TEMAN TAPI MENCINTA

TEMAN TAPI MENCINTA
PROLOG


__ADS_3

ALA BISA KARENA BIASA, CINTA DATANG KARENA TERBIASA BERSAMA!! mungkin kata-kata itu sangat cocok untuk mendeskripsikan hubungan ku dengan nya.




Aku Mayra mahasiswi di salah satu universitas swasta di kota M, aku memiliki teman dekat yang bernama Candra ya benar saja ia seorang pria yang juga menuntut ilmu di universitas yang sama denganku.



Aku dan Candra merupakan teman satu jurusan dan juga satu kelas, Candra merupakan sosok pria yang sangat bisa diandalkan, selain baik hati ia juga sangat friendly hal itulah yang membuat kami bisa berteman dekat.



Aku dan Candra sebelumnya tidak memiliki hubungan dekat, aku yang semula hanyalah mahasiswi susulan dikarenakan aku terlambat masuk semester pertama membuat aku menjadi sangat canggung untuk berinteraksi dengan teman sekelas ku.



Candra menjabat sebagai komting dikelas, hal itulah yang membuat aku mau tidak mau harus berusaha membuka diri untuk berbicara kepadanya.


Tepat sekali pada saat itu aku belum memiliki jadwal perkuliahan dan juga belum menjadi bagian dari grup chat kelas.



"Hallo namaku Meyra, kamu komting kan? " sapaku membuka pemebicaran ketika menghampiri candra yang sedang asik memainkan gadgetnya di sudut ruangan

__ADS_1



"Oh ya namaku Candra, aku komting disini" jawab candra ramah



"Apa aku boleh meminta jadwal perkuliahan? dan juga apa aku boleh meminta nomor mu? " tanya ku lembut kepada nya



"Tentu saja, aku akan mengirimkan jadwal nya, oh iya apa kamu mau masuk ke dalan grup chat kita? " tanya candra sungguh kepadaku




jujur saja aku sangat menantikan masa-masa kuliah ku, masa di mana aku menjadi lebih dewasa dan masa di mana aku mendapatkan kebebasan dalam berekspresi.



seminggu pertama aku masuk ke dalam grup chat tersebut aku hanyalah seorang pembaca tanpa berkomentar sedikit pun, meskipun semua teman sekelas ku ramah aku masih merasa canggung untuk ikut bercengkerama dengan mereka, namun lagi-lagi Candra membantu ku untuk lebih dekat dengan mereka semua.



Waktu berjalan dengan begitu cepat nya, semester demi semester kulalui begitu saja dengan damai dan nyaman.

__ADS_1


Dan hubungan ku dengan Candra semakin hari semakin dekat, tidak jarang orang-orang menganggap kami menjalin kasih.



saling bertukar pendapat, saling bertukar pikiran sering kali kami lakukan, namun pada saat itu hubungan kami murni sebatas teman dekat saja, ya meskipun aku tidak mengerti bagaimana perasaan Candra padaku namun kuanggap dia hanya teman priaku.



Entah bagaimana dan bermula dari mana, aku dan Candra semakin menempel satu sama lain. Meskipun sama-sama sudah memiliki pasangan tidak membuat kami menjaga jarak, bahkan sering kali kami melontarkan candaan bahwa kami saling mencintai satu sama lain yang di amini teman sekelas kami.



"Awas nanti beneran cinta kalian" kata-kata itu selalu dilontarkan anak-anak kepada kami yang sering bercanda.



namun aku dan Candra hanya menanggapi itu dengan santai dan tertawa.



"mana mungkin teman bisa saling mencinta, apalagi teman yang sudah bertahun-tahun seperti kami, pemikiran konyol dari mana itu" aku selalu menjawab semua candaan mereka dengan kata-kata itu karena bagiku sangat tidak mungkin teman yang begitu dekat bisa saling mencinta.



Namun siapa sangka tepat di semester 5 aku mulai merasa bahwa Candra lebih dari sekedar teman pria ku, meskipun dia telah memiliki pasangan aku dan candra malah semakin menempel, kebetulan disaat itu aku sudah putus dengan pacarku.

__ADS_1


__ADS_2