
Tokyo,Japan
(Kazuya Morotha Yamashita)
Ditengah malam dengan salju yang terus menutupi jalan,rumah,pohon,bahkan perkotaan dengan putih dan dinginya salju, aku sendirian di apartemen dan memikirkan nasibku yang malang, entah kenapa aku merasa lelah dengan tuntutan yang keluargaku minta, jadilah anak yang sukses dan pintar bahkan jenius!!!, kenapa kau rangking 2!!!, apakau bodoh!!!? kata-kata yang sering kudengar masih terngiang di kepalaku seoalah tidak ada kata lain yang membuatku bertahan di hidup yang keras ini, kenapa? aku sendirian di keramaian, aku merasa tidak ada yang peduli dengan ku...aku lelah diabaikan aku ingin mereka mengkhawatirkanku dan peduli dengan diriku...tapi semua itu hanya hal yang palsu. aku lelah dengan cobaan hidup yang tak ada habisnya...aku ingin mengakhiri nyawaku...dengan perlahan aku mengambil pisau dan memutuskan urat nadi ditanganku...darah dengan cepat menetes bahkan mengucur dengan derasnya hingga aku kehilangan kesadaranku dan semuanya menjadi putih dan sedingin salju
"apa aku di alam lain?" ucapku pelan
"kazuya! ada apa denganmu?" ujar seorang gadis kulit seputih salju, rambut sehitam burung gagak nan panjang terurai rapi dan wajah sedihnya menatapku yang berbaring di dinginya salju
"apa aku telah mati?!" tanyaku datar dan menitikan air mata beku diwajahku
"zuya! bukankah kau ingin bahagia, kenapa kau mati?" tanyanya sembari duduk disebelahku
"kau tahu dunia sungguh hanya memberi kekecewaan, hingga aku ingin mengakhirinya!" jawabku yang masih lemah
__ADS_1
"dunia diciptakan olehNYA dan kau tidak akan melihat kekuranganya sungguh itu hal yang sempurna!" jawabnya yang membuatku sedikit marah
"kau tahu apa? ha? aku lelah dipermainkan di dunia dan kau dengan mudah mengatakan seakan kau sudah merasakan semuanya!" jawabku sedikit berteriak
"zuya! kau kecewa karna manusia di sekitarmu bukan yang menciptakanmu ke dunia ini! jadi pahami itu dan jangan kecewakan penciptamu" ujar gadis itu lalu menghilang yang membuat tubuh kaku ku mulai bisa merasakan sakit di tanganku dan tersadar berada di rumah sakit
"ternyata gagal!huft!" ujarku setelah siuman dari kritis kematianku
"tuan anda berada di rumah sakit! dan anda koma selama 5 hari! dokter bilang besok lusa tuan muda sudah boleh pulang!" ujar asisten ayahku cekatan
"tu...tuan muda ayah tuan sangat sibuk dan hari ini dia ke singapura dan ibu anda merayakan ulang tahun adik tuan, himawari yang ke 17 tahun, apa tuan membutuhkan sesuatu?!" tanya asisten ayahku panik
"oh! tidak!, pergilah!" jawabku sedikit menitikan air mata bahkan bodohnya aku berharap pada keluargaku, yang ternyata sangat bahagia di ujung kematianku, aku terlalu banyak berpikir, bahkan keluargaku sedikitpun tidak peduli ataupun khawatir denganku ternyata, ucapan gadis di dalam mimpi itu benar...aku terlalu berharap pada orang lain dan menjauh dari penciptaku, baiklah aku juga tidak akan peduli dengan sekelilingku, kematian sekalipun
....
__ADS_1
"tuan muda, selamat datang!!!" ucap para pelayan di depan pintu rumah keluarga besar yamashita menyambutku seraya memapahku ke kamar dengan lembut, dengan perlahan aku berjalan dan mengamati dirumah tidak ada keluargaku, semua sibuk dengan urusan masing-masing dan ini mebuatku sedikit sadar, aku tidak memiliki siapapun
I know, in the world...im alone and nobody with me...
i need love from my family but, impossible to get it...
i wanna cry everytime...everywhere...but,
cry never enough to make my world complete and perfect...
i need someone...to make me smile and happy forever.
_____________________________________________
__ADS_1