Teman Yang Bermuka Dua

Teman Yang Bermuka Dua
Hari Pengumuman 2


__ADS_3

setelah sekian lama mengantri akhir nya Arga sampai juga di urutan nya akan melihat pengumuman tersebut dan tampak sedikit kekecewaan di wajah nya karena di setiap jurusan yang dia daftar tidak terdapat nama nya dan dia pun pergi meninggal kan tempat tersebut menjauh dan mencoba mencari tempat yang nyaman untuk diri nya menenangkan hati nya


" sial kok gua ngak lolos, apa yang harus gua lakukan sekarang"


dia pun pulang ke kost nya dan mempacking kan barang barang nya untuk segera pulang kampung, setelah selesai mengemas kan barang nya dia pun pergi ke luar kos dan berpamitan dengan ibu kos nya untuk mengatakan bahwa dia akan pulang kampung


bu, tok...tok...tok...Bu " iya sebentar...." terdengar jawaban dari dalam yang menjawab nya Arga pun diam dengan wajah sedih nya untuk berpamitan dengan ibu kos nya tersebut


" na Arga, ada apa kok murung wajahnya, eh kamu mau kemana toh nak, banyak banyak bawa barang nya???"


"saya mau pamit Bu, hari ini saya akan balik kampung dan Ndak tahu kapan akan balik disini lagi" " loh kamu kan belum lama disini, coba tunggu kosnya habis baru balik, soal nya sesuai dengan peraturan kos kamu tidak bisa ambil uang nya kembali loh, jadi gimana"


"Ndak apa Bu, saya udah Ndak ada kepentingan lagi Bu disni"


"emang ada masalah apa toh sampai sampai buru buru mau balik kampung"


" saya Ndak lolos Bu, test masuk nya buat apa saya lama lama kalo saya Ndak kuliah disini bu"


" oh jadi gitu, tapi nak Arga itu kan hanya untuk beasiswa ka kan yang test kemarin, soalnya ibu dengar dari Rena tetangga kita yang di sebelah rumah saya bilang masih ada test masuk reguler loh untuk kuliah"


dan Arga pun tampak terkejut mendengar nya

__ADS_1


" iya kah bu, syukur lah saya masih bisa kuliah nanti nya, bapak kan sudah bilang sama saya waktu itu, biar saya Ndak lolos beasiswa bapak akan tetap melanjut kan kuliah ku" ucap Arga dalam. hati nya


" oh iya Bu, terima kasih yah Bu atas informasi nya"


" iya sama sama nak Arga, jadi gimana kamu tetap pulang kampung atau gimana...!!!" kayak nya Arga tetap pulang Bu soalnya uang Arga juga udah habis, tapi nanti Arga balik sini lagi Bu untuk test yang mahasiswa regulernya"


" iya kalo begitu, teman mu Ringgo gimana???, lolos Ndak dia"


" Ndak tahu saya Bu soalnya tadi saya langsung pulang ke kost tadi, ya udah Bu saya permisi yah Bu"


" iya hati hati di jalan yah, salam sama bapak dan ibu mu di kampung"


Arga pun pergi ke pengkolan ojek untuk pergi ke terminal dan dia pun menaiki bis yang akan menuju di desa nya tersebut, sedang kan Ringgo dan sinta masih mengantri untuk melihat hasil pengumuman tersebut


" lama juga yah Ringgo antrian nya, aduh pegal jadi nya kaki ku ring" " ya udah kamu duduk saja biar aku yang antri, tapi nomor induk dan nomor kepesertaan mu di catat yah takut nya salah nanti"


" iya ring, tunggu bentar yah....ni, makasih yah ringg"


" iya sama sama, sana gih istirahat tunggu di situ yah nanti aku kasi tahu"


Sinta pun duduk di teras karena kaki nya pegal sekali menunggu nomor antrian mereka tersebut dan Ringgo masih mengantri karena kalo mereka berdua istirahat atau misah dari antrian tersebut akan membuat mereka makin lama menunggu untuk melihat hasil test mereka.

__ADS_1


" mana tu anak yah, kok Ndak keliatan dari tadi, udah pergi kah belom Arga yah" Ringgo terus melihat di sekeliling nya untuk melihat Arga dan dia tidak tahu kalo Arga sudah pulang kampung


" ya udah deh nanti sekalian gua liat nama nya, mudah mudah pake nama nanti tu pengumuman, Ndak pakai nomor nisn sekolah"


setelah sekian lama mengantri akhirnya Ringgo sampai di papan pengumuman tersebut dan dia pun langsung melihat di kertas kertas yang di tempel di papan tersebut dan dia kecewa karena nama nya tidak ada di dalam pengumuman untuk yang lolos di kedokteran,


"mana yah nama gua, kok ngak ada" batin Ringgo dengan raut wajah nampak sedih di mata nya dan dia seakan akan ingin menangis melihat nya


dan dia pun mulai mencari nama nya di fakultas teknik yang kebetulan kertas yang di tempel di dekat pengumuman untuk yang lulus di kedokteran berdekatan dengan teknik


" terima kasih yah Tuhan" dia pun sanggat bersyukur karena dia lulus di teknik sipil dan dia sanggat bahagia sekali


"oh ya punya Sinta lulus Ndak dia yah"


Ringgo pun melihat lihat di kertas kertas tersebut dan nama nya Sinta tidak ada


"mana yah mana...." gerutu Ringgo yang melihat nama Sinta tidak ada di kertas tersebut


dan dia pun pindah di papan yang berikut nya dan nampak dia tersenyum dan hampir dia berteriak mau bilang sama Sinta kalo dia lulus


"sin....." sambil melihat di sekitar nya sanggat ramai sekali dan dia pun mengurung kan nya dan segera putar balik menuju tempat Sinta menunggu nya tadi

__ADS_1


__ADS_2