Takdir cinta kesya

Takdir cinta kesya
Eps.4 hari bahagia


__ADS_3

"Iya buk,hmmm pak Yusuf ada ?"tanya Kesya dengan ramah.


"Ada nak,silahkan duduk biar ibu panggilkan dulu bapaknya"


setelah menunggu beberapa menit bapak Yusuf pun datang dengan istrinya yang dibelakang membawa minuman ke meja.


*****


"Silahkan nak Kesya diminum,minumannya"tawar istrinya pak Yusuf dengan ramah sambil meletakkan segelas minuman ke depan Kesya.


"Makasih buk, maaf udah ngerepotin"dengan wajah canggung nya.


"Enggak apa apa nak kesya"jawab istrinya pak Yusuf dengan wajah ramahnya.


Setelah obrolan pendek Kesya dengan istrinya pak Yusuf selesai, Kesya langsung menanyakan perihal tentang beasiswa kuliah nya diuniversitas ternama di Indonesia.


 


"Pak gimana pendaftaran kuliah saya, apa udah diterima"dengan wajah penasaran dan gugupnya.


"Nak Kesya tentang aja, pendaftaran nya udah diterima tinggal menunggu tanggal masuknya aja"sambil meletakkan gelas kopi ke meja.


"Alhamdulillah makasih yah pak"dengan wajah bahagianya.

__ADS_1


"Iya nak sama-sama, selamat yah nak atas peretasinya"sambil menjabat tangan nya Kesya.


"Iya makasih banyak pak, kalau begitu Kesya pulang dulu masih ada pekerjaan yang harus dikerjakan"menerima jabat tangannya pak Yusuf.


_____


Di atas motor Kesya selalu bernyanyi riang dengan wajah bahagianya sambil memikirkan ucapan pak Yusuf.'Gue enggak lagi mimpikan, gue diterima di universitas ternama di Indonesia, sumpah hari ini hari yang paling bahagia bagi gua'.gumamnya.


Tidak terasa ternyata Kesya sudah tiba didepan rumahnya, karena bahagia Kesya langsung turun dan melepaskan helmnya dan langsung masuk tanpa mengetuk pintu rumahnya.


"Assalammualaikum bunda...,Kesya diterima diuniversitas A ternama di Indonesia"langsung memeluk bundanya yang lagi nonton siaran 'kisah nyata' di Indosiar.


"Waalaikumsalam,kakak kok enggak ketuk pintu dulu sebelum masuk, langsung main selonong aja, lain kali enggak boleh gitu yah gak sopan''sambil membalas pelukan dan mengelus kepalanya Kesya.


"hehehe... iya Bun maaf,tadi itu kesya lupa sakin bahagianya"dengan wajah cengengesannya.


"Enak aja,gini gini kakak lu hebat lo, juaranya olimpiade Nasional"sambil menepuk dadanya bangga.


"Masa sih enggak percaya, menghitung kecepatan aja enggak bisa, bwekk"Menjulurkan lidah mengejek.


"Bun coba lihat deh kelakuan Adek Fahri,bikin kesel"memalingkan wajahnya ke samping sambil mengerucutkan bibirnya.


"Dasar pengadu, inget umur udah tua kayak anak TK aja, lebay"sambil menahan wajah yang mengejek.

__ADS_1


"Berengsek lu, bilang aja Lo iri gak bisa kayak gue"melemparkan bantal ke arah Fahri.


"Udah jangan pada berantem enggak malu Ama umur"menggelengkan kepalannya karena pusing melihat tingkah anaknya.


"Yaudah bun, Kesya masuk kekamar dulu yah, males lihat wajah jelek Adek melulu"melangkah pergi meninggalkan ruang keluarga.


"Enak ajah,orang wajah tertampa disekolah dibilang jelek,sirik lu"mengerucutkan bibirnya kesel.


____


Saat tiba dikamar Kesya lansung merebahkan badan dikasur empuknya, sambil berguling-guling enggak jelas sakin bahagianya dirinya hari ini. Setelah beberapa menit senyum-senyum sendiri, Kesya bangkit dari tempat tidurnya mengambil piyama mandinya menuju kamar mandi untuk mehilangka gerahnya.15 menit dikamar mandi akhirnya Kesya keluar menggunakan piyama dengan rambut yang masih basah,yang menambah kesan cantiknya.Hari sudah mulai gelap Kesya yang masih asik di kamar tersadar saat bunyi adiknya yang cerewet memangilnya untuk makan malam bersama.


"Kak buruan turunnya,jangan pakai lama ini gue laper gak tahan lagi"teriaknya diluar kamar Kesya.


"Iya iya cerewet lu,udah sono nanti gue nyusul"jawab Kesya dengan wajah yang ditekuk.


"Buruan... awas ya kalau lama,gue habisin nanti makanannya"


Hanya ada bunyi dentingan garpu yang beradu dengan sendok di atas piring, yah kebiasaan keluarga Kesya saat makan dilarang bicara.Setelah selesai ayah nya kesya pun bertanya pada Kesya.


"Nak ayah denger dari bunda, kamu dapat beasiswa kuliah di universitas ternama yah"tanya ayahnya Kesya dengan antusias.


"Iyah yah Alhamdulillah"meletakkan kembali gelas ke meja.

__ADS_1


"Selamat yah nak, ayah bangga punya anak yang berprestasi kayak kalian berdua"mengusap kepala kedua anaknya.


Seperti itulah kehidupan keluarga Kesya, walaupun hidup sederhana tetapi keluarga tersebut tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur dan penuh kasih sayang.


__ADS_2