System Kehampaan

System Kehampaan
interogasi seorang istri


__ADS_3

kami pun berjalan keluar dari hutan death forest dengan aku menggunakan hodie dan fiana masih sama



ilustrasi reza pake hodie



ilustrasi fiana


setelah keluar dari hutan death forest kami di hadang oleh bandit tapi itu bukan masalah besar bagi ku dan membunuh mereka dengan cepat.


kami pun sampai di gerbang kota dan menunjukkan kartu guild ku dan masuk tanpa masalah dan fiana juga menunjukkan sebuah lencana dan membuat prajurit itu langsung bersikap sopan aku yang melihat itu pun penasaran tapi tidak menanyakannya lebih jauh.


sebelum aku ke rumah aku terlebih dahulu ke guild petualang untuk menaikan rank ku.


"isabella"panggilku


"iya? oh rupanya kau reza apa yang bisa aku bantu untuk mu"tanyanya


"aku ingin menaikkan rank ku" lalu aku menyerahkan kartu guild ku


"ahh baiklah tunggu sebentar"katanya lalu pergi


"apakah kau yang membunuh semuanya"tanyanya kaget


"iya memangnya kenapa"kataku


"tidak tidak aku hanya kaget kau membunuh 200 monster tingkat C,100 monster tingkat B,100 monster tingkat A,dan 50 monster tingkat S seorang diri"katanya


mereka yang ada di guild mendengar hal itu pun terkejut bukan main


"siapa dia sebenanya"batin mereka


ada yang percaya dan ada yang tidak percaya tapi kalau di pikir pikir lagi kartu petualang tidak pernah salah dalam menghitung jumblah


setelah itu Isabella memberikan kartu petualang tingkat Diamond dan berkata..


"selamat atas kenaikan rank mu reza dan untuk menaikkan rank mu ketingkat platinum kau harus memenuhi syarat tertentu"katanya


"apa itu"tanyaku


"kau harus menyelesaikan paling tidak 1 misi kerajaan dan melakukan penaklukan dugeond sebanyak 2 kali itu saja"katanya


"terima kasih atas infonya isabel"kataku


"haha ini memang sudah menjadi tugasku"katanya lalu melihat kearah fiana


"reza siapa perempuan yang ada di sebelahmu"tanyanya


"ohh dia dia adalah seorang dari ras elf dan namanya fiana aku menyelamatkannya waktu di hutan kemaren"kataku


"ohh begitukah"


"kenapa kau membawanya apakah kau ingin menjadikannya istri kedua mu hemm"kata isabella dengan menaikan kedua alisnya


aku yang mendengar itu terbelalak beda dengan fiana yang wajahnya memerah


"jaga ucapan mu isabella kalau ini di dengar oleh istri ku aku akan kerepotan"kataku padanya

__ADS_1


"haha aku cuma bercanda reza"ucap sambil tertawa


"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu"ucap langsung pergi


sesampainya di depan rumah aku pun membuka pintu rumah


"aku pulang"kataku


"iya selamat da-"kata katanya terhenti setelah melihatku datang dengan fiana


aura yang ia keluarkan sungguh mengerikan dan itu membuatku merinding.


lalu ia berjalan kearahku sambil tersenyum manis mungkin itu pendapat bagi orang yang melihatnya tapi tidak denganku senyuman itu mengandung sejuta makna dan insting ku berkata untuk mundur menjauh.


"Nee sayang bisa kah kamu menjelaskan apa yang terjadi"katanya


"Elizabet tenangkan dirimu sayang"kataku


"ara...apa yang kamu bicarakan sayang aku ini sudah tenang"katanya tersenyum


fiana yang melihat kejadian itu di karena kan olehnya pun memberanikan diri untuk berbicara


"ano perkenalkan nama ku fiana"katanya


"aku tidak bertanya padamu putri fiana Von empire"kata elizabet menatapnya tajam


aku yang mendengar elizabet berkata putri pun bingung dan bertanya


"apa maksudmu elizabet? putri fiana?"tanyaku


"ara..apa kau tidak mengetahuinya sayang ia adalah putri dari kerajaan elf yaitu keraaan empire bukan begitu putri"jawab elizabet


aku yang mendengar itu terkejut dan langsung melihatnya dengan skill appresial


nama :fiana von empire


class :archer


level :40


"jadi dia merahasiakan identitasnya agar aman"batinku


aku yang merasakan suasana menjadi canggung mengajak mereka untuk duduk dan menjelaskan apa yang terjadi pada elizabet.


elizabet yang mendengar itu pun mengangguk paham dan mengizinkan fiana untuk tinggal sementara waktu sampai ia bisa kembali.


"sayang bukan kah kamu mempunyai skill teleport jadi kenapa kamu tidak mengantarnya saja dengan skill mu itu"tanya elizabet


fiana yang mendengar aku mempunyai skill yang melegenda itu terkejut bukan main


"aku tidak bisa karena syaratnya aku harus mengunjungi tempat itu aku tidak pernah kesana jadi tidak bisa"kataku


"hmm seperti itu"kata elizabet


"baiklah sayang aku ingin makan"kataku


"ahh baiklah tunggu sebentar sayang aku akan memasak untuk mu"kata elizabet lalu pergi


fiana yang melihat keromantisan kami pun cuma bisa cemberut karena reza tidak pernah bersikap seperti itu kepadanya dan hanya memasang wajah datar dan dingin

__ADS_1


"aku juga ingin ikut kedapur"kata fiana


"silahkan"kataku dingin


ia langsung pergi ke dapur


Elizabet pov


aku sedang memasak untuk suami ku tercinta yang baru saja pulang dari levelingnya dan ia membawa seorang wanita yang membuat ku marah karena baru pergi selama seminggu dia sudah membawa seorang gadis apa kah aku sudah menggoda lagi pikirku tapi setelah dipikir pikir suamiku ini biarpun dingin tapi dia baik hati jadi mana mungkin ia meninggalkan seorang gadis di hutan aku tidak memikirkan hal itu lagi dan melanjutkan memasak ku.


saat aku sedang memasak aku mendengar suara langkah kaki dan menoleh melihat siapa yang ke dapur dan ternyata fiana gadis yang di bawa oleh reza.


"apa yang kamu lakukan disini"tanyaku


"aku cuma ingin berbicara denganmu"katanya


"Baiklah kau bisa duduk dimana saja"kataku


"jadi apa yang ingin kamu bicarakan"tanyaku


"apa yang kau sukai dari nya?"tanya nya


aku bingung mendengarkan pertanyaannya tapi tetap menjawabnya


"tidak banyak,aku suka sikap dinginnya,aku suka cara dia memperlakukan ku,dan aku mencintainya"kataku


"hah cuma itu yang membuatmu menyukainya"katanya


"kamu yang tidak tau rasanya mencintai seseorang dengan sepenuh hati mana tahu"kataku


ai pun terdiam


"kalau reza mengambil istri lagi apa kau masih mencintainya"tanya lagi


aku yang sedang memasak terdiam sejenak lalu melanjutkannya


"iya aku akan tetap mencintainya"kataku


"kenapa kau masih mencintainya"katanya


"karena reza tidak akan begitu kecuali ia di paksa melakukannya sepertiku"kataku


"hah sepertimu aku tidak mengerti"katanya


"ya aku dan reza menikah karena aku yang memaksanya untuk menikahiku tapi dengan syarat aku melepaskan gelar putri kerajaanku"kataku tersenyum


ia yang mendeengar itu pun terkejut


"jadi kau melepas gelar untuk lelaki sepertinya"katanya kaget


"jangan kau menghina suami ku karena aku tidak akan tinggal diam"kataku dingin


"itu karena ia tidak ingin terlibat dengan suatu kerajaan karena itu sangat merepotkan itu lah katanya"kataku


"kenapa bukan kah ia bisa mendapatkan kekuasaan dengan itu"katanya


"suamiku bukan seseorang yang akan tergoda dengan harta karena harta itu bisa di cari"kataku dan selesai memasak


"Baiklah kita akhiri pembicaraan kita"kataku sambil membawa makanan untuk reza.

__ADS_1


Segini aja dulu besok insya allah update


bye bye jangan lupa like dan tinggak kan jejak mu di komentar


__ADS_2