
hari pun malam Kesya dan Raisa sedang berbincang di atas tempat tidurnya
"sa kok gue ngerasa Kaila tu, kayak ngga suka gitu ngeliat gue"
Raisa terdiam sejenak memandangi Kesya
"gue juga ngerasa gitu sih.. mungkin, karena belum akrab aja"
Raisa berusaha menghibur Kesya
Kesya hanya mengangguk angguk
lalu dia sibuk mengotak-atik hp nya
"Riald nge tag gue di postingan Instagram nya nih"
"mana liat"
"nih.."
Raisa pun melihat layar hp Kesya, ternyata foto yang di unggah Riald adalah foto Kesya dan Riald saat di mall
"nah, nah, coba lo liat caption nya"
Kesya pun melihat caption yang bertulisan
"weekend with you"
lalu Kesya terdiam sejenak
"kan udah gue bilang, Riald itu suka sama lo"
"ehh apaan sih, kalau cuman tag tag an di bilang suka, bearti lo suka sama gue juga dong? kan lo sering ngetag gue"
"erghhh uwek" ucap Raisa seperti orang yang mau muntah benaran
"hahaha" Kesya hanya tertawa melihat wajah Raisa yang seperti itu
...----------------...
sedangkan Riald senyum senyum sendiri di dalam kamarnya, melihat Kesya yang me repost postingan itu ke instastory nya
...----------------...
disisi lain Rizki sedang men-scroll beranda Instagram nya, lalu melihat postingan Riald yang sedang bersama Kesya
Rizki menatap lama postingan itu dengan wajah yang datar dan sorot mata yang dingin
kemudian dia menekan username Kesya, lalu dia melihat lihat akun Kesya
...----------------...
...----------------...
"eeh.. ini akun Rizki kan?"
Raisa pun melihat layar hp Kesya
dia melihat akun Rizki yang mem follow akun kesya
"eeh iya, apa jangan jangan dia suka sama lo ya?" ucap Raisa dengan senyum jail nya
"erghh gue? sama si brengsek itu? ogahh!"
"haha jangan gitu lah Sya, ntar kemakan omongan sendiri loh"
Kesya tidak menghiraukan ucapan Raisa dia fokus melihat akun Instagram Rizki
"akun Instagram sama orang nya sama aja, sama sama ngga ada kehidupan.." ucap Kesya, lalu dia pun mem follback Rizki
...----------------...
"sialan.." Rizki mengumpat karena tidak sengaja menekan tombol follow di akun Kesya
lalu tak lama kemudian Kesya pun mem follback Rizki
"huh!" Rizki mendengus namun ntah kenapa, dia sekarang merasa tidak terlalu menyesali ketidak sengajaan nya
...----------------...
"dasar ******!! huh buah jatuh memang ngga bakalan jauh dari pohon nya"
Kaila mengumpat saat melihat postingan Riald
"arghhhhhh" kaila berteriak semakin histeris saat melihat caption nya
__ADS_1
jika bukan karena kondisi kakinya yang seperti itu, dia ingin sekali melempari semua barang yang ada di dalam kamarnya
"non ada apa non?" ucap bibi sembari mengetok pintu kamar kaila
bibi itu adalah art yang baru saja di pekerjaan oleh ayah nya Kaila untuk menjaga Kaila
bukan karena ayahnya tidak punya banyak waktu untuk menemani anak semata wayangnya itu, namun karena saat ini Kaila sedang sakit, dia hanya takut saat dia tidak ada di sana, terjadi apa apa pada Kaila
padahal Kaila sendiri jika bukan karena tidak bisa berjalan, dia sebenarnya lebih senang tinggal sendiri
"ngga apa apa bi Kaila lagi mau sendiri aja"
bibi yang ada di diluar pintu hanya menuruti ucapan Kaila
dia pun segera kembali ke kamarnya, padahal dia sangat khawatir dengan majikan nya itu
aduh.. orang seperti apa yang sedang saya rawat sekarang
...----------------...
hatchiii..
kesya bersin
"erghh siapa nih yang lagi ngumpat in gue gue"
Raisa menoleh ke arah Kesya
"heh, udah lo istirahat deh jangan sampai sakit lagi"
"emm iya.. iya.." Kesya pun segera tidur
...----------------...
jam menunjukan pukul 22.30
Raisa masih belum memejamkan matanya, lalu sebuah notifikasi pesan muncul di ponsel Raisa
[udah tidur belum?]
ternyata itu adalah pesan dari Iqbal
Raisa yang melihat pun langsung membalas dengan cepat
[belum, emangnya kenapa kak?]
Raisa pun panik sendiri melihat pesan itu
ergh masa sekarang? Raisa bergugam sambil menepuk wajahnya yang polos tanpa make up
[itu Raisa siap siap dulu ya kak]
Iqbal sangat senang melihat pesan itu
"yes dia bearti dia mau"
Iqbal pun dengan cepat membalas pesan itu
[okee kalau gitu, kakak duluan ya]
Iqbal pun langsung beranjak sambil membawa selimutnya ke balkon
tak beberapa lama kemudian Raisa pun juga menuju ke balkon
Raisa melihat Iqbal yang terduduk dilantai yang sudah di bentangi karpet sedang,
lalu Raisa segera duduk agak sedikit menjauh di samping Iqbal
"eeh Raisa dandan ya?"
Raisa memegangi wajah nya sendiri
eeh make up gue terlalu menor yah?
"eeng iya kak" ucap Raisa malu malu
Iqbal tersenyum melihat Raisa
"sebenarnya Kakak lebih suka ngeliat Raisa ngga pake make up sih"
ucap Iqbal sambil mendekat ke arah Raisa
"kayak yang pas di kamar mandi"
bisik Iqbal ke telinga Raisa
__ADS_1
Raisa pun langsung refleks berdiri
"eeh kaget ya? ya udah kakak bakalan jauh sedikit" ucap Iqbal seraya kembali ketempat pertama kali dia duduk
"erghh bukan gitu anu.."
Iqbal tersenyum melihat wajah Raisa yang sudah merah
"ya udah kalau gitu duduk dulu!"
Raisa mendengarkan ucapan Iqbal lalu dia kembali duduk
"kakak sebenarnya bosan ngeliat tampilan temen cewek yang ada di kampus kakak, semuanya pada dandan menor menor, btw Raisa udah punya pacar?"
Raisa menggeleng kan kepalanya
"kakak sendiri? udah punya pacar belum?"
"belum nih" ucap Iqbal sambil tersenyum kepada Raisa
"yah pacar emang belum punya, tapi kakak punya orang yang kakak suka"
"ohh gitu" ucap Raisa sambil menatap lurus ke depan tidak bisa di bohongi, sorot matanya menggambarkan kekecewaan
Iqbal tersenyum melihat ekspresi Raisa
"kakak mau nyelesain tugas kuliah" ucap Iqbal sambil membuka laptop nya
"tugasnya harus selesai malam ini" sambungnya
"ohh, Raisa bisa bantu kak?"
Iqbal tersenyum
"nih bantuin.." ucapnya sambil menyodorkan selimut
"eeh selimut buat apaan"
Raisa mengangkat alis nya
iqbal terkekeh
"kalau ngerjain sendirian di kamar kakak takut ketiduran, tapi kalau disini, di temenin sama Raisa kakak jadi ngga ngantuk deh"
Raisa hanya tersenyum dia mengerti maksud Iqbal
"Raisa tidur deh, ntar kalau kakak udah selesai kakak bangunin"
Raisa hanya mengangguk lalu dia segera berbaring dan memakai selimut di samping Iqbal
Raisa benar benar percaya dengan Iqbal, dia sama sekali tidak takut. padahal dia tau kalau dia adalah seorang gadis, dan yang di samping nya adalah seorang pria dewasa
dia merasa balkon yang tadinya dingin kini menjadi hangat
tak lama kemudian gadis itu terlelap
...----------------...
jam menunjukan pukul 01.30 dini hari
Iqbal sudah menyelesaikan pekerjaan nya
lalu dia melamun melihat wajah Raisa yang diterpa angin malam
cantik
lalu dia pun mem bangun kan Raisa
"sa.. Raisa.. bangun.."
ucap nya dengan nada pelan, Raisa yang mendengar pun segera terbangun
"eeh kerjaan kakak udah kak?"
iqbal mengangguk
"makasih ya udah nemenin, Raisa udah boleh balik ke kamar Kesya"
ucap Iqbal sambil tersenyum
Raisa hanya mengangguk lalu dia segera kembali ke kamar Kesya
Iqbal pun segera membereskan barang barangnya
...----------------...
__ADS_1
...----------------...