System Kehampaan

System Kehampaan
24


__ADS_3

Author pov


Reza dan rombongannya langsung menuju ke istana dan diantar oleh penjaga gerbang.Di perjalanan banyak tatapan tidak suka dari para penduduk setempat karena Ras Manusia sering menculik Ras mereka untuk di jadikan budak.


Setelah melewati tatapan kebencian dari para penduduk mereka pun sampai di istana dan disambut hangat oleh keluarga kerajaan.


"Selamat datang di kerajaan ku Raja Arthur"


kata seorang pria yang duduk di tahta kerajaan ya dia adalah Raja Kerajaan Empire Wilhem Von Empire anak dari Raja sebelumnya dan wanita cantik di sebelahnya adalah Istrinya yang bernama Wilona Von Empire anak seorang bangsawan.


"Terimakasih atas sambutannya Raja Wilhem"balas Arthur


"Haha kau masih saja kaku seperti dulu Arthur"Kata Raja Wilhem


"Huh kita sedang di depan banyak orang jadi jangan menurunkan drajatmu Wilhem"balas Arthur


"A.."


kata Raja Wilhem terhenti setelah melihat ke arah rombongan Raja Arthur ada seorang wanita yang sangat ia rindukan begitupun dengan Ratu ia juga baru menyadari hal itu karena merasakan aura yang sangat familiar.


"Fiana Kau kah itu"tanya Raja Wilhem


lalu fiana maju dan memberi hormat


"Fiana memberi hormat ke pada ayah"kata fiana


Rombongannya yang mendengar itu pun terkejut kecuali reza yang tampak biasa biasa saja.


"Ohh anak ku"kata Ratu berlari menghampiri fiana lalu memeluknya


"kemana saja kamu selama ini fiana"tanya Raja wilhem


"Nanti fiana ceritakan ayah sekarang uruslah dulu urusan ayah"kata fiana

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu mari Raja Arthur kita keruangan ku"kata Raja Wilhem


"Baiklah mari"Balas Raja Arthur


Reza dan rombongannya diantar ketempat instirahat sesampainya di kamar reza yang merasa bosan pun keluar untuk berjalan mengelilingi kerajaan.


Disaat Reza mengelilingi istana Ia tersesat di sebuah taman tidak tahu jalan pulang ia hendak bertanya kepada tapi sepi sekali.


lalu Reza melihat seorang wanita yang tengah berdiri di taman tengah menatap kolam ikan Reza pun menghampirinya.


"permisi nona"kata Reza


wanita tersebut terkejut karena ia tidak merasakan hawa keberadaan reza lalu ia melompat mundur dan bersiap untuk menyerang.


"nona mohon tenang saya tidak bermaksud untuk menyakiti nona saya cuma ingin menanyakan arah"kata Reza


"Benarkah itu"kata wanita itu tapi tetap waspada


wanita itupun mulai sedikit tenang.


"Baiklah kalau begitu"kata wanita itu


"tidak enak kalau bertanya tidak tahu nama anda. perkenalkan nama saya Reza"kata Reza


"Silvi"kata wanita itu


"baiklah nona silvi dimanakah jalan menuju aula"tanya reza


lalu silvi memberi tahukannya arah menuju ke aula


"Terima kasih nona silvi"kata Reza


"panggil saja silvi"kata silvi

__ADS_1


"baiklah kalau itu mau mu silvi"kata reza


silvi hanya mengangguk dan mereka pun canggung


"*ah sial kenapa jadi canggung begini"batin silvi


"aku ingin tidur"batin reza*


reza yang penasaran dengan identitas silvi pun melihatnya dengan appresial.


Nama :Silvi


umur :200


Level :985


Class :Mage


Title :leluhur elf


Reza yang melihat itu pun terkejut terheran heran umurnya 200 tahun tapi wajahnya seperti 20 sampai 25 tahun.


"apakah ia meminum ramuan awet muda"batin reza


"Baiklah silvi aku pergi dulu karena ada yang harusku urus"kata reza


"Baiklah Reza"kata silvi


lalu Reza berjalan terburu buru untuk menjauh


"sungguh wanita memang mengerikan umur sudah 2 abad tapi masih cantik"batin reza


sekian dari gw terimakasih

__ADS_1


__ADS_2