Takdir Sang ARMY

Takdir Sang ARMY
bab.14 tak terduga


__ADS_3

setahun sudah berakhirnya tour Bangtan di Indonesia maka setahun juga para ARMY tidak mendengar kabar idol mereka itu ya Bangtan break dari semua acara,entah apa yang dipikirkan industri yang menaungi mereka atau mungkin juga itu permintaan dari BTS sendiri tidak ada yang tau pasti.


tapi dari breaknya BTS banyak yang menjadikan sebagai alat untuk menjatuhkan penggemarnya, ya sampai saat ini banyak yang memposting di media sosial yang memasangkan idol BTS dengan artis lain bahkan ada yang membuat berita bahwa break BTS saat ini karena salah satu dari mereka akan menikah.


namun siapa yang percaya selama agensi belum mengklarifikasi kebenaran berita itu para ARMY akan tetap antusias menunggu idol mereka comeback.


begitupun seorang yang pernah menjadi bagian tour BTS siapa lagi kalau bukan gadis tomboy tapi pecinta Korea si Andara Oktavia.


"yas Lo percaya nggak si kalau salah satu member BTS udah punya kekasih,tapi siapa selama inikan mereka nggak ada rumor seperti itu" terdengar Dara berbicara pada temannya.


"menurut mu gimana" chelin malah balik nanya ke Dara bagaimanapun dia heran sama temannya yang satu ini kalau udah bahas BTS aja pasti bungul alias bodoh otak mati rasa kayanya kalau udah bahas Bangtan.


dara kesal di tanya balik dia malah menabok temannya itu "aelah yas aku kan nanya kok Lo malah balik nanya si" ucapnya kesal.


chelin hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah temannya itu.


"ih dasar malah geleng-geleng lagi yas jawab dong pertanyaan aku" ya begitulah dara kalau belum puas dia akan mereka ke sahabatnya itu.


"kan aku udah bilang menurut Lo gimana lagian ni ya kan pihak agensi juga belum kasih klarifikasi,jadi menurut aku nggak usah percaya dulu kabar burung seperti itu to kalaupun mereka sudah punya pasangan kita bisa apa,itu hak mereka kita tidak bisa ikut campur yang bisa kita lakukan mendoakan mereka semoga dapat pasangan yang baik" kini chelin mulai mengeluarkan jurus ceramahnya.


mendengar chelin berceramah panjang kali lebar kali tinggi barulah dara mengangguk-angguk entah dia mengerti hanya dia yang tau.


namun sepertinya kali ini dia mengerti buktinya dia langsung tersenyum sambil berkata "iya juga ya yas kalau mereka punya pasangan nggak papa deh yang penting Jimin nggak punya".


"lah kenapa dengan Jimin kok nggak boleh punya pasangan" heran si chelin.


dara malah tersenyum membuat temannya itu menoyor kepalanya barulah dia bersuara "ya iyalah nggak boleh kan Jimin punya aku" ungkapnya.


"astaga mulai halu lagi kan,Lo tu nggak ada henti-hentinya buat ngehalu" beo si chelin mau gimana lagi temannya sudah kecanduan ngehalu ya kalau orang lain kecanduan narkoba atau kecanduan merokok lah temannya ini malah kecanduan menghalu ya walaupun dia juga sering menghalu tapi nggak separah sahabatnya itu.


dara hanya memanyunkan bibir karena di ceramahi sahabatnya itu memang selalu seperti itu setiap dia bercerita mengenai Bangtan dia pasti dapat undang-undang dulu dari sahabatnya.


sibuk dengan pikirannya dara tiba-tiba di kagetkan suara hp yang berada di atas meja ya karena hari ini mereka ada di sebuah cafe.

__ADS_1


dengan cepat dia mengangkat telfon itu setelah tau siapa yang menelepon.


"halo bunda"


"halo anak nakal kamu dimana" terdengar suara lembut bundanya walaupun lembut tapi sukses membuat dongkol si anak bagaimana kalau semua teman-temannya mendengar dia di sebut anak nakal oleh bundanya sendiri.


"kok malah bengong si bunda kan lagi ngomong"


"santai aja Bun dara nggak budek kok" ucapnya.


"oh jadi gini ya kalau bunda nelfon nggak kangen apa sama bunda" kata sang bunda di sebrang telpon.


"ye Bun dara lagi ngumpul sama teman-teman bunda malah nelpon ada apa si tumben bunda nelfon dara".


"astaga iya lupa bunda gara-gara kamu si bunda akhirnya lupakan" omel sang bunda.


dara mencebik gimana lagi dia yang salah emang bundanya aja yang pikun.


"ra' bunda mau tanya siapa cowok yang datang melamar kamu kenapa bunda nggak di kasih tau tiba-tiba ada yang ngelamar" kata sang bunda di sebrang.


"ra'......." hening tak ada jawaban.


"ra' ih orang ini bunda masih ngomong Lo" krik-krik-krik masih hening sang penelpon belum mendapatkan jawaban


"Andara Oktavia kamu sudah tuli ya bunda panggilin dari tadi kok nggak jawab" suara menggelegar sang bunda malah memekakkan telinga dara bahkan sudah melebihi suara halilintar kali'.


"maaf Bun dara dengar kok tapi dara nggak tau mau ngomong apa soalnya bunda kan tau sendiri dara nggak punya pacar jadi nggak mungkin ada yang ngelamar dara" jelas si dara.


mendengar penjelasan anaknya membuat sang bunda ikutan heran kenapa ada yang melamar anaknya kalau sang anak saja tidak punya pacar.


"aduh bunda juga bingung mending kamu ngomong sama ayah kamu" ucapnya sambil memberikan hp kepada suaminya.


"ayah betulan ada yang ngelamar dara emang siapa yah kan dara nggak punya pacar teman laki-laki si banyak tapi nggak mungkin dong mereka yang ngelamar dara ayah tau nggak si nama cowok itu atau ayah pernah ketemu sebelumnya gitu" tanya dara pada ayahnya tanpa titik dan koma membuat sang ayah geleng-geleng kepala.

__ADS_1


"ayah mau jawab yang mana si Ra' pertanyaan kamu banyak bangat baiklah ayah jawab satu-satu aja ya" terdengar sang ayah menghela nafas kemudian melanjutkan kalimatnya.


"Ra' memang betul ada yang datang melamar kamu orangnya ganteng mereka ada tujuh orang masih muda semua si tapi ayah nggak kenal dan untuk yang dara bilang nggak punya pacar coba ingat-ingat siapa tau ada orang yang suka sama dara dan untuk namanya kalau nggak salah siapa ya Jim.... aduh apa si ayah lupa mending kamu liat orangnya aja deh ayah ubah ke panggilan video aja ya" belum juga dara menjawab sang ayah sudah meminta panggilan video mau nggak mau dara terima.


seketika terlihat wajah sang ayah pada layar hpnya.


"nah bentar Ra' ayah liatkan orangnya" ucap sang ayah sambil memindahkan ke kamera belakang hingga terpampang ketujuh manusia tampan yang duduk di ruang tamu rumahnya.


dara menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang dilihatnya ini nggak mungkin terjadikan ini hanya mimpi apa gimana.


"ra' kok bengong si,jadi gimana kamu kenal nggak kalau nggak ayah tolak aja langsung".


mendengar itu dara tak mampu berkata-kata dia hanya geleng-geleng kepala membuat sang ayah bingung anaknya ini kenal sama orang ini apa gimana.


melihat dara hanya geleng-geleng membuat teman-temannya saling melirik dan memberi kode pada chelin untuk bertanya apa yang terjadi.


"ra' ada apa sih kok malah bengong bokap Lo masih ngomong tu" terlihat chelin berbicara sambil menggoyang lengan temannya itu.


"ah maaf ya dara hanya nggak nyangka aja ini betulan kan yah nggak mimpi kan" tanya dara lagi untuk memastikan.


"nggak lah Ra' ini betulan kok,jadi gimana kamu terima Jimin nggak" terdengar suara seokjin berbicara apa yang kalian pikirkan memang betul yang melamar si dara adalah Jimin sang idol kesayangannya mungkin ada yang tidak percaya tapi begitulah kenyataannya.


"hah dara pasti terimah oppa" ungkapnya dengan raut bahagia.


setelah berbincang lumayan lama mereka sepakati kalau mereka akan menikah di gereja tempat tinggal dara tapi hanya pemberkatan resepsinya nanti tiba di Korea baru ada resepsi.


setelah panggilan terputus dara mendapat pelototan dari teman-temannya terutama sahabatnya chelin mereka pasti penasaran bagaimana bisa dara di lamar oleh member boyband terkenal.


"kenapa si kalian malah liatin aku kaya gitu" dia kesal karena di liatan terus sama teman-temannya.


"gimana ceritanya Lo bisa di lamar sama Jimin kan dia nggak kenal sama kamu Ra'" tanya salah satu temannya.


dara hanya tersenyum "nggak tau aku aja bingung nggak nyangka si masih seperti mimpi tau'" ungkapnya,dia memang bingung mau jawab apa gimana pun ini semua mendadak bahkan tak terduga sama sekali.

__ADS_1


dara berharap dengan ini kedepannya dia bisa mendampingi calon suaminya itu semoga ini awal kebahagiannya.


selamat membaca ya salam dari para bucinnya BTS salam dari papa bear juga ya fighting happy reading ya🥰🥰🥰.


__ADS_2