Takdir Sang ARMY

Takdir Sang ARMY
bab.7 ternyata


__ADS_3

panasnya siang ini tidak menyurutkan semangat para pekerja di bandara tempat Dara bekerja.


seperti terlihat pada ruang tunggu bandara tersebut sudah dipenuhi oleh karyawan di bandara itu.


mereka terlihat berbaris seperti posisi paduan suara.


dari pintu masuk gate (ruang tunggu) tersebut terlihat kepala bandara yang menghampiri mereka.


"baik apa semua sudah siap kita akan mulai latihannya" ucap Bambang Hermanto selaku kepala bandara.


ya ternyata mereka memang akan latihan paduan suara untuk tujuh belasan.


"tapi pak bukankah pesawat akan leanding dan tidak mungkin kami di sini" ucap Tono salah satu karyawan bagian marshaller atau juru parkir pesawat.


mendengar itu Bambang pun menyuruh karyawan yang bertugas dalam keadaan pesawat leanding untuk kembali ke area mereka.


beberapa menit mereka latihan terlihat pesawat Sriwijaya telah memasuki landasan.


penumpang kini pun turun tapi ada penumpang yang menyita perhatian dara 7 penumpang yang berada di depannya ini sangat mengusik dirinya,sebagai seorang kpopers sudah tidak lazim lagi gaya berpakaian idolnya pun pasti mereka tau.


sama seperti Dara saat ini dia sangat yakin kalau penumpang di depannya ini adalah idolnya.


belum hilang rasa penasarannya kini Dara di bikin syok bagaimana tidak Jimin bias kesayangannya tiba-tiba membuka masker dan waw dia tidak salah mengira itu benaran Jimin,saat dia akan melangkah ke arah idolnya itu iya tiba-tiba di tarik seseorang.


"jangan kemana-mana karena kita akan latihan" ucap orang yang menariknya Dara akhirnya menoleh dan mendapati muka si Dita sang kepala Avsec.


ternyata yang menarik dirinya si Dita cewek cuek dan ketus itu.


"baik mari kita mulai latihannya tolong putar musiknya Mark" ucap Dita lagi.


yang di panggil ternyata si Marko anak Avsec bilang yang sangat menyebalkan menurut Dara.


"baik mbak Dit" ucapnya sambil menyalakan musik karaoke di hpnya


"tujuh belas Agustus tahun empat lima" terdengar suara mereka menyanyikan lagu itu namu tiba-tiba "bukk awwww sakit tau' siapa si yang mukul gue" terdengar suara tepukan di sertai ringisan dari Dara ya ternyata suara tadi berasal dari buku yang di tepukkan di kepala dara,dan pelakunya adalah teman dia sendiri.


mendengar dara mengeluh sontak mereka menghentikan latihan itu.


"makanya jangan pikirkan pangeran-pangeran halumu fokus latihan kemana suara emas yang sering kau tunjukkan itu" ucap maissy.


ya betul sebenarnya suara Dara tidaklah jelek bahkan dulu dia sering ikut lomba vokal grup di Sulawesi sana tapi kali ini dia tidak fokus dia sudah sangat ingin pulang karena iya akan mencari hotel idolnya itu.


sore menjelang magrib saatnya Dara dan teman-temannya pulang.

__ADS_1


dengan tidak sabarnya Dara melajukan motornya keluar gerbang.


dia yang biasanya jarang keluar rumah kini sudah tidak pulang ke rumah dia membawa motornya ke hotel-hotel yang di lihatnya.


sudah hampir sejam iya jalan kini dia tiba di hotel terakhir yang dia tahu alamatnya,hotel tersebut merupakan langganan maskapai Lion yang menginap di Berau.


Dara memarkirkan motornya tak jauh dari hotel tersebut.


"Woi ngapain di sini udah malam" kata maissy di belakang dara, ternyata gadis tidak tau diri ini malah mengikutinya dari tadi pikir Dara.


Dara yang akan membalas perkataan temannya itu seketika diam.


melihat itu Maissy yang dari tadi di sampingnya terheran bagaimana bisa cewek bermulut pedas di depannya seketika diam dia pun mengikuti arah pandang Dara hingga iya menemukan sosok yang membuat temannya itu terdiam.


"mes Lo harus fotoin gue" ucap Dara sambil memberikan hpnya kepada temannya itu belum selesai keterkejutannya maissy kembali di buat terkejut bagaimana tidak darat tiba-tiba menariknya untuk menemui biasnya yang kebetulan sedang mencari udara segar di luar hotel.


"annyeong oppa" sapa Dara saat tiba di depan Jimin.


Jimin yang mendengar orang menyapa berbalik dan menemukan seorang gadis yang berseragam seperti yang dia lihat sebelum keluar dari bandara kedatangannya tadi.


"apa kamu seorang ARMY" ucap Jimin.


mendengar penuturan Jimin membuat Dara sampai melongo bagaimana tidak idolnya ini kenapa bisa sangat fasih berbahasa Indonesia dia pikir kemarin di konser itu mereka sengaja belajar agar bisa di mengerti penggemarnya yang ada di sini tapi rupanya tidak karena di depannya sudah berdiri orang itu.


"hah nggak kok tapi ngomong-ngomong kenapa oppa sangat lancar bahasa Indonesia" tanya Dara.


"iya kemarin waktu menjadi brand ambassador Tokopedia kami sudah bertekad untuk belajar bahasa lain" ungkap Jimin.


mendengar itu akhirnya Dara buka suara "benaran nih jadi aku boleh foto nggak".


"oh boleh dong" jawab Jimin sambil tersenyum.


selesai foto bersama Dara mengajak maissy untuk pulang tapi sebelum itu ia meminta Jimin untuk mengirimkan foto mereka tadi karena memang hp Jimin lah yang mereka gunakan ya maklum saja kamera hp seorang dara sangat bagus.


sesampai di rumah Dara mendapatkan notifikasi dari WhatsApp sebuah nomor tidak di kenal mengirim foto karena penasaran dia pun membuka pesan tersebut.


melihat isi foto itu ia sangat terkejut bagaimana tidak foto yang di kirim tadi adalah fotonya bersama Jimin.


"kringgggggg kringgggggg" anggap aja suara hp ya.


deringan hp mengejutkan dara "haisss siapa si yang menelpon jam segini".


iya meraih hpnya tanpa melihat layar iya menggeser ikon yang ada di hpnya.

__ADS_1


"halo,halooo astaga ini siapa si kok nggak bicara apa jangan-jangan setan lagi yang nelpon" ucap Dara sambil melihat layar hpnya.


"eh apa ini kok alarm si bukannya tadi aku lagi liatin foto dari Jimin ya nggak mungkin kan hilang" terdengar suara panik dari Dara karena begitu syoknya dia sampai bolak-balik gambar di galerinya berharap itu bukan mimpi tapi nihil hasilnya nggak ada.


"hah,apa aku terlalu berharap bisa bertemu dengannya sampai aku terbawah mimpi" terdengar helaan nafas disertai rasa kecewa dari mulut Dara.


"ternyata semua cuma mimpi ya Tuhan aku pikir itu sudah kenyataan tapi ternyata aku salah"


ya pastinya dia sangat kecewa karena apa yang di alaminya tadi ternyata semua cuma mimpi padahal dia sangat berharap bisa bertemu dengan para idol kesayangannya.


tidak mau larut dalam rasa kecewanya iya pun menyibukkan diri dengan kerjaan di rumah sambil menunggu jam kerjanya di mulai.


setelah menyelesaikan pekerjaan rumah dia pun bersiap-siap untuk kerja.


disinilah dia sekarang tempat kerja yang entah kenapa hari ini Dara tidak bersemangat untuk berada di sini, pikirannya saat ini sangat kacau bahkan sampai jam pulang hampir tiba dia sama sekali tidak ada bicara sampai chelin datang menghampirinya.


chelin menepuk pundaknya "hei ada apa kok dari tadi aku perhatiin Lo kaya ada masalah gitu" ucap sahabatnya itu.


bukannya menjawab Dara malah memeluknya sambil menangis.


chelin merasa ada yang salah dengan temannya ini bagaimana tidak seorang Andara Oktavia menangis.


setelah di rasa tangis temannya itu mulai reda akhirnya chelin pun bertanya "kenapa kok Lo tiba-tiba nangis nggak agak aneh kalau Lo yang nangis".


"kenapa yas,kenapa semua cuma mimpi kenapa bukan kenyataan aja aku udah berharap itu kenyataan yas tapi tetap saja itu cuma mimpi" ucapannya ini malah membuat chelin bingung.


"astaga kau itu ngomong apa aku nggak ngerti Lo" gerutu chelin.


mendengar itu akhirnya Dara menceritakan semua yang ia mimpikan.


"jadi gitu yas bahkan aku sampai panik hanya karena foto padahal itu hanya dalam ku pikir itu nyata" ucapnya setelah menceritakan semua mimpinya.


"udahlah jangan di pikirkan mending kita siap-siap karena bentar lagi kita pulang" kata chelin.


dan benar saja beberapa menit kemudian mereka sudah menuju parkiran untuk mengambil motor mereka.


sesampai di rumah Dara langsung masuk ke kamarnya dan membersihkan tubuhnya yang seharian ini sudah terasa lengket.


selesai mandi Dara mendaratkan badannya itu ke tempat tidur niatnya mau langsung tidur tetapi dia malah ingat mimpinya semalam dia berpikir sejenak akankah mimpinya itu bisa menjadi kenyataan.


ya semoga saja mimpi Dara bisa menjadi kenyataan.


selamat membaca ya salam dari para bucinnya BTS salam dari papa bear juga ya fighting happy reading ya🥰🥰🥰.

__ADS_1


__ADS_2