System Kehampaan

System Kehampaan
32


__ADS_3

elizabet perlahan mulai tenang dari tangisnya dan dia tertidur karena menangis selama 3 jam reza yang merasakan elizabet sudah tenang dan tertidur lalu membaringkannya di kasur dan menyelimutinya lalu pergi keluar.


di depan rumah reza duduk sambil memandangi langit yang mulai gelap sambil berfikir apa yang harus ia lakukan sekarang setelah anak nya meninggal.


"apakah aki harus melanjutkan petualangan ku"batin reza


reza berencana memulai pertualangannya setelah anak nya lahir dan membawanya berpetualang bersama tapi takdir berkata lain.


reza juga tidak menyalahkan bangsa iblis akan kematian anaknya,,ia menyalahkan dirinya sendiri karena tidak ada di samping istri dan anaknya pada saat itu.


"andaikan saja ku tinggal kan jendral feng berama mereka mungkin hal ini tidak terjadi"batin reza


reza yang tidak mau terlarut dalam kesedihannya masuk kedalam rumahnya lalu memasak untuk makan malam.


selesai memasak reza berjalan ke arah kamar elizabet untuk membangunkan nya dan makan bersama.


"elizabet bangun kita makan malam dulu"ucap reza


"hmmm"guman elizabet tapi tidak banguh juga


"elizabet ayo bangun kita makan bersama"ucap reza sambil menggoyangkan tubuh elizabet.


"baiklah sayang aku bangun"ucap elizabet bangun lalu berjalan kearah kamar mandi untuk cuci muka.


sedangkan reza berjalan keluar dan menuju ke ruang makan terlebih dahulu dan elizabet pun datang dengan wajah yang murung, suasana makan pun tidak seperti biasanya.

__ADS_1


reza yang melihat elizabet murung pun sedih karena ia telah berjanji untuk membahagiakan nya, reza merasa gagal memenuhi janji nya itu.


lalu reza menghampiri elizabet dan memeluknya.


"sayang sudah ikhlaskan saja anak kita dia sudah tenang di sana kalau dia melihat ibunya seperti ini karenanya dia juga akan bersedih"ucap reza


elizabet hanya diam tidak menjawab reza.


"elizabet kamu mendengarkan ku lagi pula kita bisa membuat yang baru bukan kah kau juga menyukainya proses pembuatannya"goda reza


elizabet memerah mendengar hal itu dari mulut reza lalu ia berdiri dan pergi dari situ reza yang melihat itu tersenyum.


"setidaknya ia melupakan hak itu walaupun sejenak"batin reza


lalu reza menyusul elizabet ke dalam kamar dan melihat elizabet di atas kasur dan menutupi semua tubuhnya dengan selimut.


reza menutup pintu kamarnya lalu menguncinya dan berjalan kearah elizabet dan berkata....


"kamu tidak akan bisa lari lagi sayang"ucap reza lalu menarik selimut itu dan ternyata itu bantal yang disusun.


"hahaha"


lalu muncul suara tawa dari arah kamar mandi ya itu adalah elizabet yang melihat kelakuan suaminya itu .


reza yang melihat itu menjadi kesal lalu mengejar elizabet dan terjadi lah kejar kejaran di malam hari dan di penuhi gelak tawa.

__ADS_1


mereka pun berhenti karena kelelahan eh koreksi lagi elizabet kelelahan sepertinya reza harus melatih istri nya agar bisa menjaga dirinya sendirj saat ia tidak ada.


"elizabet apakah kamu mau ikut aku berpetualang?"tanya reza


"tentu saja kemana pun suamiku pergi aku akan terus mengikutimu"ucap elizabet


"baiklah kalau itu mau mu tapi aku harus melatihmu terlebih dahulu agar kamu bisa menjaga dirimu sendiri nanti"ucap reza


elizabet hanya mengangguk diapun berpikir begitu dia tidak ingin menjadi beban untuk suaminya dan terus bergantung kepadanya.


"baiklah ayo kita tidur"ucap elizabet


reza yang mendengar itu pun tersenyum kemesuman hehe.


"sayang apakah kamu ingin anak lagi"tanya reza


"tentu saja aku ingin sayang"balas elizabet


reza menyeringai lalu tangannya memegang dua buah gunung kembar milik elizabet. elizabet yang paham apa yang diinginkan suaminya hanya pasrah saja menurutinya.


lalu terdengarlah suara erangan dan daging saling beradu di hutan death forest dan itu berlangsung sampai bagi sementara prajurit yang berada di dekat situ menegang semua huhuhu...


end


ya belum lah punya anak aja belum kok heheh e nih udah update walaupun dikit tapi sudah melunasi janji karena janji adalah utang hehe dadah see you next chapter guys

__ADS_1


__ADS_2