Ternyata Ayahku Seorang CEO

Ternyata Ayahku Seorang CEO
#11 (5 Tahun kemudian)


__ADS_3

Jakarta, Indonesia


15 Mei


Happy birthday to you...


Happy birthday to you...


Happy birthday...


to you...


#Rekaman suara


_____________________________________________


kini usiaku 17 tahun, hmm "sweet seventeen" entah kenapa aku pernah berkhayal di usiaku yang menginjak 17 tahun akan sangat meriah perayaannya tidak kusangka semuanya hanya angan-angan saja, tapi...aku tetap bahagia.


Aku semakin dewasa...


Malu untuk menangis...


Selalu berusaha sendiri...


Malas bermain...


Memendam perasaan sendiri...

__ADS_1


Mementingkan perasaan orang lain...


Mencintai meski tak dicintai...


Disalahkan meski benar...


Jujur dibilang bohong...


sakit,perih,pedih,hancur saat aku dewasa dan mengenal cinta...


"ken, apakah kau mencintaiku??" ujar samuel padaku penuh penekanan


"apa! hah?" jawabku spontan meski aku dengar dengan jelas


"apa kamu mencintaiku??" ujarnya sekali lagi dengan keras


"akhh..ku tidak mencintaimu!!!" jawabku singkat.


Dan disitulah aku mulai dewasa karena rasa sakit mencintai.


"kok kamu tolak??" ujar sahabatku putri


"iya kok gak jawab jujur aja!!!" ujar temanku fadil


"iya nyesel lhoo kalo gak jujur!!" ujar temanku nur


Mulai dari hari itu aku berubah, pendiam, murung, melamun, malas-malasan karena aku merasa ada hal yang sangat penting bagiku hilang. aku kehilangan hal yang sangat berarti bagiku sebuah rasa yang muncul dari lubuk hatiku begitu sakit rasa ini kehilangan dirimu yang begitu sangat kucintai. benar aku bohong, aku tidak mencintaimu itu bohong tapi, aku yakin ini benar. setiap saat temanku membahas dirinya kenapa? aku tidak jujur pada dirinya bahwa aku sangat mencintainya.

__ADS_1


Sebenarnya aku juga tidak tahu aku akan mengucapkan tidak pada saat itu, padahal nyatanya aku selalu mencarinya mengamati wajah tampanya dan mengaguminya, nyatanya aku selalu tersenyum melihat tingkah konyolnya, nyatanya aku selalu senang bila melihatnya, nyatanya aku selalu nyaman disampingnya dibangku sekolah hahaha aku ingat dengan jelas perasaanku saat itu seperti ada sekebun bunga yang mekar di dalam hatiku, seperti ada pelangi dengan ribuan warna, seperti merdunya suara ribuan bunga dalam telingaku, seperti terbangnya ribuan kupu-kupu di rambutku, aku ingat suasana atmosfer dalam diriku aku sangat bahagia dengan keberadaanya disisiku, kehadiranya sangat penting bagiku, dan nyatanya aku setiap malam merindukan dirinya ya semua tentang dirinya, aku merindukan segala tentang dia. tapi, aku gagal dalam hal cinta, aku tidak tahu dimana dia sekarang.


_____________________________________________


Dari : +62wong penting


ken, besok jangan lupa itu hari penting buat masa depan lu jadi pemain profesional badminton, so wish you all the best XD


semangat :*


 


Hapus Jawab


 


_____________________________________________


Dan hari dimana mimpi akan terwujud ada di depan mata, pandangan lurus kedepan


"aku tidak akan menyerah pada mimpiku!!!" teriaku setelah membaca pesan dari sahabatku yang sangat peduli terhadapku setelah dia pergi


"ken kamu besok mau ikut ajang internasional badminton?" ujar nur padaku sahabat sejak 3 tahun


"huftt ya aku bakalan kejar impianku untuk jadi atlet profesional, ini kesempatan nur!" jawabku sembari melemaskan badanku ke kasur


"aku gak nyangka ken, kamu udah sampe nasional bahkan internasional, lha aku masa depanku aja aku gak tahu mau tak bawa kemana! tololkan"

__ADS_1



__ADS_2