Takdir cinta kesya

Takdir cinta kesya
Eps.7 Sifat tersembunyi


__ADS_3

happy reading 🥰


Setelah memikirkan kejadian konyol nya tadi, Kesya mendadak ngeri membayangkan bertapa bodohnya dia tertidur dengan pulas tampa menyadari ilernya yang keluar.


****


"Tau ahh gue mau balik dulu,bayyy"beranjak pergi dan melambaikan tangan pada Talia.


"Yaudah hati hati dijalan, jangan ketiduran lagi kasihan rumah sakit ngurusin lu"candanya sambil membalas lambaian tangan Kesya.


Kesya yang sudah jauh dari Talia tidak terlalu mendengar bacotan temen curutnya.Ia melangkah menuju motor, memaikai helm dan langsung menyalakan motornya.Setelah keluar dari gerbang universitas, Kesya langsung melaju tanpa menghiraukan sekelilingnya.Saat tiba didepan rumahnya Kesya memarkirkan motornya ketempat biasa, tanpa menunggu lama Kesya masuk dan mengetuk pintu samabil mengucapkan salam.


"Assalammualaikum bun, Kesya udah pulang"suara cempreng nya menggema ke seluruh ruangan.


"Waalaikumsalam, kakak udah pulang, gimana hari pertama kuliahnya"meletakkan kembali remote TV nya.


"Hhmmm lumayan bun"Jawabnya ragu.


"Yakin..., enggak kaya di ospek kan"tanya bunda dengan lembut.


flashback


Kesya yang sudah tiba diparkiran motor diuniversitasnya, merasa kagum melihat kawasan tersebut.Dengan halaman yang luas dan gedung yang tinggi mengelilingi taman dan lapangan basket, menambah kesan mewahnya universitas tersebut.Ia melepaskan helm nya dan meletakkan di kaca spion motornya, melangkah menuju lapangan tersebut.


Karena terlalu sibuk mengamati kemewahan universitas tersebut, Kesya tidak menyadari ada mobil sport yang bewarna merah melaju ke arahnya.


"Tit..tit..tittttt...,heyy anak kampung bisa minggir enggak, lu itu ngehalangin jalan gue"cerocos sang pengemudi.


Hal itu tidak luput dari pandangan banyak orang yang melihat kejadian tersebut.


"Eahhhh iya maaf"kesya yang tidak mau ambil pusing pun melangkah menjauh dari jalan mobil tersebut.


Mobil sport tersebut pun melaju dengan pelan ke arah parkiran khusus mobil.


"Hmmm dasar anak orang kaya yang hanya bisa sombong doang"gerutu Kesya sambil menendang-nenda tanah.


***


Saat diruangan ospek Kesya yang memejamkan mata mendengarkan penjelasan kakak tingkat di universitas tersebut mendadak bangun melihat kegaduhan didepan.


siapa lagi kalau bukan anak kaya manja yang sangat menjelekkan sekaligus cerewet menurut Kesya.

__ADS_1


"Lama banget sih..,gue gerah guys panas banget, emangnya kapan selesai sih, kalau tau gini enggak mau gue ikutan ospek yang membosankan ini"


"Sabar dong anggun ini juga gak bosan bosan banget, lu enggak liat banyak cowgan di sini, jadi betah gue lama lama disini" jawab si temen Monika temenya segeng dengan anggun.


"Ihhh mana ada semunya itu jelek jelek banget enggak ada yang masuk krakteria gue"


mengipas ngipas wajahnya dengan tangan padahal AC ada 3 diruangan tersebut masih aja gerah.



Nama: Anggun Liana


Umur :19 tahun


Anak tunggal dari pengusaha kaya, cantik tapi memiliki sifat yang manja,cerewet, dan jika menginginkan sesuatu harus mendapatkan nya.


"huhhh hanya nama saja anggun tapi sifatnya jauh dari kata anggun, berisik banget lagi ganggu gue banget"kesalnya sambil menghela nafas beratnya.


___________


Menggelengkan kepalanya dan beranjak pergi.


"Yaudah bun Kesya kekamar dulu capek"menyandang tas ranselnya ke pundak.


"Iya bun, ehhh fahrinya mana tumben gak kelihatan"berhenti sebentar sambil memiringkan kepalanya.


"Ouh Fahri nya ada acara sama temen temen sekolah nya.


mengangguk nganggukkan kepalanya dan melangkah pergi meninggalkan bunda menuju kamarnya.


Meletakkan tasnya ketempat semula, ia langsung membaringkan badannya ke kasur. Memikirkan kejadian konyolnya tadi membuat Kesya menutup wajah dengan kedua tangannya.


"Memalukan sekali"gumamnya dengan mengeleng gelengkan kepalanya.


karena terlalu lama baring dikasur dan bawaan badanya yang capek, akhirnya Kesya ketiduran.


Kesya yang tidurnya terganggu pun bangun melihat siapa yang usil menganggu tidur nyenyaknya.mengerjap ngerjapkan matanya yang masih mengantuk sambil menguap.Sosok yang masih gabur perlahan jelas dalam penglihatannya, siap lagi kalau bukan adiknya Fahri yang tertawa cekikikan didepannya itu.


"Apaan si luh, ganggu tidur gue banget enggak tahu gue lagi ngantuk"melemparkan bantal nya kearah Fahri.


"Lagi lu tidur udah kaya kebo, udah tahu hari mulai gelap masih aja tidur, enggak bersyukur masih gue bangunin"Melangkah pergi meninggalkan kamar kesya.

__ADS_1


Dengan berat hati Kesya melangkah menuju kamar mandinya.Saat beranjak pergi ia melihat pantulan dirinya dicermin dan


"Aakkkhh.."


Dilain tempat Fahri tertawa cekikikan mendengar jerita keterkejutan kakak semprulnya itu.


"Rasain lu siapa suruh tidurnya udah kaya kebo, enggak bangun bangun"mendekati bunda yang lagi menyiapkan piring untuk makan malam keluarga.


"Adek apain kakaknya sampai berteriak kayak gitu, enggak lagi macem macemkan"


"Enggak bun, Fahri lagi enggak macem maceh hanya satu macem aja"jawabnya santai sambil mendekati ayahnya untuk mencari perlindungan dari kakaknya yang lagi ngamuk.


Ayah Irwan yang lagi baca koran pun mengeleng gelengkan kepalanya melihat kedua anaknya yang tidak pernah akur.


"Bun kita mungkin lupa baca bismillah saat buat mereka, jadinya anak anak kayak gini enggak ada yang bener"meletakkan korannya di meja.


"Iya yah, bunda juga kepikiran kayak ayah"mengangguk anggukkan kepalnya tanda setuju.


15 menit kemudian Kesya keluar dengan wajah merah seperti tomat sambil menggerutu tidak kelas yang menggunakan pakaian tidur Spongebob menambah aura lucu menurut bunda dan ayahnya.


"kakak kenapa, kok kayak lagi kesel banget"tanya ayah Irawan pura pura tak tahu sambil mengulum senyum manisnya.


"Ayah sama bunda lihat Fahri enggak, kakak mau gebukin tu sih adik durhaka"celingak-celinguk menyusuri rungan.


Fahri yang dibalik kursi pun menahan tawanya melihat kakaknya yang lagi marah marah, hal yang paling disukai saat kakaknya marah adalah melihat wajah merah dengan bibir yang komat Kamit membuatnya sangat menggemaskan menurut Fahri.


"Sini duduk dulu deket bunda, emang nya Adek lakuin apa sama kakak"mengelus elus kepala Kesya.


"Itu bun saat Kesya bangun tidur wajah kesya udah kayak badut, dicoretin si Fahri pakai lipstik, abisdeh lipstik kakak setengah gara gara Fahri"jawabnya sambil memanyunkan bibirnya.


Fahri yang tidak tahan menahan tawa pun tertawa sekerasnya sambil memegang perutnya yang sakit akibat tak kuasa menahan kelucuan yang dilakukan sang kakak, masa Kesya marah hanya masalah lipstik yang abis setengah untuk merias wajah cantiknya.


"Hahahahhh... wuekkk"mengeluarkan lidahnya sambil memegang perutnya.


Kesya yang melihat sang adik menertawakan dirinya merasa tidak terima dan mengejar adik durhakanya.Fahri yang menyadari kakanya marah pun lari memutari kursi dan terjadilah kejar mengejar seperti film animasi Tom and jarry.Fahri yang kelelahan pun bersembunyi dekat sang ayah untuk mencari perlindungan.


"Yah coba lihat kakak yang enggak lelah ngejerin Fahri.Udah tahu Fahri capek masih aja dikejerin mana cubitan dan pukulan sang kakak sakit lagi, kan kasihan Fahri digebukin kakak terus"adunya dengan wajah yang diimut imutkan sambil mengatur nafas yang masih ngos-ngosan.


"Fiuhhh dasar pengadu, laki laki Cemen berjiwa betina"melangkah menuju sang bunda untuk mendapatkan pembelaan.


"AYAH.., kakak nyebelin banget deh masa Fahri yang ganteng dan kuat dikata Cemen"

__ADS_1


katanya sambil menunjuk sang kakak.


Ayah Irwan dan bunda Thanisa pun saling pandang dan geleng geleng kepala melihat kelakuan kedua anak yang manja saat bersama keluarga, mereka tahu bahwa anak anaknya saling menyayangi tapi dengan cara yang berbeda.Tidak ada yang tahu kelakuan dua bocah semprul itu dirumah karena mereka sangat cuek saat diluar.


__ADS_2