Takdir cinta kesya

Takdir cinta kesya
Eps.1 Story kesya 1


__ADS_3

 


Didalam sebuah kamar yang sederhana dengan cat bewarna abu-abu, seorang anak perempuan yang berumur 18 tahun lebih sedang lelapnya tidur dikasur.


 


"kesya...bangun nak,udah siang"dengan lembut wanita paru baya membangunkan anaknya.


"nanti aja bun masih pagi"khas dengan suaranya yang masih ngantuk.


Fahri yang lewat depan kamar kesya mendadak berhenti melihat bunda Thanisa yang kesulitan membangunkan kesya.


"sini bun biar Fahri yang bangunin kakak"dengan senyum liciknya.


"yaudah tapi jangan kasar-kasar yah dek nanti kasihan kakaknya"kata bunda penuh perhatian.


"beres bun tenang aja"dengan mengancungkan jempol dan senyum yang manisnya.


Setelah memastikan bunda Thanisa keluar, Fahri langsung melancarkan aksi jahilnya kepada kakak perempuannya yang masih molor.


Senyum Fahri semakin lebar setelah mendapatkan ide untuk menjahili kakaknya kali ini.

__ADS_1


"Kakk.... lima menit lagi udah masuk kelas"


penuh dengan suara keras dan panik.


"hahhh...mati gue kesiangan,minggir lu gue mau mandi"khas dengan suara panik baru bangun tidur, yang kesadarannya belum pulih.


"hhhahahahah....lucu banget ekspresi kakak pas lagi panik baru bangun tidur"dengan suara yang masih ketawa.


"berengsek lu bohongin gue, dasar adik durhaka"muka kesel sambil melemparkan bantal ke arah sang adik.


"Aduh..sakit taukk, lagian sih udah siang masih aja tidur dasar pemalas weeekkk"mengeluarkan lidah


mengolok kakaknya.


Setelah kepergian Fahri kesya langsung ke kamar mandi dengan menghentak-hentakkan kakinya karena kesal melihat adiknya yang menggangu tidur cantiknya.


Setelah 20 menit didalam kamar mandi, akhirnya kesya keluar dengan menggunakan baju santai rumahan dan wajah yang manis tidak seperti setelah baru bangun tidur, sambil bernyanyi riang di dalam kamarnya, Kesya berdiri di depan cermin sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil. Setelah selesai mengeringkan rambutnya kesya merias wajah senatural mungkin, yah karena udah cantik dari lahirnya dengan wajah yang mungil, hidung bangir, kulit putih, mata yang agak sipit dan bulu mata yang lentik, satu kata buat Kesya 'cantik'.


Setelah semua selesai Kesya keluar dari kamarnya menuju dapur untuk makan bersama. Dilihatnya bunda Thanisa yang lagi menyiapkan makanan dimeja dan adik cerewetnya yang lagi duduk di kursi meja makan, khas dengan wajah imutnya yang membuat Kesya makin kesel melihatnya.


"Selamat pagi bunda"senyum ceria dipagi harinya Kesya.

__ADS_1


"Selamat pagi juga nak"balas bunda dengan senyum lembutnya.


"Ouhh.. jadi cuma bunda yang diucap selamat pagi,akunya enggak"khas dengan wajah juteknya.


"Yah iya lah siapa juga yang mau ucapain Adek yang enggak ada akhlak"dengan wajah yang masih kesel.


"Bunda... tu lihat kakak jahat udah dibangunin masih ajah galak"adunya dengan wajah mayun.


"Udah..udah..., pagi-pagi udah berantem gak malu sama umur, kayak masih anak TK aja kalian berdua"balas bunda Thanisa yang bingung lihat anaknya yang selalu barantem.


"Adek duluan bun, masa Kesya masih asik tidur dianya ngagetin aku,coba kalau aku ada riwayat penyakit jantung, kan udah mati" jawab Kesya tidak terima dengan tuduhan bunda.


"Lohh...kok Fahri yang disalahin, kan yang tidurnya enggak bangun-bangun kayak kebo itu kakak kenapa jadi Fahri yang disalahin" balasnya yang tidak terima dengan tuduhan Kesya.


"Udah berantemnya, mending makan bikin kenyang dari pada berantem bikin pusing aja lihat kalian berdua" melerai kedua tingkah anaknya.


Dengan kompak kakak dan adik itu memanyunkan bibirnya mendengar kata bunda.


"Ouh yah bun, ayah kemana kok dari tadi enggak lihat ayah dimana-mana" tanya Kesya pada bunda karena penasran.


"Ayah kalian udah berangkat pagi-pagi katanya banyak kerjaan" jawab bunda dengan halus.

__ADS_1


Mereka berdua menganggukan kepalanya tanda mengerti penjelasan bunda. Akhirnya acara makan paginyanya selesai, setelah selesai seperti biasa bunda membersihkan sisa makanan tadi dibantu oleh Kesya,sedangkan Fahri pergi ke ruang keluarga untuk nonton TV.


__ADS_2