System Kehampaan

System Kehampaan
misi guild dan rumah baru


__ADS_3

Elizabet pov


aku terbangun dari tidurku yang sedang memeluk pria yang baru saja tadi malam kami meresmikan hubungan kami menjadi suami istri. Aku yang mengingat kejadian semalam pun memerah dan mencoba untuk bangun tapi tiba tiba rasa sakit terjadi di ************ ku dan mengeluarkan cairan milik Reza


"ahh betapa ganasnya suamiku semalam"batinku


Reza pov


aku yang merasakan gerakan di sampingku pun terbangun dan melihat elizabet tidak istriku mencoba untuk berdiri tapi tidak bisa aku lalu bangun dan menggendongnya dia pun terkejut


"apa yang kamu lakukan sayang cepat turunkan aku"katanya


"memang kau bisa berjalan sendiri dengan keadaan begitu"tanyaku


ia pun diam dan membiarkan ku menggendongnya ke kamar mandi lalu menurunkannya dan menutup pintu


"apa yang kamu lakukan sayang?"tanyanya


"aku mau mandi memangnya apa lagi"kataku


"tidak kau nanti saja setelah aku mandi aku malau tau"katanya malu malu


"apa yang kamu malu kan sayang bukan kah aku sudah melihat semuanya"godaku.


"tidak pokoknya tidak kau keluar"dengan muka Semerah tomat


"kalau aku tidak mau bagaimana"sambil memeluknya dari belakang dan mulai mencium lehernya menambah tanda baru


"ahh~sayang ini masih pagi"katanya


"terus kenapa kalau masih pagi"


kataku sambil meraba dadanya


"ehmm ahh"desahnya


aku yang mendengar itu pun bernafsu dan memulai olah raga pagi di kamar mandi


skipp dosa tau


setelah melakukan ehem ehem kami pun berpakaian dan elizabet terus mengomel dari tadi


"kalau bukan karena kamu sayang kita tidak akan kesiangan begini"katanya kesal


"karena aku? bukan kah kamu juga menginginkan nya juga sayang"goda ku


dia hang mendengar itu malu dengan muka memerah dan berjalan cepat meninggal kan ku,,kau yang melihat itu terkekeh geli melihat tingkah istri ku yang seperti anak kecil.


setelah sampai di tempat makan kami pun duduk dan aku memesan...


"bibi aku mau sarapan"kataku


"ahh baik tuan.."katanya


setelah ia melihat kearah elizabet ia terkaget


"ahh salam hamba tuan putri"hormatnya membungkuk


"ehh bibi sudah lah jangan membungkuk kepasaku akubukan lagi putri kerajaan"kata elizabet lembut


"baik nyonya"lalu ia pergi


skipp


setelah makan aku dan elizabet ke guild petualang untuk mengambil misi dan mendaftarkan elizabet menjadi petualang.


kami pun sampai dan masuk banyak mata yang memandang ke arah kami tidak lebih tepatnya kearah istriku elizabet,, akupun tidak memperdulikannya dan terus berjalan kearah isabella


"isabella aku ingin mengambil misi tolong Carikan dan juga daftarkan istriku ini"kata ku


isabella yang mendengar ucapanku pun menoleh dan terkejut melihat lelaki tampan didepannya


"tampannya apakah ia sudah memiliki pasangan?"batin isabella


"siapa kau?"tanyanya


"apa kau tidak mengenaliku? aku reza yang beberapa hari lalu mendaftar"kataku


isabella yang mendengar itu terkejut


"apakah kau reza yang memakai topeng rubah"tanyanya


"iya itu aku"sambil mengeluarkan topengku


"jadi kau percaya"tanyaku


"iya ya aku percaya tapi aku tak menyangka kau setampan ini"ucap isabella keceplosan


"ehh"sambil menutup mulutnya


elizabet yang melihat dan mendengar itu cemburu dan langsung memeluk tangan reza

__ADS_1


isabella yang melihat elizabet pun kaget


"tuan putri"katanya membungkuk


"tidak tidak aku bukan lagi tuan putri aku sekarang istri dari Reza Ardiansyah"ucap elizabet


isabella yang mendengar itupun merasa kecewa karna Reza sudah memiliki istri tapi ia mencoba bersikap tenang


"ahh baiklah"


"jadi untuk pendaftarannya"sambil menyerahkan formulir kearah elizabet


lalu elizabet mengisisnya


Nama :Elizabet Ardiansyah


age :19


class :mage


level :20


skill :fire ball,wind slash,barrier earth


aku yang melihat umur elizabet terkejut aku kira umurnya 20 atau 21 tapi 19 aku menatap ngeri elizabet bagaimana tubuh yang begitu menggoda masih berumur 19


(lu nya aja tod yang bodoh 19 ama 20 kgk jauh beda-_-)


setelah elizabet mengisi formulir itu ia menyerahkannya ke isabella dan isabella memprosesnya lalu memberikan kartu petualang elizabet


"Baiklah untuk misi yang cocok kalian aku merekomendasikan


1.mengumpuk tanaman obat


2.membunuh wire wolf 5


3.membunuh goblin 5


jadi yang mana yang kalian pilih?"tanya nya


aku melirik elizabet dan ia hanya mengangguk yang berarti semua keputusan ada di tangan ku lalu aku mengambil misi mem bunuh wire wolf dengan membawa bukti cakarnya


setelah disetujui kami berdua pun berjalan ke luar untuk menjalankan misi tiba tiba di cegat oleh 3 orang pria berbadan besar di depan pintu masuk guild


"hei nona ayo ikut bersama ku akan ku buat kau merasakan kenikmatan yang tiada hentinya hahaha"ucapnya sambil tertawa dengan rekannya


"tidak aku menolak"kata elizabet


Elizabet yang mendengar suaminya dihina pun marah dan hendak menghajar orang didepan tapi di tahan oleh Reza


"Appresial"ucapku


nama :Tony


class:Warrior


level:45


rank:silver


Nama :Rony


class:tank


level:44


rank :silver


nama :poul


class:swordman


level:45


rank :silver


aku yang melihat itu pun tersenyum melihat level mereka karena beraninya menggoda istriku dengan level rendah begitu tanpa banyak bicara lagi aku langsung mencabut sedikit deggerku lalu memasukkannya lagi tiba tiba saya tangan kiri mereka bertiga terlepas dari badan mereka.


semua orang yang melihat itu pun terkejut karna tidak melihat adanya serangan dariku karena mereka melihat aku cuma menarik degger ku sedikit saja lalu memasukkannya.


"apakah ia petualang rank tinggi"batin mereka


elizabet yang melihat kejadian itu didepannya terkejut sekaligus kagum dengan suaminya,,lalu reza menarik tangan elizabet dan pergi dari sana


skip


setelah sampai dihutan mereka pun mencari hewan yang menjadi misi mereka setelah mencari begitu lama akhirnya mereka ketemu dengan hewan itu tapi dengan kelompoknya yang berisi 20 wire wolf yang rata rata level 15 dan yang tertinggi 20


aku yang melihat itu langsung menyerang mereka dengan memberi tahu elizabet untuk bertarung dengan 2 wire wof itu sedangkan aku sisa elizabet yang mendengar itu pun hendak protes tapi aku sudah tidak ada di sampingnya setelah membuat serigala serigala itu lumpuh aku melihat pertarungan elizabet kelihatan sekali ia kewalahan melawan wire wolf berlevel 15 itu.


aku tidak membantunya agar ia tidak bergantung terus menerus padaku setelah 15 menit kemudian pertarungan dimenangkan oleh elizabet ia langsung terduduk lemas lalu aku menghampirinya.

__ADS_1


"kau sudah berkerja keras sayang beristirahat lah"kataku


lalu membaringkan elizabet dan membunuh semua serigala yang aku lumpuhkan tadi. lalu mengambil cakar dan kristal mereka untuk pertumbuhan Night itulah kata system setelah itu aku duduk di sebelah elizabet yang tengah tertidur dan menaruh kepalanya di pahaku lalu aku pun tertidur bersandar di pohon.


1 jam kemudian


aku pun terbangun dari tidurku lalu aku melihat elizabet yang masih tertidur membangunkannya dan bersiap siap untuk kembali ke kota


skip


setelah sampai di guild lalu menyerahkan barang buktinya dan mendapatkan 25 perunggu dan dengan menjual cakar serigala yang lebih tadi menjadi 1 perak lalu aku bertanya kepada isabella dimana tempat penjual rumah dan ia mengatakannya dan kami pun pergi ketempat penjual rumah


setelah beberapa belokan dari guild kami pun sampai di tempat yang di tempat penjual rumah lalu masuk.


didalam terpadat pria paruh baya yang sedang duduk di meja


"selamat datang apa kah tuan dan nyonya ingin membeli sebuah rumah atau Mension?"tanyanya


"aku ingin membeli sebuah Mension yang sedang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga dengan 2 tingkat"kataku


"sebentar tuan saya carikan terlebih dahulu tuan dan nyonya silahkan duduk"katanya


lalu pergi


aku dan elizabet pun duduk dan menikmati hidangan yang diberi pelayan


setelah beberapa lama akhirnya pria paruh baya itu kembali dengan sebuah berkas di tangannya


"Tuan untuk rumah yang anda inginkan cuma tinggal satu dan itu lumayan jauh dari keramaian apakah tuan mau?"tanyanya


"iya aku akan mengambil itu karna aku tidak suka keramaian"kataku


"lalu berapa harganya?"tanyaku


"harganya 300 koin emas tuan"jawabnya


elizabet yang mendengar harganya pun terkejut dan berkata


"sayang apakah kamu punya uang untuk membeli rumah ini kalo tidak kita beli yang sederhana saja tidak perlu yang mewah"kata elizabet


aku yang mendengar itupun tersenyum dan mengelus rambutnya dan berkata..


"tenang saja aku ada"kataku


lalu aku merogoh ke kantongku supaya orang lain tidak curiga aku mempunyai inventaris,,lalu aku menyerahkan emasnya kepada pria paruh baya itu pria paruh baya itu menerimanya dan memberikan berkas berkas tadi untuk ditanda tangani setelah selesai kami pun diantar ketempat rumah tersebut ya itu memakan waktunya yang cukup lama 25 menit dari tempat tadi dan sampai lah kami di mension yang di beli



...ilustrasi mensionya...


setelah itu pemiliknya pergi dan kami pun masuk kedalam dan ya sesuai harapan ku tidak terlalu mewah tapi tetap elegan dan ditambah ini baru saja di bersihkan


dilantai bawah terdapat ruang makan,ruang tamu,dapur,kamar pelayan,kamar mandi,dan tempat bersantai


dilantai dua terdapat 4 kamar dan kamar mandi di masing masing kamar,tempat bersantai ruang baca,dan ruang kerja


kira kiranya begitulah lebih atau kurangnya ntr aja kikiki


setelah itu kami pun ke kamar membersihkan diri lalu turun kebawah untuk masak


"sayang kamu bisa memasak"tanyaku


"Bisa sayang dulu waktu di kerajaan aku sering memasak"katanya dengan sedih


"mungkin ia merindukan ayah dan ibunya"batinku


"sudah jangan sedih lagi oke nanti kalo ada waktu kita akan berkunjung ke istana untuk menemui ayah dan ibu oke"kataku sambil memeluknya


"hmm"balasnya mengangguk


setelah makan malam yang tenang kami pun kembali ke kamar untuk tidur,,akupun membuka bajuku elizabet yang melihat aku membuka baju pun wajahnya memerah


"apakah kamu akan melakukannya lagi sayang"katanya


"aku ingin tapi ini sudah terlalu malam untuk melakukannya jadi tidak lebih baik kita tidur"kataku


"terus kenapa kau membuka bajumu",tanyanya heran kalo bukan hendak melakukan itu


"ohh ini sudah jadi kebiasaan ku kalau tidur harus buka baju dulu"kataku


elizabet yang mengerti pun menganggu dan membaringkan badannya dan akupun menyusulnya lalu memeluknya


"selamat malam Sayang"kataku


"Selamat malam juga sayang"sambil mengecup bibirku


dan kami pun tertidur bahagia


TAMAT


**YA GAK LAH MASA TAMAT BELUM JUGA PUNYA HEREM SAMA ANAK

__ADS_1


SEKIAN DAN TERIMAKASIH**


__ADS_2