
Malam hari semakin larut saat Ah Young kembali ke Istana dengan rute jalan yang sama saat dia pertama kali keluar dari Istana. Ah Young berjalan sangat pelan menuju kediamnya, Ah Young melihat dua pengawal istana sedang berjaga di depan kediamanya. tapi ia tau jalan lain menuju ke kamarnya agar tidak diketahui dua pengawal itu. ketika dia membuka pintu kamarnya betapa terkejutnya dia saat melihat Raja yang sedang menunggunya dengan raut wajah yang sangat marah. Di hadapan Raja ada dayang Lim yang sedang bersujud ketakutan.
"Akhirnya kau datang juga, sudah puas kau berkeliaran diluar istana pada malam hari?! " Suara lantang sang Raja mengetarkan tubuh Ah Young yang sedari tadi terpaku menatap sang Raja.
"Mohon Ampuni aku, Yang Mulia," pinta Ah Young sambil menangis dan langsung bersujud.
"Pengawal,,,!, penjarakan kedua orang ini." Raja berteriak memerintah pada pengawal istana yang berada diluar tanpa mengindahkan permohonan Ah Young
"Baik, Yang Mulia." Dua orang prajurit di Istana itu bergerak dengan tegap dan menyeret Ah Young dan Dayang Lim ke dalam penjara, "Mohon ampuni aku, Yang Mulia,," teriak Dayang Lim yang memohon ampun tetapi Raja tetap acuh seolah tidak mengindahkan permohonan Dayang Lim.
Ah Young dan Dayang Lim diseret ke penjara yang berada bawah tanah gelap dan dingin.Dimana penerangannya hanya dari obor kayu bakar.
***
Berita tentang penangkapan Ah Young yang dipenjara di penjara bawah tanah menyebar luas keseluruh penjuru istana. Ratu yang mendengar berita itu seketika terkejut dan bersiap menuju ke tempat Raja.
__ADS_1
Saat bertemu Raja, Ratu segera menanyakan prihal kebenaran kabar penangkapan Ah Young pada Raja, "Yang Mulia, apakah benar dengan berita yang aku dengar? Anda, menangkap gadis itu dan memasukkanya ke dalam penjara ruang bawah tanah?"
"Seorang yang bersalah patutlah mendapat hukuman, dia dengan seenaknya keluar masuk istana ini secara diam - diam dan tanpa izin dariku itu sudah melanggar peraturan istana ini."
"Tapi,Yang Mulia. Dia baru saja diangkat menjadi Selir."
"Siapapun yang melanggar aturan di istana ini akan mendapatkan hukuman yang sama tanpa membedakan siapa pun dia, dia akan di penjara di ruang bawah tanah selama tiga puluh hari, dan dia akan dibebaskan setelah tiga puluh hari." Raja lalu pergi meninggalkan Ratu untuk mengakhiri perdebatanya.
Ratu sebenarnya tidak memihak pada Ah Young tapi sebenarnya lebih ke kasihan pada gadis itu. Dia justru iri pada Ah Young karena walaupun memang Raja bersikap lebih kejam padanya tapi dalam fikiranya justru ia merasa Raja lebih perhatian pada gadis itu di banding dirinya dan selir lainya.
***
Malam semakin dingin saat Ah young terbangun dari tidurnya, dia tidak tau sudah berapa lama berada di penjara itu sebab ruang bawah tanah itu hanya mengunakan obor sebagai peneranganya.
" Dayang Lim,, maafkan aku yang telah menyeretmu dalam masalah ini karena keegoisanku." Sambil memengang tangan dayang Lim yang dingin sebab udara yang lebab di sekitar ruangan itu.
__ADS_1
"Tidak apa - apa Nyonya, kita dari awal sudah mengetahui konsekuensi terburuk dari pilihan yang diambil. Sekarang hanya perlu menjalaninya sampai kapan hukuman ini akan berakhir."
Ucapan dari dayang Lim seakan mengguatkan Ah Young yang sedari tadi penuh dengan penyesalan, akibat keinginan yang sangat ingin bertemu kedua orang tuanya menyebabkan dirinya dan dayang Lim harus masuk ke penjara.
***
Sudah hari kelima AhYong dan dayang Lim berada di penjara ruang bawah tanah itu dengan makanan yang seadanya dan pakaian yang tipis padahal ruang bawah tanah itu sangat dingin dan lembab membuat tubuhnya yang tidak kuat lagi dan akhirnya ia pun pingsan.
"Nyonya,,, Nyonya,, Nyonya,,! sadarlah." Dayang Lim berteriak memanggil Ah Young sambil memegang tangan dan mengecek suhu tubuhnya terasa sangat panas.
"Penjaga,,, tolong panggilkan tabib istana!," teriak dayang Lim. Kedua penjaga istana yang mendengar teriakkan dayang Lim berlari menuju wanita itu " Ada apa? "
"Nyonya Ah Young tidak sadarkan diri, tolong beri tahu Raja agar mengampuninya". Salah satu pengawal itu pergi menuju ke kediaman Raja dan memberi tahukan keadaan Ah young dan yang satu lagi pergi menemui tabib istana.
Tabib istana datang dan memeriksa keadaan Ah Young yang masih di dalam penjara, Saat memeriksa denyut nadi tangan wanita yang masih pingsan itu, ia terkejut karena mendapati apa yang membuat wanita itu lemah adalah karena kehamilanya.
__ADS_1
"Segera sampaikan pada Raja, bahwa Selir Ah Young sedang hamil"