Tawanan Cinta Sang Raja

Tawanan Cinta Sang Raja
bab 1


__ADS_3

Min Ah Young adalah anak gadis dari Menteri Pertahanan Min Ha Joon pada kerajaan Dinasti Joseon. Dulu keluarganya sangat terpandang tidak ada berani memandang langsung pada keluarganya bahkan Raja pun segan. Semua itu berubah saat Raja yang baru naik tahtah dan menggantikan Raja terdahulu, ayah Min Ah Young dituduh melakukan penghianatan. Orang tuanya dikurung dan diasingkan, sementara dia dipaksa untuk menjadi salah satu Selir Raja.


Entah apa yang membuatnya begitu berubah, padahal sewaktu menjadi Putra Mahkota dia adalah sosok yang Ah Young kagumi. Ketampanannya, kecerdasannya dan kewibawaananya membuat siapapun gadis yang melihatnya pasti akan terpesona,


Tak disangka Putra Mahkota berubah drastis setelah menjadi Raja. Tanpa menyelidiki dahulu dia memutuskan kalau ayah Ah Young adalah seorang yang bersalah, penghianat dan memberi hukuman lansung tanpa mempertimbangkannya. Saat itu hati Ah Young hancur sejadi jadinya, pria yang dia kagumi berubah menjadi pria yang dibenci, dia dipaksa menjadi Selirnya dan melayaninya. Air matanya terus mengalir mengingat kejadian itu.


Suara langkah kaki membangunkan Ah Young dari lamunnanya.


"Nyonya apakah anda sudah bangun?. Saya adalah Dayang Lim diperintahkan kemari untuk membantu Nyonya membersihkan diri, saya sudah menyiapkan air hangat untuk Nyonya berendam."


"Baiklah, " ujar Ah Young.


Min Ah Young berjalan menuju bak yang telah disediakan berisi air hangat dan penuh dengan kelopak bunga mawar, ia membuka gaun tidurnya dibantu dayang Lim kemudian merendam seluruh tubuhnya kedalam bak itu.


pantulan cermin yang tidak sengaja terlihat Min Ah Youn memperlihatkan tubuhnya yang penuh dengan luka lebam dan tanda merah yang ditinggalkan oleh Raja pada malam itu, membuat Min Ah Young merengut ketakutan.


"Nyonya, apakah anda ingin saya membawakan obat untuk nyonya?," ungkap dayang Lim, sambil membantu mengusap punggung Ah Young di belakang dengan kain sutra.


"Tidak perlu ... aku hanya ingin segera memakai pakaianku."

__ADS_1


"Baik Nyonya ...." Dayang Lim bergerak dan mengambilkan gaun hanbok untuk dipakekan pada tuanya.


Ah Young sangat jijik melihat tubuhnya penuh dengan warna kemerahan, ia segera keluar dari bak air itu mengeringkan diri dan memakai pakaiannya.


Dayang Lim dibantu dayang lainya segera membawa keluar bak mandi Min Ah Young dan membersihkan kamarnya.


"Saya permisi dulu Nyonya, saya akan menyiapkan makanan untuk Nyonya dan segera menghidangkannya untuk Nyonya. Jika Nyonya membutuhkan bantuan panggil saja, saya selalu siap di depan pintu kamar Nyonya."


"Baiklah kau boleh pergi, " ungkap Ah Young.


*******


Hari berlalu sejak kejadian itu Raja tidak pernah lagi datang, membayangkan apa yang dia lakukan pada malam itu membuatnya gemetar ketakutan.


"Nyonya Ratu Yoon memerintahkan agar anda segera menghadapnya, segeralah bersiap."


"Baiklah ... saya akan segera kesana."


***

__ADS_1


Saat Ah Young sampai di kediaman Ratu dia langsung membri salam.


"Salam hormat pada Yang Mulia Ratu, ada apakah gerangan Ratu memanggil hamba."


"Raja sudah berbaik hati mengangkatmu menjadi salah satu Selirnya sungguh hal yang tidak biasa mengingat keluargamu yang penghianat, sebaiknya kau tidak melupakan kebaikaan Raja."


"Ba,baikk ... Ratu."


"Untuk kedepanya, aku harap kau menjaga tinggah lakumu selama di istana dan menghormati selir-selir Raja lainnya, mungkin bisa sedikit membersihkan nama baik keluargamu."


"Iyya Ratu," ujar Ah Young.


"Kau boleh pergi sekarang ... ooh iya, sebentar malam akan diadakan festival lampion, akan banyak tamu penting yang datang aku harap kau menyiapkan dirimu sebaik mungkin untuk menyabut festival ini.


"Baik Ratu ...." Ah Young pun pergi meninggalkan kediaman Ratu setelah memberi salam perpisahan.


Tak terasa hari berubah menjadi senja, sang pelayan sibuk memakaikan gaun hanbok dan merias wajah Ah Young untuk festival lampion malam ini. Bagi Ah Young sungguh rasanya berat untuk pergi, tapi karna Ratu yang memerintahkan langsung jadi dia tidak bisa berbuat apa - apa.


"Sudah selesai, anda sangat cantik Nyonya pantas Raja menjadikan anda selirnya pasti karna sangat tergila - gila dengan kecantikan anda," ujar Dayang Lim sambil memperbaiki hiasan rambut yang diletakkan ke kepala Ah Young untuk mempercantik penampilannya.

__ADS_1


Jujur jika bisa memilih, dia tidak ingin terlahir seperti ini. Kata orang kecantikannya adalah sebuah anugrah tp menurutnya itu sebuah kutukan, dia selalu mendapat tatapan sinis dari para gadis yang iri melihatnya sehingga dia kesulitan memiliki seorang teman dan para pria manatapnya menjadikannya seolah - olah dia adalah obyek dari fantasi mereka, itulah sebabnya kenapa ia lebih senang berada dikamar menghabiskan waktu sendiri.


"Sudah waktunya Nyonya, saya akan mengantar anda ke tempat festival itu .... "


__ADS_2