Takdir Sang ARMY

Takdir Sang ARMY
bab.18 menyakitkan


__ADS_3

sudah sebulan semenjak ketegangan yang terjadi di kediaman Bangtan saat ini Jimin sudah berada di rumah dan sudah sebulan ini juga dia membiarkan dara untuk keluar rumah walaupun masih tetap di kawal tapi setidak dara sudah bisa menghirup udara dengan baik selama sebulan ini.


terlihat saat ini Jimin tengah bersantai di halaman belakang tiba-tiba anggota Bangtan yang lain datang ke rumahnya dan langsung menghampiri dia.


awalnya Jimin kaget tapi setelah itu dia berusaha untuk bersikap biasa walaupun dia sedikit takut kalau hyungnya mengomel lagi.


"annyeong"


"ah nee annyeong jungkooka"


"tidak usah basa basi Hyung mau tanya dimana dara" ucap Seokjin tanpa ekspresi karena dia belum bisa memaafkan orang yang ada di depannya ini.


"oh dara sedang keluar Hyung"


"jadi bagaimana dara sudah tau"cecar Seokjin


"belum Hyung aku tidak tau harus ngomong apa sama dia" jawab Jimin


"tidak tau mau ngomong apa atau tujuanmu belum tercapai" sindir J-Hope.


"bukan gitu Hyung aku memang belum bertemu dengan Yoona tapi aku tau dia tinggal dimana" ucap Jimin


"nah kan Hyung ngaku juga sebenarnya dia bukan nggak tau mau ngomong apa tapi emang dia belum mau ngomong" timpal Namjoon.


"sudahlah kalau kamu tidak mau bicara padanya biar Hyung yang bilang sama dia tentang kelakuan kamu" tegas Seokjin.


"nggak Hyung jangan dulu waktunya belum tepat untuk dara mengetahui ini"


"lalu kapan kau akan memberitahukan semua rahasia itu" kali ini J-Hope yang menjawab.


"tunggu sampai keadaan memungkinkan Hyung"


mendengar itu seokjin makin emosi dia menarik kera baju Jimin "apa kamu bilang tunggu keadaan memungkinkan bagaimana kalau dara sampai dengar dari orang lain apa kamu mau menanggungnya"


semua mengangguk membenarkan ucapan jimin,di tengah mereka berbicara dara dan pengawalnya balik ke rumah dia samar-samar mendengar teriakan dari belakang awalnya dia tidak peduli tapi karena di belakang tetap ribut akhirnya dia memutuskan untuk menguping.

__ADS_1


"kalau begitu jangan sampai dia tau Hyung" ucap Jimin


"tapi sampai kapan jiminshiiiii kamu pikir dia bukan manusia"


"iya ncim lebih baik dia tau sekarang" timpal Namjoon dan di angguki yang lain


"aku belum siap Hyung kalau dia tau semuanya" ucap Jimin dengan lesu


sedangkan dara yang dari tadi berdiri tidak mendapatkan jawaban dari pertengkaran itu karena bosan dia akhirnya beranjak tapi belum dia menutup pintu iya mendengar J-Hope berkata "siap tidak siap dara harus tahu Jim"


dara yang mendengar itu berbalik "hah kenapa aku,apa yang harus aku tahu" ucap dara dalam hati.


"nggak Hyung dara nggak boleh tau soal ini aku belum mendapatkan jawaban kenapa Yoona dulu ninggalin aku" ucap Jimin cepat.


"astaga jadi kamu masih memikirkan cewek itu aku tidak habis pikir sebenarnya apasih yang kamu mau,kamu mengorbankan perasaan cewek sebaik dara" kini Suga yang menjawab mungkin yang lain sudah kehabisan kata-kata hingga Suga yang terkenal dingin akhirnya mengeluarkan kata-katanya.


Taehyung yang dari tadi diam akhirnya bersuara "betul ncim lebih baik dara tau sekarang"


"nggak dulu kasih aku waktu biar aku jelaskan ke dara"


dara yang berada di belakang pintu sudah tidak tahan bahkan dia sudah menangis mendengar kenyataan itu menyakitkan memang tapi dia harus apa melabrak orang itu ataukah dia pergi namun keputusan yang di ambil dara sangat berani dia tiba-tiba muncul dengan tetap tenang "annyeong eh bentar kok semua tegang gitu sih ada apa" ucapnya dengan santai walaupun dalam hatinya sangat sakit.


"eh nggak kok sejak kapan kamu disini" ucap Jimin


"ah sejak tadi aku disana awalnya aku sudah mau ke kamar tapi penasaran rahasia apa si yang oppa sembunyikan" ucapnya santai


"da da da.....ri tadi kamu disana" ucap Jimin gugup


"kenapa sepertinya oppa sangat gugup"


"ah nggak papa"


"oh oppa nggak papa tapi aku yang kenapa-kenapa" jawab dara tidak setenang tadi sekarang sudah ada emosi dari nada bicaranya.


"apa maksudmu" tanya Jimin

__ADS_1


"oh dara pikir oppa paham dengan apa yang dara katakan" ucap dara lagi sambil menatap sinis ke arah Jimin


"katakan yang sebenarnya dara" kali ini Jimin sudah panik dia takut kalau dara sudah mengetahui semuanya sedangkan yang lain tetap diam menonton pasutri di depan mereka.


"oppa belum sadar juga atau pura-pura tidak sadar hah pantas saja oppa selama ini hampir satu tahun kita menikah oppa tidak pernah tinggal di rumah ternyata karena memang oppa tidak menginginkan pernikahan ini"


sakit rasanya mengucapkan itu apalagi dia sudah terlanjur bahagia dengan pernikahannya tapi apa mau di kata ternyata dia cuma di jadikan alat untuk kepentingan orang di depannya ini dara hanya menghela nafas dia berusaha agar tidak menangis dia melanjutkan kalimatnya "dara sangat kecewa sama oppa dara pikir oppa adalah orang yang baik ternyata semua hanya setingan" kali ini dara betul-betul kehabisan kata-kata jujur dia tidak habis pikir kenapa idol yang dia bangga-banggakan selama ini ternyata sangat egois.


tanpa mengucapkan satu kata lagi dara pergi meninggalkan tempat itu dia berlari ke kamarnya kepergian dara membuat mereka semua menoleh ke arah Jimin.


"apa kau puas"


"sekarang tercapai kan"


"benar-benar bikin malu"


"sekarang nama Bangtan tercoreng karena kelakuan mu yang sangat egois"


itulah kata-kata yang di tangkap pendengaran Jimin,saat dia menoleh sudah tidak ada lagi teman-temannya kecuali Taehyung yang masih berdiri disana.


"kenapa V aku pikir kamu juga akan pergi" tanyanya


mendengar itu Taehyung tertawa kemudian menjawab "aku tau kamu salah bukankah dari awal sudah aku peringatkan agar tidak melakukan hal-hal yang bodoh seperti itu"


"maaf aku pikir rencanaku akan berhasil ternyata malah berakhir buruk seperti ini"ucap Jimin sedih.


mendengar penyesalan temannya Taehyung hanya bisa menghiburnya "sudahlah lagi pula semua sudah terjadi,ayo kita masuk dan pikirkan keputusan yang akan kamu ambil"


mendengar penjelasan temannya Jimin berjalan mengikuti Taehyung kedalam rumah dia berjalan menuju ke kamarnya namun langkahnya terhenti ketika iya melewati kamar tamu samar-samar dia mendengar orang yang menangis dia yakin yang ada di dalam adalah dara "hiks hiks hiks a ku ma u pulang hiks" begitulah kira-kira yang dia dengar tapi yang bikin dia bingung kenapa dara sepertinya sedang berbicara.


namun Jimin sudah sangat lelah dia sudah tidak peduli emosinya terkuras hari ini dengan langkah gontai dia melanjutkan perjalanan ke kamarnya "aku tau ini sangat menyakitkan buat kamu maaf atas perbuatanku yang egois ini" ucap Jimin dalam hati.


di dalam kamar dara tengah merenungi nasib yang dia alami sungguh tidak seperti yang dia bayangkan dalam hati dia mengutuk diri sendiri yang percaya saja sama idolanya itu sekarang malah hanya ada sakit hati yang dia dapat


selamat membaca ya salam dari para bucinnya BTS salam dari papa bear juga ya fighting happy reading ya🥰🥰🥰.

__ADS_1


__ADS_2