
tit tit tit..
bunyi klakson motor dan mobil bersahut-sahutan Kesya dan Raisa sedang berada di lampu merah
"Kesya temenin gue ke ATM dulu ya bentar.."
"okee"
Kesya dan Raisa pun pergi ke ATM ternyata di sana ada Rizki yg ingin menarik uangnya juga
Kesya dan Raisa pun turun dari motornya, Rizki hanya menoleh sekilas kepada Kesya dan Raisa
lalu Setelah menyelesaikan pekerjaan nya Rizki pun segera pergi
"Wah dia bisa nyetir mobil sendiri ya..?" Tanya Kesya
Dia heran melihat Rizki yang membawa mobil sendirian
"Ohh Rizki emang bisa nyetir mobil sendiri, lu tau ngga kalau Rizki itu tinggal sendirian" ucap Raisa sembari menarik uang nya
"Ehh emang iya?"
"Yaa.. ngga sendirian juga sih ada bibi nya nemenin, tapi fair fair aja sih menurut gue.. soal nya Rizki ngga pernah kekurangan uang, rumah nya aja gede banget"
"Emang orang tuanya kemana?"
"Setau gue sih orang tuanya Rizki sibuk keluar masuk kota buat ngurus bisnisnya"
Kesya hanya memangut-mangut
"pantesan sombong gitu, anak orang kaya rupanya.. tapi kasian juga sih, pasti ngga enak banget sering ditinggal orang tuanya" batin kesya
"btw yang lu tau banyak juga ya.."
"Ya iyalah tau.. gue, Riald, Aris, Kaila, Erisa, sama Rizki itu satu SMP dulu"
"ohh gitu..Aris itu siapa?"
"Lo ingat ngga, cowok yang teriak teriak di depan kelas kita kemaren?"
"Ohh yang ngasi tau guru rapat?"
"Nah.. itu yang namanya Aris, dia temen deketnya Rizki"
"Lah sifatnya bertolak belakang banget gila.. Rizki yang pendiem gitu bisa deket sama toa kelas?"
"Haha kan udah gue bilang Rizki itu baik kok, cuman sifatnya aja yang kayak gitu"
"Hmm yaudah deh kita cari makan dulu yuk.. perut gue udah laper nih" ucap Kesya sambil mengelus perut nya
"Yaudah yuk"
Mereka pun pergi mencari restoran terdekat
...------------------...
Seorang gadis dengan banyak perban di kaki nya terbaring di atas tempat tidur
"Makan dulu nak"
Gadis itu tidak mendengarkan ucapan ayahnya dia hanya termenung di atas tempat tidurnya
Ayah nya menghela nafas dengan berat
"Kamu mau papa pergi?"
Gadis itu meneteskan air mata
"Hiks hidup Kaila udah ancur pah Kaila ngga bisa jalan lagi, Temen temen Kaila pasti bakalan ngejek Kaila" ucap gadis itu terisak
Ya.. gadis itu adalah Kaila teman satu kelas nya Riald
Kaila kecelakaan saat bermotor dengan teman temannya. Kaki Kaila patah dan banyak luka lecet di badannya
"Ngga mungkin.. mereka pasti temen temen yang baik, buktinya kemaren mereka rame-rame jenguk kamu kan?"
Kaila teringat semalam ada Riald yang menjenguk nya, Kaila sangat menyukai Riald
__ADS_1
Tapi tak lama kemudian tangisan Kaila pun semakin pecah
"mana mungkin Riald mau sama cewe cacat? "
Itu lah pikiran Kaila
"Arghhhh..." Kaila menjerit dan melempar semua barang yang ada di atas meja dekat kasurnya
Ayahnya segera menghentikan perbuatan Kaila, dia langsung memeluk Kaila
"Kamu kenapa nak?"
"Huhuhu Kaila cacat pah.. Kaila cacat.."
"Ngga kok, kaki kamu cuman patah nanti masih bisa berjalan kok" ucap papanya menenangkan Kaila walaupun kenyataan sebenarnya yang tidak bisa dipungkiri tubuh Kaila memendek 10 Senti..
...----------------...
Setelah makan Kesya dan Raisa pun pergi ke mall
Saat di mall Kesya dan Raisa bertemu dengan seorang anak perempuan yang usianya sekitar 7 tahunan Anak itu sedang menangis
"Kamu kenapa dek?"
Kesya bertanya kepada anak kecil itu. namun, tidak ada jawaban
anak kecil itu hanya terus menangis
Lalu ada seorang cowok yang datang ternyata itu adalah Riald
Riald langsung mendatangi anak kecil itu
"Ehh Rara jangan nangis dong.. kakak tadi cuman ke toilet sebentar"
"Lah? Perasaan lu ngga punya adik deh.." celetuk Raisa tanpa basa basi, Riald yang mendengar pun langsung menoleh dia baru sadar ternyata ada Kesya dan Raisa di sana
"Ehh ternyata ada kalian berdua disini, makasih ya udah nemenin dia.. Kenalin ini keponakan gue namanya Rara"
"hai Rara" Kesya dan Raisa menyapa anak itu sambil tersenyum
"Btw lo cuma sama Rara?" tanya Kesya
"Iya nih, nemenin dia jalan jalan kasian orang tuanya jarang dirumah.. oh iya btw kalian mau ngapain lagi nih?
"Asik nih gue sama Rara boleh ikut ngga?"
"boleeh"
"Btw mau nonton film apa?"
"Sebenarnya sih mau nonton film horor, tapi kan ada Rara.." ujar Raisa sembari memegang tangan Rara
"Yaudah.. ada film romansa tuh, judulnya "queen of love" mau nonton itu aja ngga kayak nya seru deh"
"Okee sepakat" ujar Raisa dan Riald bersamaan
Mereka pun akhirnya memesan tiket bioskop
"Nanti Rara duduk nya samping aunty Raisa aja ya.."
Ucap Raisa sambil tersenyum kepada Rara
"Iyaa Rara mau duduk di samping aunty Raisa" ucap Rara dengan wajah imut nya
Mereka akhirnya mendapatkan tiket
"Wah masih 30 menit nih mau langsung masuk atau nungguin disini aja?" Raisa bertanya kepada Riald dan Kesya
"Ya udah kita fotbar dulu yuk.." Ucap Kesya
"hmm boleh tuh" sambung Riald
Mereka pun berfoto bareng
"Ehh sa tolong fotoin gue sama Kesya dong" bisik Riald
Raisa mengerutkan alis nya
"Lo.. Suka sama..?" ucap Raisa sembari menoleh Kesya yang sedang bermain dengan Rara
__ADS_1
"Shutt.. jangan keras-keras lah" Ucap Riald sambil berbisik kepada Raisa
Raisa mengerti maksud mimik wajah Riald
Lalu Raisa menarik tangan Rara
"Ehh sya.. duduk samping Riald dong gue mau coba fotoin kalian berdua, foto ala ala pasangan gitu.. siapa tau hasilnya bagus, ntar gue bisa jadi fotografer"
"hah? bukanya cita cita lo jadi pramugari ya?"
"Engg.. kan mau coba dulu siapa tau gue punya bakat fotografer" jawab Raisa agak sedikit gagap
"Ohh yaudah" Kesya pun duduk di samping Riald
"Riald sial*an, gue jadi boong kan sama Kesya.." umpat Raisa di dalam hati
Lalu Raisa pun memotokan Riald dan Kesya
"Wah bagus nih, kayak nya lo punya bakat buat jadi fotografer deh.." ucap Riald sambil tersenyum jail kepada Raisa
"Haha iya nih" timpal Kesya
"Hahaha" Raisa hanya tertawa sambil memandang Riald
awas lo ya
Begitu lah arti dari tatapan Raisa
"5 menit lagi film nya mulai nih, masuk yuk" ujar Kesya
"Okee deh"
merekapun akhirnya masuk kedalam bioskop
Kesya dan Riald duduk bersaman lalu di kursi bawah mereka, ada Rara dan Raisa
Sebenarnya mereka duduk satu barisan tapi karena permintaan Riald yang ingin duduk berdua dengan Kesya, Raisa pun akhirnya mengalah
" yah ngga papa lah jadi Baygon.. siapa tau mereka bakalan jadian.. kan gue bisa minta traktir sampai puas! hahaha.." batin Raisa
Lalu film pun mulai mereka pun asik menonton
"Yah popcorn gue abis nih" ujar Raisa saat semuanya sedang asik menonton
"Nih makan punya gue aja" Kesya menawarkan popcorn nya
"Ahh ngga usah lah" Raisa menolak
"Ihh Ambil aja.." Kesya memaksa Raisa
"Hehe kalau lu maksa, gue juga ngga enak nolak.." Ucap Raisa tersenyum sambil mengambil popcorn Kesya,
Kesya hanya menggeleng geleng kan kepala nya
dia tau betul tabiat sahabatnya itu
"Nih punya gue" Riald menawarkan popcorn nya
"Ehh ngga usah deh"
"Yaudah gimana kalau makan berdua?"
"Emm.. oke deh" Kesya dan Riald pun berbagi popcorn
Satu jam sudah berlalu, film nya
Juga sudah hampir mau selesai
"Wah.. emang pantas sih, si cewek di beri gelar Queen of love"
Kesya sedang membicarakan pemeran utama wanita dalam film itu
Lalu pada saat ingin mengambil popcorn tangan Kesya dan Riald bersamaan mengambil popcorn nya
Menyadari hal itu Kesya segera menarik tangan nya
Lalu Riald berbisik di telinga Kesya
"Kayak nya lo deh, yang lebih pantas diberi gelar Queen of love"
__ADS_1
...----------------...
...----------------...