Lawan musuh dari geng yang ia lawan, penjahat yang kejam, bahkan pacarnya yang mencoba untuk menusuknya. Jika berkaitan dengan pisau, ia sudah mengetahui cara optimal untuk melawannya.
__ADS_1
Namun Lee Ryou yang kini berada didepannya hanya memberikan insting berbahaya yang tidak pernah ia alami sebelumnya.
"Siapa kamu!?" Ucap Joo Tae San marah.
Mendengar ucapan dari orang bajingan ini hanya membuat tatapan Lee Ryou seperti melihat sesuatu yang menjijikkan.
"Sebelum kalian mati aku ingin tau bagaimana ekpresi kalian sambil memohon ampun."
"Mungkin saja tuhan akan mengampuni kalian, namun akulah yang akan mengantar kalian kepada tuhan." Setelah mengatakan itu Lee Ryou langsung melemparkan pisau yang ia pegang kepada Park Ji Min.
Whooshh!
Park ji min yang melihat hal tersebut langsung menghindari pisau itu, namun Lee Ryou tidak ingin memberi celah sedikitpun.
Pisau yang tadi ia lemparkan secara misterius berada di tangannya kembali, lalu ia menebas pergelangan tangan park ji min hingga terluka.
Akibat dari efek rasa sakit 10x lipat yang dimiliki pisau itu, park ji min merintih kesakitan hingga membuat ia goyah.
Syuut Syuut Syuut
Tebasan demi tebasan yang Lee Ryou lancarkan semakin cepat, Park Ji min pun kini semakin kewalahan. Belum lagi rasa sakit yang tidak normal yang ia rasakan saat ini.
Namun disaat genting seperti itulah dimana Park Ji Min menanti untuk melancarkan serangan balasan kepadanya, dengan cekatan ia melempar salah satu botol di sudut ruangan lalu melancarkan serangan ke dada Lee Ryou.
"Selamat tinggal" Ucap Lee Ryou sambil memegang sebuah pedang yang panjangnya melebihi 2m.
Whooshh!
Park Ji Min hanya bisa terkejut sambil melotot ketika melihat sebuah pedang yang tiba-tiba memotong lengan kanannya.
Ya begitulah kemampuan pisau yang dimiliki oleh Lee Ryou, pisau itu dapat berubah bentuk sesuai dengan apa yang ia mau.
Lantas kini Lee Ryou mengalihkan perhatiannya terhadap Joo Tae San, terlihat bahwa joo tae san sangat ketakutan ketika melihat sesosok Park Ji Min dikalahkan begitu saja, belum lagi lengannya yang terputus itu sangat mengerikan hingga membuat Joo Tae San semakin ketakutan.
Joo Tae San mencoba memanggil bodyguards yang mengawalnya, namun tidak ada seorangpun yang mendengar perkataannya.
"PARK JI MIN!!! PANGGIL BODYGUARDS YANG DILUARR!!!"
"OI!!! KAU DENGAR AKU GAK!?"
Bagaimana caranya Park Ji Min mendengar Joo Tae San? Park Ji Min kini yang sedang berada didalam keadaan shock berat hingga tidak bisa mendengarkan apapun atau memperhatikan siapapun hanya bisa merintih kesakitan.
"Biar kutanya satu hal... Apa kamu kenal seseorang yang memiliki tato iblis dilehernya?" Ucap Lee Ryou
"AKU TAU!!!"
"Jangan berbohong ataupun sok tau.. Aku dapat dengan mudah mengetahuinya"
"AKU TAU SESEORANG YANG MUNGKIN BISA MEMBANTU MU! AKU TIDAK TAU SIAPA ORANG ITU!! TAPI AKU JANJI AKAN MEMBANTUMU!"
"Are you fucking idiot?"
"Iya atau tidak?"
"Tidak...." ucap joo tae san dengan nada rendah.
"kalau begitu biar kutanya satu hal lagi, apa kamu tau kasus kematian Lee Yeon yang tertabrak mobil?"
"Tidak.."
__ADS_1
"Die..." Ucap Lee Ryou sambil menusuk kepalanya dengan pisaunya.
Active Skill : Soul Interogator!
Setelah mengaktifkan kemampuan ini, lantas segala memori yang dimiliki oleh Joo Tae San terserap kedalam pikiran Lee Ryou, Ia melihat berbagai memori yang orang tersebut miliki, namun tidak ada satu pun petunjuk mengenai pembunuh kakaknya.
Namun ada satu hal yang menarik perhatiannya Lee Ryou, bahwa didalam memori Joo Tae San terdapat circle manusia-manusia korup yang ia siasati sebagai salah satu dalang dari pembunuhan dirinya dan kakaknya.
Kini ia memiliki tujuan baru untuk target selanjutnya.
Lantas dibalik topeng yang ia kenakan, ia tersenyum kecil sambil mendekati Park Ji Min yang masih tersungkur di lantai.
Namun secara tiba-tiba ada yang menobrak pintu dengan kencang.
Braaakk!
"Polisiii!!! ANGKAT TANGAN!!!"
Dialah Yon Se Jin, dengan dikawal oleh beberapa polisi dengan persenjataan lengkap ia langsung menodongkan senjatanya kepada Lee Ryou yang kini menggunakan topeng.
"JANGAN BERGERAKK!!! SEDIKITPUN KAMI MELIHAT KAMU BERGERAK AKAN KAMI TEMBAK!"
Yon Se Jin yang melihat sebuah lengan yang tergelatak di lantai, serta Joo Tae San yang mayatnya seperti tertusuk oleh sebuah pisau merasa semua ini sangatlah tidak beres.
Bagaimana tidak? Diluar ruangan ini ada dua sebuah senjata api laras panjang yang tergeletak secara misterius, tidak ada mayat ataupun perlawanan yang berarti.
Yang ia tau bahwa ada beberapa tembakan yang nyasar ke tembok, hal itu membuat ia bertanya-tanya bagaimana seseorang seperti dirinya melakukan hal seperti ini.
Tentu saja entah bagaimana Yon se jin berfikir tentang dirinya, Lee Ryou tidak akan perduli. Jika Yon Se Jin hendak mengentikan dirinya maka Yon Se Jin harus bertekad untuk menarik pelatuk tersebut dengan niat membunuh dirinya.
[SYSTEM!!!!]
TUTORIAL TELAH SELESAI!!!!
MENGUMUMKAN TERHADAP SEMUA MAHLUK HIDUP DALAM JARAK 100RB KILOMETER!!
ALERT! ⚠️
ALERT! ⚠️
ALERT! ⚠️
JELMAAN IBLIS ELIGOR TELAH TURUN KE MUKA BUMI!!!
ALERT! ⚠️
JELMAAN IBLIS ELIGOR TELAH TURUN KE MUKA BUMI!!!
ALERT! ⚠️
DALAM WAKTU 3 JAM JELMAAN IBLIS ELIGOR AKAN MENGAMUK!
Suara system itu sangatlah nyaring, tidak hanya disekitar distrik gangnam yang mendengarnya, bahkan seluruh wilayah korea juga dapat mendengarnya.
"Apa lagi ini?" Ucap Lee Ryou sambil mengkerutkan dahinya.
_________________________
__ADS_1