Tabrakan Jitu Tembus Kehati

Tabrakan Jitu Tembus Kehati
#Haruskah aku yang pergi


__ADS_3

Pagi yang sama di rumah kos Miea dia mandi dan siap siap mau ke panti asuhan tanpa sarapan terlebih dahulu, karena seperti biasanya dia sarapan bersama anak anak panti. Sebelum jam 10.00 yang harusnya Miea masuk kerja, dia pun berangkat seperti kebiasaannya setiap hari, dia mampir di sebuah panti asuhan dengan membawakan beberapa menu sarapan yang di belinya di kantin langganannya dipinggir jalan. Iya, anak anak panti dan lengkap dengan pengasuh yang ada di sana semua sudah sangat mengenali Miea.


Sekarang jarum jam telah menunjukkan angka 09:45, yang artinya beberapa menit lagi jam kerja Miea akan dimulai. Tidak ingin terlambat, Miea pun bergegas melaju menuju restoran tempat ia bekerja, dengan mengendarai motor kesayangannya.


Dan dalam waktu secepat kilat Miea telah sampai di restoran dalam waktu tempuh hanya lima menit, yang berarti dia datang sepuluh menit lebih awal.


Miea langsung masuk dan mengganti seragam sebagai pelayan. Seperti biasanya Miea sibuk melayani para pengunjung yang datang secara berkala. Dan tanpa ia sadari kalau sekarang usah pukul 12.10, Miea pun melirik jam dinding yang menempel sempurna di tengah tengah tembok bagian utama restoran tersebut. Hal itu bertujuan agar siapa saja masuk ke dalam restoran langsung dapat melihatnya. menyadari jam makan siang telah tiba Miea pun merasa terkejut, dan tiba tiba dia merasakan panas dingin. Dia teringat permintaan Verry di taman kemaren sore.


"Aduuuhhh, bagaimana ini?". Tanya Miea dengan diri sendiri


"Miea!" Tiba tiba Buk Bos memangilnya dengan melambaikan tangan, yang menandakan bahwa Buk Bos menyuruh Miea datang kepadanya.


Tanpa menjawab sepatah kata, Miea langsung menghampiri Buk Bos.


Buk Bos:" kamu segera antar makanan ini ke perusahaan Saputra The Group" perintah Buk Bos seraya menyerahkan peper bek yang berisi makanan kepada Miea.


Miea: "haruskah, aku yang pergi?" Miea bertanya dalam hati sambari mengambil peper bek itu. "Baik. Buk!" Jawab Miea dan berlalu pergi mengendarai motor.

__ADS_1


Di atas motor Miea memaki dan membenamkan seribu pertanyaan, terhadap Verry. Dengan mengulang ngulang nama "Saputra The Group".


Miea memarkirkan motornya tepat di samping mobil milik Verry. Setelah itu ia bergegas ingin masuk ke kantor itu. Tepati, langkahnya terhenti karena ada satpam yang menghadang dia tepat di depan pintu.


Satpam:"maaf. Nona!, Ada keperluan apa anda datang kemari?. Apakah anda ingin bertemu dengan seseorang atau apa?.."Satpam di depan pintu itu bertanya panjang kali lebar.


Miea:" iya, pak...maaf..., Saya ingin mengantarkan ini kepada pak Verry." Jawab Miea dengan menunjukkan barang bawaannya.


Satpam:" apakah anda sudah membuat janji dengan beliau?" Tanya satpam lagi.


Miea:"iya...sepertinya begitu!." Miea menjawab satpam kesal. "Kenapa susah sekali masuk ke kantor ini, padahal 'kan aku hanya ingin mengantar ini. Itu aja repott.." celoteh Miea dalam hati.


"Toook,tok,tok..."suara ketukkan pintu yang di hasilkan pak satpam


Verry:" iya, silahkan masuk" saut Verry mempersilahkan orang yang berada dibalik pintu itu masuk.


Satpam:" maaf..., Pak Verry ada seorang wanita ingin bertemu dengan anda!" Ujar pak satpam sopan.

__ADS_1


Verry:" silahkan suruh saja dia masuk, pak!" Saut Verry dengan nada tenang.


Satpam:"baik, pak!. Saya permisi" ucap satpam lagi dan berlalu pergi di balik pintu.


Satpam:"silahkan, nona!.." pak satpam mempersilahkan Miea untuk masuk sambari membukakan pintu.


Setelah masuk:....


Miea:"ini makanan anda tuaaann!......."ucap Miea dengan kesal sambil menyerahkan makanan itu ke meja Verry. " Saya permisi." Tambah Miea lagi dan berbalik badan ingin pergi.


Verry:"tunggu dulu..." Ucap Verry dan beranjak dari kursi empuknya itu sambari menghampiri Miea yang terhenti dia tak bersuara.


Verry: " apa kamu sudah makan?." Verry bertanya dengan datar.


Miea: "heh......, Tidak penting saya udah makan atau belom. Yang jelas, dan yang saya tau. Urusan Saya dengan anda sudah selesai sekarang!. Saya rasa tidak perlu diperpanjang lagi.... Dan saya harap saya tidak bertemu anda lagi di lain waktu." Sahut Miea menjelaskan tanpa menghiraukan pertanyaan Verry. Dia pun nyelonong pergi begitu saja.


Verry menggelengkan kepalanya dengan senyum.

__ADS_1


"Dasar serigala,... Sukanya marah marah....., Dan. Tunggu tunggu, apa dia masih belum tau siapa saya. Sepertinya dia bisa saya jadikan dia sebagai bahan, untuk membuat hari hari saya berbeda setiap harinya. Camkan ini baik baik wanita serigala!, "saya ingin bertemu lagi, lagi, lagi dan lagi dengan kamu!". Verry bicara sendiri dengan senyum yang menyeringai.


__ADS_2