
tok tok tok...
"mama Kesya pulang nih"
tidak terdengar jawaban dari dalam, Kesya pun langsung masuk kerumah nya
saat akan berjalan ke kamar, Kesya melihat Iqbal yang sedang main game
Iqbal adalah kakak laki-lakinya nya Kesya, Kesya tinggal bersama kakak, ibunya, dan ayah tirinya
ibu Kesya menikah lagi karena ayah kandung Kesya sudah meninggal akibat kecelakaan
sedangkan ayah tirinya sendiri, sebelum menikah dengan ibunya Kesya juga sudah memiliki seorang anak perempuan yang 5 bulan lebih tua dari Kesya
tapi Kesya belum pernah melihat nya,
katanya tidak mau tinggal satu rumah dengan ibu tirinya
jadi ayah tirinya Kesya membelikan rumah untuk anak kandung nya itu
setiap hari saat ada waktu luang, ayah tirinya Kesya juga menyempatkan diri menjenguk dan membelikan kebutuhan yang di perlukan anak kandung nya itu
brukkk..
Kesya terbaring di sofa
"disekolah udah punya temen belum?"
tanya Iqbal kepada adiknya, tapi mata dan tangan nya tetap berfokus pada game yang dia main kan
"udah kok" jawab Kesya kepada Iqbal
"ada sih beberapa tapi belum terlalu akrap aja.." batin kesya
lalu tak lama kemudian
"ARGHHH MATI KEK LU..."
Kesya berteriak kesal, dia teringat perlakuan Rizki tadi
Iqbal reflek menoleh ke arah adiknya
"ckck udah gila rupanya"
ucap Iqbal sambil tertawa kecil
Kesya tidak menghiraukan ucapan Iqbal, dia langsung berjalan menuju kamarnya dengan langkah lesu
...----------------...
...----------------...
"sayang udah pulang sekolah?"
terdengar suara laki-laki dari sebrang telpon
"hahaha adik kecil yang cantik yah pa..."
"papa cuman mau kalian sedikit lebih akrab aja nak... lagian papa juga ga tenang biarin kamu hidup sendirian"
orang tua itu berkata lirih
"khawatir? haha kayak nya dah telat deh"
"nak.. papa cuman mau..."
tittt...
gadis itu memutus telpon nya sepihak
"huh dasar orang tua bawel"
ucapnya sambil mengacak-acak rambutnya dengan kesal
...----------------...
pagi hari Kesya kembali bersekolah
di parkiran sekolah, Kesya bertemu dengan Riald yang juga baru sampai di sekolah
"Kesya bareng yuk"
"ehh.. bukanya kita beda kelas ya?"
"haha iya sih, tapi kelas kita satu deretan kok"
"ohh yaudah ayoo"
sembari berjalan, Kesya dan Riald asik mengobrol
"ohh iya Riald, kalau ngga salah denger lo tu dari IPS 3 kan?"
"iyaa... btw panggil Al aja"
"Al?"
__ADS_1
"iya.. Al "ri" sama "d" nya di umpetin"
Kesya yang mendengar perkataan Riald langsung tertawa
"haha oke deh, gue duluan ya Al"
tak terasa mereka sudah sampai didepan kelas Kesya
"emm iyaa.."
Riald langsung berjalan menuju kelasnya
...----------------...
Kesya berjalan menuju kursinya, namun pandangan nya terfokus melihat Rizki yang ternyata mejanya, ada di depan meja Kesya
wah wah, ternyata gue satu kelas sama si brengsek ini... semalam gue ngga terlalu merhatiin sih, mana duduk nya didepan gue lagi.." ucap Kesya dalam hati
"ciee... Kesya lagi deket sama Al ya?"
Ada seorang siswi menghampiri Kesya yang sedang menaruh tasnya
"haha ngga kok tadi kebetulan barengan"
"berisik deh ngobrol di meja lo kek"
Riski menoleh kepada Raisa, yaa nama siswi yang menghampiri Kesya itu adalah Raisa
Raisa menarik tangan Kesya
"ke meja gue aja yuk"
ucap Raisa kepada Kesya sambil tersenyum...
Kesya tidak enak hati mau meladeni Rizki di depan Raisa
yahh namanya juga anak baru,
Kesya hanya mengangguk sembari mengikuti Raisa
"kenalin gue Raisa" Raisa mengulurkan tangan nya kepada Kesya
"iyaa gue Kesya" ucap Kesya sembari menjabat tangan Raisa
"ohh iya, omongan Rizki tadi ngga usah di tanggepin deh.. omongan nya aja yang kayak gitu, orangnya baik kok"
Kesya hanya tersenyum sambil mengangguk mendengar ucapan Raisa
"HEI SEMUANYA GUE ADA BERITA BAIK NIHH" ucap satu orang cowok didepan kelas 11 IPA 2
"iyaa emang berita apaan?"
terdengar suara-suara siswi dikelas itu sahut menyahut
"GURU RAPAT!!!"
"yeeyyy jamkos" semua anak di kelas itu bersorak-sorai
"wah.. jamkos nih, pas banget gue mau ngenalin lo ke teman-teman yang lain" ucap Raisa kepada Kesya
"yaudah yuk"
...-----------------...
sepulang sekolah, Kesya heran melihat rombongan anak-anak kelas 11 IPS 3 yang tampak seperti akan pergi ke suatu tempat bersama-sama
"ehh ehh Al lo pada mau kemana?"
Raisa bertanya kepada Riald
"jadi gini katanya Kaila kecelakaan jadi kita mau jenguk bareng"
"astaga kasian banget... ngga terlalu parah kan?"
"ngga tau nih makanya kita mau jenguk sekarang"
"yaudah kalian duluan deh.. nanti anak-anak 11 IPA 2 bakalan jenguk juga kok"
"yaudah deh"
akhirnya rombongan 11 IPS 3 pun tancap gas
"btw Kaila itu siapa?" Kesya bertanya kepada Raisa
"Kaila itu anak kelas 11 IPS 3"
"ohh"
Kesya dan Raisa pun sudah mau pulang
"Sya besok kan minggu, jalan-jalan yuk"
"boleh.."
"yaudah alamat rumah lo di mana? biar gue langsung nyamperin lo"
__ADS_1
"okee bentar"
Kesya pun langsung memberikan alamat rumahnya
setelah itu Kesya dan Raisa pun pulang
...----------------...
hari pun malam Rizki sibuk memainkan handphone nya
sebuah notifikasi muncul
"mama sama papa ngga jadi pulang besok, kamu baik-baik ya dirumah"
Rizki menghela nafas, dia hanya mengabaikan pesan itu
lalu tak beberapa lama kemudian, muncul notifikasi lagi
"mama udah transfer uang ke rekening kamu nanti kalau kurang telfon mama ya"
"huh..." Rizki mendengus
rizki adalah seorang anak tunggal, ibu dan ayah nya dari kecil sibuk berbisnis, dia hanya tinggal bersama bik rum, orang yang merawat Rizki dari kecil
Rizki sudah terbiasa di tinggal oleh orang tuanya dari kecil sampai dewasa
...----------------...
sedangkan dirumah Kesya semuanya bergumpul untuk makan malam, hanya ayah tirinya yang tidak ada
"ma, papa belum pulang?"
"kayak nya malam ini ngga pulang Sya..
katanya lagi mau nemenin anak nya"
"ohhh"
Kesya mengerti, mungkin sulit untuk saudara tirinya menerima keluarga baru
Kesya sebenarnya juga kasihan mendengar cerita kalau saudara tirinya hidup sendirian, tapi mau bagaimana lagi saudara tirinya juga sudah bersikeras ingin hidup sendiri saja, dari pada harus tinggal bersama keluarga baru
...----------------...
Hari sudah pagi jam menunjukkan pukul 07.30
Iqbal mengetok pintu kamar Kesya
tok tok tok
"dek!! dek!! ada yang nyari in tuh...
dek!! dek!!"
tok tok tok
namun belum juga ada jawaban dari dalam sana
"ishh dasar.." Iqbal pun pergi lalu tak lama kemudian, ada seorang gadis yang langsung membuka kamar Kesya
kreeekkk
"astaga.. anak gadis loh jam segini belum bangun?"
Kesya yang mendengar pun langsung terbangun
"ehh Raisa itu elo ya?"
kesya masih setengah sadar
"iyaa ini gue, tadi kata mama lo langsung bangunin aja jadi gue langsung masuk deh
"ohh maaf yaa, gue kelupaan ada janji sama lo"
"iyaa gapapa"
"yaudah gue mau mandi dulu"
"iya iya.. ehh btw kakak lo ganteng banget gilaa"
Kesya mengerutkan alisnya
"ganteng?"
Raisa mengangguk
"haha... mata lo dah rabun kali udah ah gue mau mandi dulu, tungguin di sofa depan aja"
"ngga ah gue nungguin disini aja, di depan ada kakak lo soal nya... gue malu lah"
"hahaha santai aja kali.. yaudah lo tungguin disini aja"
"okee"
...----------------...
__ADS_1
...----------------...