
sesampainya reza di aula dia melihat aula masih lah sepi cuma ada beberapa pelayan yang sedang berlalu lalang.
Reza pun kembali kekamarnya setelah melihat keadaan aula yang sepi.
"system perlihatkan statusku"ucap Reza
Nama :Reza Ardiansyah
Ras :Human
level :1.000
Class :Assassin,swordmagic
Element :Kegelapan,Cahaya
Title :Renkarnasi,Creator
Hp :9.999.999.999.999/9.999.999.999.999
Mp :9.999.999.999.999/9.999.999.999.999
Skill :Amaterasu(100%),Shadow step(100%),Recovery(100%),Black Hole(100%),Teleport(100%),Mind Reading(100%)Blade Of Olympus(100%)
Appresial,zona kemalasan(100%),ucapan(100%)
point system :unlimitide
point skill :unlimited
bawahan:1.000.000.000 prajurit dan jendral
inventaris :degger yin & yang,excalibur sword,smith & wesson 500 magnum,panah Ashura,hodie tingkat dewa,headset tingkat dewa,mata sharingan dan rinnegan.
note:ane lupa kalo punya mata sharingan sama rinnegan hehe maapkeun
"System pasangkan mata sharingan dan rinnegan"ucap reza
[ Baik tuan ]
[ Tuan apakah tuan ingin menggabungkan mata sharingan dan rinnegan menjadi mata semesta ]
"mata semesta? mata seperti apa?"tanya reza
[ Mata semesta adalah mata yang bisa melihat masa depan dan masa lalu,menciptakan ilusi,Bisa mengetahui kebohongan dan kejujuran, dan masih banyak lagi ]
"hemm baiklah gabungkan saja"ucap reza
[ Memulai penggabungan ]
[ Penggabungan telah selesai ]
[ apakah anda ingin memasang mata semesata ]
Y/N
__ADS_1
"ya"ucap reza
[ Memulai pemasangan ..... ]
[ penggabungan selesai ]
lalu mata reza yang semula irisnya berbarwanar hitam berubah menjadi warna hitam dengan bintik bintik dengan pupil yang sama yaitu berwarna hitam.
bayangkan aja kaya galaxy atau semesta dan untuk iris itu yang melingkari pupil kita
lalu resa berjalan ke arah kaca dan melihat matanya lalu mendesah.
"satu hal lagi yang membuatku akan terlihat mencolok"batin reza
"system bisa kamu kembalikan mataku seperti semula"tanya reza
[ Tidak bisa tuan ]
"hah"reza menghela napas
"Baiklah kalau begitu" lalu reza tidur
skipp
Reza terbangun di malam hari saat kamarnya di ketok.
"Tuan bangun tuan sudah di tunggu di ruang makan"kata pelayan
reza yang mendengar itu pun bangun.
skip
setelah reza bersiap ia berjalan ke arah ruab makan dan disana sudah ada reja dan ratu dari dua kerajaan dan party nya dan juga seorang wanita cantik yaitu silvi.
"kamu lama sekali Reza"kata Raja arthur
"Maaf yang mulia hamba tertidur"kataku dingin
"Baiklah mari kita makan"kata Raja wilhem
lalu mereka semua makan dan juga sesekali silvi dan alice mencuri pandangan pada Reza yang tengah makan.
menyadari hak itu reza pun menatap mereka dua dan mereka berdua mengalihkan pandangan ke arah lain seolah tidak terjadi apa apa.
reza yang melihat itu pun bingung ada aoa dengan mereka berdua itulah yang dipikirkanya.
reza yang tidak memikirkan itu pun melanjutkan makannya dan silvil dan alice mencuri pandangan lagi sampai selesai makan.
setelah mereka semua selesai makan, mereka pun bubar ada yang ke kamar ada yang jalan jalan dan ada juga yang masih ngopi ngopi santuyy.
Reza yang sudah selesai makan pun beranjak dari sana dan berjalan ke arah depan istana untuk melihat pemandangan langit malam yang penuh dengan bintang.
"kalau elizabet melihat ini mungkin ia akan menyukainya"kata reza pelan
reza tidak menyadari bahwa ada yang memperhatikannya dari jauh dan mendengar apa yang ia ucapkan.
__ADS_1
ya dia adalah silvi yang sedang memandangi langit dan tiba tiba merasakan hawa kehadiran reza.
entah kenapa saat ia mendengar apa yang di bicara akan oleh reza hatinya sesak.
"*siapa elizabet itu apakah kekasihnya"batin silvi
"silvi apa yang kamu pikirkan bukan kah wajar bila ia mempunyai kekasih dengan wajah tampannya itu tapi kenapa hatiku terasa sesak saat mendengar nya berkata seperti tadi"batinya lagi*
lalu silvi pergi dari situ untuk menenangkan dirinya karena ia tidak tahu dengan perasaannya.
disaat reza sedang memandangi indah langit malam tiba tiba mendengar suara langkah mendekat kearahnya.
reza pun melihat kebelakang dan medapati alice yang tengah berjalan mendekatinya dengan tersenyum manis.
"apa yang kamu sedang kamu lakukan reza"tanya alice
"kau tidak lihat aku sedang memandangimu"kata reza polos tapi dingin
mendengar kata kata reza barusan membuat jantung alice berdetak dengan kencan dengan muka memerah.
"ada apa? apakah kamu sakit? muka mu memerah"kata reza kembali menatap langit
"tidak, tidak apa apa"kata alice mencoba untuk tenang
"jadi kenapa kamu disini?"tanya reza
"aku hanya ingin melihat bintang apakah tidak boleh"tanya balik alice
"tidak kamu boleh melihatnya"kata reza tanpa menoleh
lalu alice duduk di sebelah reza dan memandangi langit mereka terdiam cukup lama entah itu memikirkan sesuatu atau hanya memandangi langit malam.
setelah lama berdiam akhirnya reza berdiri
"aku akan kembali kekamarku"kata reza
"hem baiklah aku juga"kata alice
dan mereka berjalan bersama dan berpisah saat dipersimpangan.
sementara itu
"semua persiapan sudah siap tuan "kata pria berubah merah kepada seseorang di balik kegelapan
iya dia adalah kakak dari raja arthur dan kenapa ia tidak dipilih jadi raja karena raja terdahulu tahu akan sifat anaknya makanya dari itu ia mengangkat arthur menjadi raja selanjutnya di banding dengan kakanya.
"hemm baiklah kalau begitu kau atur saja kapan penyerangannya dan aku akan membantumu tapi ingat perjanjian kita"kata seseorang di balik kegelapan itu
"hamba mengerti tuan dan tuan tenang saja hamba pasti akan menyerahkan tumbal yang banyak"kata pria berjubah merah itu
"baiklah kau boleh pergi"kata seseorang di balik kegelapan
"baik tuan"lalu pergi dari sana.
segini dulu dengan 878 kata
__ADS_1