
Kesya terdiam mendengar perkataan Riald
sedangkan Riald fokus memandangi wajah Kesya yang di sinari remang remang cahaya film
"cantik" itu lah kata kata yang ada di dalam pikiran Riald
Tanpa sadar Riald memegang tangan Kesya
Kesya terdiam dia belum sepenuhnya mencerna situasi nya sekarang
Senang, panik, dan bingung semuanya bercampur aduk
"Sya.. guee sebenarnya.."
Wajah Riald semakin mendekat dan...
....
Taraaa
Lampu menyala film yang mereka tonton sudah habis
Kesya refleks berdiri, dan mendorong Riald
"Eeh maaf gue ngga sengaja" Kesya terkejut sendiri dengan sikap nya
Raisa dan Rara menoleh ke atas mereka
"Ada apa?" Raisa bertanya melihat Kesya yang bertingkah aneh
"Ngga papa kok tadi ada binatang kecil.. gue kaget, jadi refleks deh dorong Riald"
jawab Kesya berbohong kepada Raisa
"Ohh kirain ada apaan, yaudah balik yuk.. dah sore nih"
"okee"
"Sekali lagi gue minta maaf ya Al" bisik Kesya kepada Riald saat akan keluar dari bioskop
"Iyaa ngga papa kok, gue juga salah"
Mereka pun berjalan keluar dari mall
"Udah ya sayang.. kita pisah disini, aunty mau pulang dulu" Ucap Raisa kepada Rara
"Iyaa nanti aunty main sama Rara lagi ya.. janji?"
Iyaa janji da.. Rara cantik, kita pulang dulu ya Al" ujar Raisa
"Iyaa lo berdua hati hati ya.."
"Iyaa lo juga"
Kesya dan Raisa pun meninggalkan Riald dan Rara
"hmm kayak nya ngga usah terlalu cepat deh " Batin Riald
...----------------...
Raisa dan kesya pun sampai dirumah Kesya
Tiba tiba handphone Raisa berbunyi
"Halo mah"
....
"Emangnya kenapa?"
....
"Berapa hari?"
....
"Ohh yaudah deh hati hati yah ma"
....
Emm iyaa
...
"Iyaa udah dulu yah ma Raisa tutup dulu yah, Dah.. Raisa sayang mama"
....
__ADS_1
Raisa pun mematikan handphone nya
"Ada apa sa?"
"Ini keluarga gue ngga pulang kerumah dua hari, mau jenguk nenek gue yg sakit katanya"
"Jadi lo sendirian di rumah?"
"Iya nih tapi ngga papa kok"
"Gimana kalau nginep di sini aja?"
"Eeh emang boleh?"
"Boleh lah.. ntar malam kita suruh kakak gue beli Snack ntar kita party di kamar gue.." ucap Kesya dengan mata yang membinar seakan itu ide yang sangat cemerlang
Raisa hanya tersenyum
"Yaudah deh temenin gue ngambil baju seragam dulu yuk, buat besok sekolah"
"Oke deh, sekalian gue juga pengen mampir kerumah lo
"Yaudah yuk"
...----------------...
Hari pun malam, Raisa membantu Kesya dan mamanya masak di dapur
"jadi ini yang namanya Raisa?" Mama Kesya bertanya sambil menggoreng ikan
"Hehe iyaa Tante" Raisa menjawab malu malu tangan nya sibuk memotong bawang
"Dia temen deketnya Kesya di sekolah mah" timpal Kesya
"Ohhh bagus deh.. Tante kira Kesya bakalan kesulitan buat dapat temen di sekolah barunya.."
"Ngga kok ma anak anak di SMA 01 ini baik semua kok"
"Hmm bagus deh kalau gitu"
Lalu tak lama kemudian
Terdengar suara senandung sumbang yang menuju ke dapur
"cinta datanglah padaku hoo ooo"
"Ma makanan nya udah siap belum? Iqbal lap..."
Suara Iqbal terhenti saat melihat Raisa
Muka Iqbal memerah karena malu dia langsung berbalik ke kamarnya
"Haha rasain, pasti dia nahan malu" Kesya tertawa terbahak bahak dia puas melihat mimik wajah kakak nya tadi
Raisa hanya tersenyum
Dia juga heran melihat Iqbal yg ternyata mempunyai sisi kekanakan
"Hmm anak Tante yang satu itu kalau hari Minggu lebih senang tiduran dikamar, sampe ngga sadar ada tamu dirumah. maklum lah di hari lain sibuk ngurusin tugas kuliah nya"
Raisa hanya menganguk mendengar ucapan mama Raisa
Tak lama kemudian masakan pun sudah dihidangkan di atas meja
"Kesya panggil kakak sama papa kamu gih"
"Okee ma"
Kesya pun pergi mendatangi Iqbal dan papanya
"Papa nya Kesya ada di rumah tan?"
"Iyaa ada.. dari tadi main laptop dikamar ngurusin pekerjaan"
"Ohh"
"Nih, kamu duduk disini aja nak"
mama Kesya menyuruh Raisa duduk di kursi yang kosong samping kursi Kesya
"Ohh iyaa makasih tan"
"Iya sama sama"
"Eeh ada teman Kesya rupanya.."
Ujar papa Kesya yang baru keluar dari kamarnya disusul oleh Iqbal dibelakang nya
__ADS_1
"Hehe iya om"
"kok perasaan wajah papanya Kesya ngga asing ya? hmm bodo amat lah" batin Raisa
Mereka semua pun makan
Meja makan yang biasanya berisik oleh ulah Iqbal tiap malam kini menjadi sunyi
Kesya sendiri heran melihat kakak yang sering mengganggu nya kini makan dengan khidmat
" dihh munafik banget gilaa..pas ada cewek sifatnya jadi sok cool gitu.." batin Kesya sambil memandang Iqbal,
Iqbal yang melihat mimik aneh wajah adik nya itu membuat Iqbal terfikir kan sesuatu untuk menjaili adik nya
"Nih dek kakak paling tau lo suka ini" ucap Iqbal seraya menaruh beberapa daun seledri ke piring adiknya
Kesya rasanya ingin melemparkan piring yang ada di depannya ke wajah Iqbal, tapi Kesya tidak enak hati dengan Raisa
"Hmm.. makasih yah kak kakak paling baik deh"
"Jelas lah.. mau lagi?" Ucap Iqbal sambil tersenyum nakal
"Haha ngga usah deh Kesya lagi diet soalnya.. ucap Kesya sambil tertawa, padahal hatinya sudah ribuan kali mengumpati kakak nya
Iqbal tersenyum puas melihat ekspresi adik nya
Mama Kesya hanya menggeleng geleng kan kepala melihat kelakuan dua anak nya itu
...----------------...
Kesya dan Raisa sibuk bergurau didalam kamar
"Hahahaha oh iya.. yuk kita minta beliin Snack sama kakak gue.."
"Ngga usah lah Sya kasian kakak lo pasti kecapean"
"Hmm ngga mungkin lah.. gue tiap malem minta tolong sama dia"
"Ohh ya udah deh"
Kesya dan Raisa pun pergi ke kamar kakak nya
Tok tok tok
"Kak!! kak!! "
Lalu Iqbal pun keluar dari kamar nya dengan celana pendek tanpa memakai baju, tapi setelah melihat Raisa dia menutup kembali pintu kamarnya
"Tunggu bentar.."
"Maklumi aja ya sa, kakak gue emang punya banyak kebiasaan aneh"
Raisa tidak menghiraukan ucapan Kesya
"wah badan kak Iqbal ada sixpack nya gilaa " Itulah pikiran Raisa, lalu lamunan nya buyar ketika melihat Iqbal keluar dari kamarnya
kini Iqbal sudah memakai baju rapi
"Kak tolong beliin kita Snack dong"
"Hmm tulis deh mau snack apa aja ntar kirim ke WA kakak"
"Okee deh"
Iqbal pun segera beranjak
"Eeh tunggu kak ini uangnya" ucap Raisa seraya mengulurkan uang nya
"Ngga usah, kakak aja yang bayar"
"Emm ngga bisa gitu lah kak, pesanan Raisa bakalan banyak ngga enak kalau di bayarin semua.."
"Ngga papa kok, pesan aja"
Raisa menggeleng geleng kan kepala nya dengan cepat, lalu dia menarik tangan Iqbal dan langsung meletakan uang nya ke tangan Iqbal
"Hmm yaudah deh" jawab Iqbal pasrah
Kesya yang melihatnya pun, langsung memandang kakak nya dengan tatapan merendahkan
Iqbal sudah tau kalau adiknya, paling anti dengan cowok yang senang menerima uang dari perempuan
ya.. Kesya memang ngga suka dengan cowok pelit
Setelah itu Iqbal pun langsung beranjak pergi
...----------------...
__ADS_1
...----------------...