
Saat memasukki tempat perayaan pandangan para tamu tertuju pada Ah Young yang terlihat sangat cantik dan elegan pada malam itu, tapi membuatnya tidak nyaman, dia sempat melihat tatapan sinis Ratu dan Selir lainya yang iri melihat kecantikannya. Saat memberi penghormatan kepada Raja, dia terkejut dengan tatapan tajam dari sang Raja seolah ingin membunuhnya. Ia tidak tau mengapa Raja begitu membencinya seolah apa yang Ah Young kulakukan selalu salah dimatanya.
Bukk,,"
"Hati-hati, Nona. Jika Nona tidak fokus saat berjalan maka anda bisa terjatuh."
Tanpa sadar saat berjalan menuju tempat duduk yang tlah di sediakan untuk Ah Young, ia menabrak seorang pria dan membuatnya terjatuh dalam pelukkan pria itu.
"Maaf Tuan, aku tidak sengaja menabrak Anda." Sambil menatap pria itu.
"Hmm ... baiklah kau kumaafkan, klo boleh tau beban apa yang kau fikirkan sampai-sampai tidak fokus pada pandanganmu, Nona?. Bolehlah kau ceritakan sedikit padaku siapa tau aku bisa membantumu," ujar pria itu saat Ah Young masih dalam pelukkanya.
"Maaf Tuan dia adalah Selir dari Raja, bisakah Anda melepaskan pelukakan Anda?" Sambil menarik Ah young dari pelukan pria asing itu.
"Aahh ... maaf, maaf, aku kira dia adalah salah satu dari tamu undangan. Tak kusangka Raja memiliki wanita secantik ini disampingnya, pasti dia sangat bahagia."
Tiba - tiba salah satu pengawal yang menggawal pria asing itu berbicara dan memberitahukan sesuatu.
"Tuan Sunghoon, kita harus segara menemui Raja," ujar pengawal.
__ADS_1
"Aah iya, bertemu dengan Nona cantik ini membuatku hampir lupa dengan tujuanku, baiklah Nona cantik aku permisi dulu, semoga kita bisa berjumpa lagi. Sayang kau sudah ada yang punya. Tapi takdir tidak akan ada yang tau ( sambil tersenyum ), oohh ... iyya, namaku adalah Park Sunghoon, senang bisa bertemu dengan anda Nona."
Pria itu pun berlalu dengan dua pengawalnya
"Nyonya, apa kau baik-baik saja?" ungkap Dayang Lim.
"Iyya, aku baik-baik saja, oiya kau tau siapa pria tadi?"
"Dia adalah tuan Park, Menteri Pertahanan yang baru saja dilantik, dia adalah salah satu sahabat Raja."
Berarti dia adalah orang yang menggantikan posisi Ayahku ... ( ucap Ah Young dalam hati )
Festival lampion segera berakhir, Raja dan Ratu meninggalkan tempat tersebut disusul para tamu undangan juga pergi meninggalkan tempat festival itu,
Meninggalkan tempat festival setelah sepi adalah pilihan terbaik, karena dia tidak ingin bertemu orang - orang yang kemungkinan akan menanyakan siapa dia dan asal - usul keluarganya, pertanyaan yang sama sekali tidak ingin ia jawab.
Malam semakin sunyi saat ia berjalan menelusuri istana yang sepi seorang diri dan akhirnya sampai pada kediaman khusus Selir di istana ini, saat membuka pintu kamar tiba - tiba seseorang menarik tangannya dan menghipit tubuhnya ke belakang pintu,,
"Berani sekali kau membuatku menunggumu seperti ini ... sepertinya kau lupa siapa dirimu di istanaku ini haa!!."
__ADS_1
Raja menatap Ah Young dengan tatapan yang sangat marah.
"Aakkhh,,, ampuni aku Yang Mulia, aku tidak tau kalau Yang Mulia sudah lama menungguku."
"Diam,,, dasar Perempuan tidak berguna!!, sepertinya kau harus diberi pelajaran!!."
Plaakkk"
Tamparan sangat keras mendarat dipipi kiri Ah Young dan dengan kedua tangannya, Raja menyeret dan membanting Ah Young ke atas ranjang.
"Aakkhh ... tidak, aku mohon maafkan aku Yang Mulia, jangan siksa aku, aku berjanji akan mengikuti semua perintahmu."
"Ciihh ... kau pasti sangat senang dipeluk pria lain, iyaa kaan!!!, biar kuingatkan kau bahwa semua yang ada ditubuhmu ini adalah milikku, dan tidak ada yang boleh menyentuhnya selain aku .... "
Kraakkk,,, kraakk,,, ( suara robekkan baju)
"Tidak Yang Mulia, jangan ... aku mohon maafkan aku, ini tidak akan terulang lagi ... Aaahhhkk."
Tanpa ampun Raja merobek semua pakai Ah Young hingga tidak ada selembar kain pun yang menempel pada tubuh gadis itu, kemudian dengan kasar mencium dan mengigit bibir Ah Young.
__ADS_1
Setelah puas menjelajahi tubuh Ah Young dengan indra pengecapnya, Raja lalu melepaskan seluruh pakaian yang ada pada dirinya. Tanpa mempedulikan rintihan dan tangisan dari Ah Young dia lalu melampiaskan seluruh hasratnya yang terpendam pada gadis itu secara paksa tanpa henti sepanjang malam.