
"Harusnya lo ngga usah kasi uang ke kakak gue lah" ucap Kesya kepada Raisa saat di kamar
"Udah lah.. gue ngga enak sama kakak lo Sya"
"Hmm yaudah deh"
Kesya dan Raisa pun asik bermain lalu setengah jam kemudian Iqbal pun datang
Tok tok tok
"Dek!! Dek!!"
"Nah yang ditunggu tunggu akhirnya datang juga"
Kesya dan Raisa pun beranjak untuk membukakan pintu
"Nih!"
"Okee makasih kakak gue yang ganteng.." ucap Kesya sambil tersenyum kepada Iqbal
Iqbal mendelik mendengar ucapan Kesya
"ergh geli banget gilaa " batin Iqbal
Iqbal pun langsung pergi meninggalkan Kesya dan Raisa
...----------------...
Jam menunjukan pukul 02.45 pagi, Raisa terbangun dari tidur nya
"Arghh mau pipis.. toilet di mana ya?" Raisa melihat Kesya yang sedang tertidur pulas dia tidak enak hati mau membangunkan Kesya
"Cari sendiri aja deh" gugam Raisa lalu dia beranjak dari tempat tidur nya
Raisa pergi mencari toilet, lalu tak lama kemudian dia menemukan dua pintu yang ada di dekat dapur
"Nah ini pasti toilet nya"
Raisa pun memilih salah satu diantara dua ruangan itu
Raisa masuk lalu menutup pintu lalu
"Aaaaaaa..."
Raisa refleks berteriak melihat Iqbal yang hanya di lilit sehelai handuk di pinggangnya
Lalu Iqbal membekap mulut Raisa
"Shuuut Diem ntar kedengaran orang.."
Iqbal berbisik ditelinga Raisa
Raisa mengangguk dengan cepat
Lalu Iqbal menarik tangannya
"Kenapa nyelonong masuk kesini hmm?"
"It.. itu.. kak Raisa kebelet pipis, Raisa kira ini toilet" jawab Raisa dengan gagap
"Emm toilet di sebelah. ini, kamar mandi"
"Ohh yaudah kalau gitu Raisa mau kesebelah deh"
namun saat tangan Raisa mau membuka pintu
Tok tok tok
"Bal kamu yang di dalam nak?"
Itu suara mamanya Iqbal
Iqbal pun dengan cepat langsung menarik tangan Raisa
"iy.. Iyaa ma ini Iqbal" jawab Iqbal dengan gugup tangan nya masih erat memegang tangan Raisa
Wangi sabun yang ada di badan Iqbal tercium oleh Raisa
deg deg deg
" astaga jantung gue mau copot rasa nya, kalau begini terus " batin Raisa
__ADS_1
"Benaran kamu nak? Tadi mama denger suara.."
"Ngga kok ma ini Iqbal, mama salah denger kali" Iqbal dengan cepat memotong ucapan mamanya
"iya kali ya? Hmm ya udah deh mama balik ke kamar dulu"
Mamanya sudah tidak heran dengan kebiasaan anak laki lakinya yang senang mandi jam segini
"Fiuh.." Iqbal menghela nafasnya. namun, saat sadar tangan nya masih memegang tangan Raisa Iqbal segera melepaskannya
"Eeh maaf maaf" Ucap Iqbal sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Raisa hanya mengangguk lalu dia segera keluar dari kamar mandi tidak tahu sudah Semerah apa wajah Raisa sekarang karena menahan malu
Lalu Raisa segera masuk ke toilet disebelah nya
Di lain sisi
" erghh lucu banget ngeliat mukanya yg merah malu itu gilaa.. gue hampir hilap tadi.." batin Iqbal
"Oh iya kenapa ngga sekalian di kasih aja ya? Yaudah deh ajak dia ke kamar dulu" Iqbal bergumam kepada diri sendiri
Lalu Iqbal keluar dari kamar mandi berbarengan dengan Raisa yang juga baru keluar dari toilet
"It.. itu ke kamar kakak dulu yuk" Ucap Iqbal
Raisa mengerutkan kening nya, tapi dia tidak mau berbanyak tanya Raisa hanya mengangguk lalu mengikuti Iqbal dari belakang
saat sudah sampai di depan kamar Iqbal
"Tunggu disini bentar ya"
Raisa hanya mengangguk
Lalu Iqbal masuk kedalam kamar nya setelah itu tak lama kemudian Iqbal keluar dengan membawa beberapa lembar uang dan juga handphone nya
"Ini uang Raisa yang tadi"
Ucap Iqbal sambil meletakan uang itu ke tangan Raisa
"Eeh apaan ini kak, kan tadi udah di beliin Snack" ucap Raisa menyodorkan uangnya
"Udah ngga usah"
"Mau ngasih tanda terimakasih hmm?"
Raisa terdiam mendengar ucapan Iqbal
" tanda terima kasih? pake apa? terus gimana cara nya? " Batin Raisa
Iqbal hanya tersenyum melihat Raisa yang tidak berkutik lalu, dia mengotak-atik handphone nya sebentar
"Kalau mau, tanda terima kasih nya ini aja.."
Ternyata Iqbal mau meminta nomor WhatsApp nya Raisa
"Ohh oke deh" Raisa mengambil hp Iqbal
lalu tangannya dengan cepat mengetik kan nomornya
"Nih ya udah Raisa mau balik ke kamar dulu kak"
Iqbal hanya mengangguk
Sesampai nya di kamar Raisa langsung masuk kedalam selimut
"arghh apa apaan, gue tadi udah mikir yang aneh aneh.." Batin Raisa sambil membenamkan wajahnya ke bantal
Lalu beberapa menit kemudian gadis itu pun terlelap
...----------------...
Kring kring kring
alarm menunjukkan pukul 05.30 Kesya terbangun dari tidur nya lalu dia segera membangun kan Raisa
"sa!! sa!! sa!"
"emm?"
"bangun sa.. udah pagi"
__ADS_1
"emm iya.. iya" Raisa pun segera terduduk
"Hoaaaaam gimana? Tidur lo nyenyak ga tadi malam?" Kesya bertanya kepada Raisa sambil menguap
"Nyenyak kok.." Jawab Raisa
namun beberapa saat kemudian Raisa tersenyum mengingat kejadian beberapa jam yang lalu
Kesya mengerenyitkan kening nya melihat Raisa yang senyum senyum sendiri
"Dih lo kenapa?"
"Kenapa?"
Raisa baru sadar kalau Kesya dari tadi memperhatikan nya
"Lah, dari tadi gue liat lo senyum senyum sendiri.."
"Ehh emang iya?"
Kesya hanya menggeleng geleng kan kepalanya
"udah deh yuk siap siap hari ini kan upacara ntar kesiangan" ucap Kesya mengakhiri obrolan
"Ya udah yuk"
Kesya dan Raisa pun segera mengemasi tempat tidur nya, setelah itu mereka bergiliran mandi lalu siap siap menggunakan seragam
Setelah semuanya selesai mereka segera pergi ke dapur untuk sarapan
Saat sampai di dapur mata Raisa berputar ke kiri dan ke kanan seperti mencari seseorang
"Nih kalian sarapan berdua ya.. Mama mau berangkat kerja, papa udah nungguin didepan tuh"
"eeh Kakak ke mana ma?"
"Dari tadi udah berangkat ke kampus.. katanya ada janji sama temennya, makanya berangkat lebih awal"
"Ohh gituu" jawab Kesya
Ntah kenapa setelah mendengar ucapan mama Kesya Raisa menjadi sedikit kecewa
"Ya udah mama pergi dulu ya.."
Kesya dan Raisa pun menyalami wanita itu
"Iyaa ma hati hati ya.."
"iyaa"
saat mama Kesya sudah pergi Kesya berbicara kepada Raisa
"Lo makan duluan deh sa.."
Ucak Kesya seraya mengambilkan piring untuk Raisa
"Lo ngga makan sya?"
"Duluan deh, gue lagi mau ke toilet dulu"
"Emm ya udah"
jam sudah menunjukkan pukul 06.45
kesya baru keluar dari toilet
Raisa sedang menunggu Kesya di depan tv
"Berangkat yuk sa ntar telat nih.."
"Eeh lo ngga sarapan?"
"Udah ngga sempat.."
"Emm ntar lo ngga kuat lagi, pas upacara"
"kuat kok"
"Ya udah deh, yuk berangkat.."
Kesya dan Raisa pus segera pergi kesekolah
__ADS_1
...----------------...
...----------------...