
pagi yang cerah hari itu,
alarm berbunyi menunjukan pukul 05.40 pagi.
seorang gadis cantik terbangun dari tempat tidur nya..
Kesya namanya, Kesya Anastasya.
pagi yang cerah? ckck, semua orang juga akan berkata seperti itu ketika mereka bahagia, walaupun hari sedang hujan petir. sebalik nya, mereka akan mengumpat saat musibah melanda dan berkata, hari ini mendung, padahal matahari sedang bersenandung di atas sana.
Kesya bergumam, sembari membuka jendela kamarnya.
...----------------...
"pagi" mungkin, hanya sebuah kata sederhana... tapi dibalik kesederhanaan itulah yang menyimpan banyak makna. yahh... "pagi" dimana semua orang akan kembali memulai aktivitas nya, dan dimana semua orang juga akan kembali merangkai harapan.
keep hoping until that hope comes true
begitu juga anak anak di pagi itu, semuanya kembali melahap ilmu.
yaa.. semua anak-anak kembali bersekolah pagi itu.
ting ting ting...
bel berbunyi, menandakan semua siswa dan siswi harus memasuki kelas.
Bu Lisa seorang guru sejarah, ia memasuki kelas 11 IPA 2 dengan diikuti seorang murid.
semua murid di kelas itu berhamburan pergi ke tempat duduknya masing-masing, murid-murid di kelas itu heran melihat murid yang di belakang Bu Lisa
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ibu lisa memberi salam kepada semua siswa yang ada di kelas itu.
"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab semua siswa bersamaan
"pagi semuanya"
"pagi bu"
"ibu ada berita baik untuk kalian semua, hari ini kita kedatangan murid baru... Keisya silahkan perkenalan diri kamu" ucap Bu Lisa seraya duduk di kursinya
Kesya menarik nafasnya pelan-pelan, lalu sekilas melihat murid-murid yang ada di kelas itu, setelah itu dia pun mulai mengeluarkan suara
"Hai semuanya perkenalkan nama saya Kesya Anastasya. biasa dipanggil Keisya, saya pindahan dari SMA 03, alasan saya pindah ke SMA 01 ini karena urusan pekerjaan orang tua"
tidak terdengar jawaban dari murid murid di dalam kelas itu. hanya terdengar suara kasak kusuk pelan, mereka semua hanya tersenyum melihat Kesya
mungkin mereka juga bingung bagaimana cara menyapa anak baru itu.
"Kesya kamu boleh duduk ke kursi yang kosong itu" ucap bu Lisa memecah kesunyian, seraya menunjuk kursi yang kosong yang ada di pinggir barisan ke dua
Kesya mengangguk dan langsung menuju kursi yang di tunjuk ibu Lisa.
...----------------...
Bel istirahat pun berbunyi, sebagian siswa berhamburan keluar dari kelas.
lalu sebagian nya lagi masih berada dikelas, dengan berbagai macam alasan
belajar, tidur, bernyanyi, sampai ada juga yang menyalin pr milik teman nya.. untuk di kumpulkan di jam pelajaran yang ke dua mungkin tadi malam lupa mengerjakan nya, atau mungkin memang sudah berniat ingin menyalin saja..
hahahaha itu lah sebabnya mereka disebut anak-anak.
Lalu terdengar suara nyaring dari toa sekolah
"Panggilan kepada siswi atas nama kesya Anastasya, dari kelas 11 ipa 2 agar segera menuju keruangan OSIS"
Panggilan tersebut diulang sebanyak dua kali
Kesya yang mendengar pun langsung bergegas mencari ruang OSIS, Kesya juga bertanya kepada beberapa siswa di mana ruangan OSIS.
__ADS_1
tak berapa lama Kesya pun sampai di ruangan OSIS
Bukkkk...
Arghhh...
Kesya menabrak seseorang cowok yang sedang membawa kotak p3k
"mampuss" batin Kesya
"Ehh maaf-maaf gue ga sengaja"
Cowok itu tidak mengeluarkan suara, dia hanya menoleh Kesya sekilas, lalu langsung membereskan barang-barang yang berserakan. Kesya juga langsung membantu, setelah semuanya beres
Kesya langsung berdiri
"Sekali lagi maaf ya…"
Ucap Kesya dengan nada pelan,
Kesya benar-benar tidak enak hati.
"Huhh"
cowok itu berdecak kesal, lalu pergi meninggal kan Kesya.
Kesya mengangkat alis nya
"bodo amat lah gue juga udah minta maaf kok " batin Kesya
setelah itu Kesya langsung mengetok pintu yang ada di depannya
tok tok tok…
"masuk" terdengar suara dari dalam, Kesya yang mendengarnya pun segera masuk
lalu ada seorang cowok yg duduk di kursi, cowok itu memberi isyarat agar Kesya menuju ke sana, Kesya pun segera mendatangi cowok itu.
Kesya mengangguk pelan
"maaf ya telat dikit"
"ngga papa kok lo pasti juga kesusahan nyari ruangan ini kan?"
"hehe iya untung tadi ada beberapa anak yg ngasih tau" ucap Kesya sambil tersenyum
"Yaudah duduk dulu…"
Kesya pun langsung duduk
"Kenalin gue Riald. gue ketua OSIS,
Jadi gue manggil lo kesini buat ngisi beberapa data lo yg kurang" ucap Riald sambil mengulurkan beberapa lembar kertas.
Kesya menerima kertas itu
"Sekarang?" tanya kesya
"Sekarang aja, gue tungguin kok" ucap Riald sambil tersenyum melihat Kesya,
Kesya yang melihat pun langsung salah tingkah sendiri
selang beberapa menit ada seorang cowok yang masuk sambil membawa beberapa obat dan kertas
kesya berhenti menulis dan langsung menoleh cowok itu
"ehh itu kan cowok yang gue tabrak tadi..."
batin Kesya
__ADS_1
"Kalau masuk ketok pintu dulu lah ki"
ucap Riald sembari menoleh Rizki
cowok yang kesya tabrak tadi itu Riski namanya, Riski adalah ketua PMR di sekolah itu
"Hah? Ckck bilang aja lo ngga mau hari bagus lo sama cewe aneh itu di ganggu kan?"
Ucap riski sambil memandang Kesya.
Kesya yang mendengar perkataan Riski pun langsung berdiri
"Eh lo masih kesal gara gara tadi ya? Kan gue udah minta maaf"
Ucap Kesya kesal
Riski tidak menghiraukan ucapan Kesya, dia sibuk menulis sesuatu.
"Udah lah ngga usah di tanggepin" ucap Riald yang sudah biasa melihat sikap Riski yang seperti itu.
Kesya menghembuskan nafas nya pelan, lalu dia duduk ke kursinya lagi
Tok tok tok
suara ketukan pintu
"Masuk" ucap Riald
"kak Riald di belakang ada yang lagi berantem" ucap seorang siswi kelas 10
"Hmm... yaudah ayo antarin kakak ke sana"
Siswi itu pun mengangguk
"Ntar kalo udah letakin aja disini"
Ucap Riald seraya menunjuk meja yang di pakai Kesya untuk menulis, dia mengatakannya sambil tersenyum kepada Kesya
"Ohh okee" jawab kesya sambil mengganguk
Riald pun bergegas pergi mengikuti siswi itu
Kini didalam ruangan itu hanya ada riski dan Kesya
Rizki menghampiri Kesya, lalu meletakan sebuah obat, di meja tempat kesya duduk.
"Nih kayak nya lo butuh deh, dari tadi gue liat lo kayak cacing kepanasan"
Lalu rizki pun berjalan keluar ruangan meninggalkan Kesya
Kesya mengambil obat yang di letakan Rizki di atas meja
"benzodiazepine? si*lan.." umpat kesya di dalam hati
( Benzodiazepine sejenis obat penenang )
lalu Kesya bergegas menyelesaikan pekerjaannya,
karena 5 menit lagi bel masuk akan berbunyi.
dia sudah kesal karena ulah Riski, di tambah lagi Riald yang meninggal kan nya sendirian.
5 menit kemudian bel pun berbunyi, Kesya pun sudah menyelesaikan pekerjaan nya
"fiuhh... akhir nya selesai juga" ucap Kesya sambil tersenyum, lalu meletakan kertas itu di atas meja.
setelah itu Kesya bergegas menuju kelas nya.
...----------------...
__ADS_1
...----------------...