System Kehampaan

System Kehampaan
23


__ADS_3

Kami berdua sampai di perkemahan robin dan elsa yang melihat aku menggendong Alice pun heran.


"kenapa dia"tanya robin


"haa cuma kelelahan sehabis bertarung dengan beberapa orang yang mengintai kita"kataku dingin lalu menurunkan alice perlahan


"hah? pengintai? benarkah atau kah kalian habis melakukan itu?"kata elsa dengan wajah memerah


aku yang mendengar itu terkejut begitupun dengan robin


"bagaimana seorang biarawati bisa berfikir seperti itu"batinku


"hey apa yang kamu katakan elsa"kata robin


"ya habisnya alice adalah petualang rank platinum melawan beberapa orang pun seharusnya dia tidak seperti ini"kata elsa


robin pun hanya mengangguk setuju


"jangan berbicara yang tidak tidak tentangku atau kalian tidak akan melihat matahari esok"kataku menatap mereka tajam dan mengeluarkan auraku sedikit


mereka berdua pun diam karena merasakan auraku dan setelah itu alice terbangun karena merasakan auraku


"ugh dimana ini"tanya alice


"kita sudah sampai di perkemahan"kata ku dingin tanpa menoleh

__ADS_1


"Terima kasih untuk yang tadi"ucap alice


"sama sama kalau kau mati yang repot aku juga"balasku


alice yang mendengar itu pun entah kenapa menjadi kesal


"jadi kau mau bilang aku cuma merepotkanmu hah"ucapnya


"akhirnya kau sadar juga"kataku


alice hendak mengucapkan sesuatu tapi tidak jadi


"robin, elsa giliran kalian berpatroli aku mau tidur"kata ku lalu berjalan ke arah pohon dan bersandar lalu tertidur


robin dan elsa pun berangkat itu berpatroli sedangkan alice diam sesekali ia melihat ke arah reza entah kenapa ia merasakan suatu gejolak di dadanya.


lalu alice pun ikut tertidur di dekat api unggun


skip


pagi pun tiba dan mereka semua telah bersiap untuk melanjutkan perjalanan.


"Baiklah semuanya ayo berangkat"kata jendral lewis


mereka pun berangkat di perjalanan mereka mendapatkan beberapa hambatan seperti monster dan psk yang sedang mencari klien:v.

__ADS_1


skip 1 month later


setelah perjalan yang sangat sangat panjang dan sangat sangat lama sekali akhirnya mereka sampai di kerajaan elf dan untuk para pengganggu sewaan para pemberontak tidak melanjutkan aksinya setelah kesepuluh anggotanya mati.


dan di dalam perjalanan itu juga hubungan antara alice dan reza pun terlihat akrab itu dari sudut pandang alice berbeda dengan reza yang terlihat biasa biasa saja dan tidak memperdulikannya.


sebenarnya reza tau bahwa alice menyukainya tapi ia tidak peduli dengan itu karena baginya mempunyai istri satu itu saja sudah cukup baginya.


( maklum lah dari kehidupannya tidak ada yang namanya poligami jadi dia tidak memiliki niatan untuk ber istri lagi )


kami pun masuk ke kota setelah memberikan tanda pengenal kami dan berjalan ke arah istana.


di sisi lain


di sebuah ruangan yang gelap yang hanya di terangi dengan lilin dan terdapat meja bundar dengan 6 orang yang tengah berkumpul


"bagaimana dengan rencananya"tanya seseorang dengan jubah berwarna merah dengan rekannya


"kita akan menyerang kerajaan 3 hari lagi selagi raja dan ratu pergi dengan prajuritnya dan pastinya itu mengurangi jumblah prajurit kerajaan dan dengan perginya petualang rank platinum itu"balas seorang di antar mereka


"hemm baiklah kalian persiapkan segala sesuatu yang harus kalian siapkan dan rencana ini jangan sampai gagal"kata jubah warna merah


"Baik"kata mereka serempak lalu menghilang menyisakan pria berjubah merah itu dendirindi ruanh gelap itu


"haha sebentar lagi adik akan ku ambil kerajaan mu hahahaha"tawanya makin keras

__ADS_1


segini aja dulu ya dan maaf juga ya author gak up beberapa hari ini karena kesibukn author mau magang jadi gak upnya gak tentu


__ADS_2