Ternyata Ayahku Seorang CEO

Ternyata Ayahku Seorang CEO
#6 Teringat


__ADS_3

Jakarta, Indonesia


Di sore hari selepas pulang sekolah, aku langsung pergi ke tambal ban dan tak lama sepedaku sudah bisa digunakan kembali, sekitar jam 4 sore, aku mengayuh sepedaku santay sambil mendengarkan lagu melalui mp3 yang menjadi hoby ku mendengarkan musik favoriteku, aku bahagia dengan hal kecil yang bisa kulakukan hingga tanpa kusadari ada seseorang yang mendekatiku dengan sepedanya dan betapa terkejutnya aku ternyata itu dia, lelaki yang menolongku d ia seakan mengatakan sesuatu tapi aku tak mendengarnya karena memakai earphone dan seketika aku melepas dan bertanya


"ha?? apaa??!!" ujarku teriak karena di pinggir jalan raya


"aduhhhh, kamu lupa sama aku?" tanyanya yang membuatku semakin kesal karena dia


bertanya seakan-akan aku pelupa (pikun), aku yang sedikit kesal tak menghiraukan ucapanya dan mengayuh sepedaku lebih cepat dari biasanya


"hei!!! hei!!! gila ni cewek cuek amat! tadi aja pas dia minta tolong freindly amat sekarang aku malah kaya penjahat, heh...habis manis sepah dibuang, dasar cewek! selalu benar!" teriak dia dibelakangku dan sesaat kemudian dia tidak ada lagi mungkin dia beda arah denganku. sesampai dirumah aku dengan cepat membuka gerbang dan memarkirkan sepedaku dan melepas sepatu lalu masuk ke rumah, dirumahku yang sepi lantaran orang tua ku yang masih bekerja membuat diriku mandiri dengan hal-hal rumahan seperti mencuci,mengepel,memasak,menyapu,Dll


setelah pukul set 7 orang tuaku pulang kerumah bersama adikku yang berumur hampir 2 tahun selama orangtua ku bekerja dia dititipkan di rumah keluarga papahku dan aku bergegas berangkat ke tempat pelatihan badminton, aku tahu aku akan kehilangan waktu bermainku,belajarku,keluargaku tapi aku tak masalah dengan itu, banyak yang mengajaku keluar di malam minggu dan semua kutolak, bukan karena aku introvert atau apa, tapi aku telah memutuskan prinsipku dalam hidup, kata orang aku sangat tertib dengan waktu dan hal-hal kecil apapun berbanding terbalik dengan mamah yang cenderung mendelay waktu dan sering terlambat, aku rasa kebiasaanku seperti papah.


....

__ADS_1


Club Badminton Jakarta Pusat


sesampainya disana seperti biasa aku datang club masih sepi dan aku menjadi orang pertama masuk disini, bukan aku yang terlalu cepat tapi mereka yang terlambat, mereka terlalu membiasakan terlambat dalam hal apapun itu hal yang wajar, tapi bagiku itu tidaklah benar karena sama saja korupsi waktu (membuang waktu)


"lagi-lagi kamu terlalu cepat datang kin!" ujar temanku dari pintu masuk tempat latihan


"hmmm...kamu yang terlambat, boy!" jawabku pada temanku rendy yang paling dekat denganku di club ini


"iyaiyaa, oh ya besok kan hari minggu kamu sibuk gak?!" tanya rendy padaku yang membuatku sedikit berpikir


"sibuk!" jawabku singkat karena aku masih ingin mencari tahu tentang papahku


"main kemana?" tanyaku dan berbalik menatapnya serius


"ke...hatimu!hahahaha" ujar rendy tersenyum kearahku yang membuatku tersipu malu entah kenapa aku seperti sedikit senang dengan ucapanya

__ADS_1


\* Rendy Adiwinata\*



"ohh,yaudah aku gak ikut!" jawabku sedikit marah karena ucapanya yang membuatku malu


"lhoooo...kin maaf! aku minta maaf! pliss main sama aku ya!" ujar rendy memaksaku


"gak!gak!gak!" jawabku singkat sembari meneguk air mineral di tasku


"yaudah aku gak bakal ikut turnament minggu depan!" ujarnya marah dan bergegas keluar lantas membuatku terkejut dengan ucapanya lantas menyembur air yang hendak kutelan dengan memucratkanya dan mengejar rendy yang hendak pulang


"renn...rendy!!! ya...hufthuft!!! aku mau ikut kamu besok! deal kamu ikut turnament ya?!" ujarku sedikit berteriak yang berhasil membuat rendy kembali kearahku dan menatapku dengan tatapan tenang tapi tajamnya membuatku gugup dan tak berani menatapnya tapi, tatapan itu seperti...tatapan lelaki yang menolongku...


---------------------------------------------

__ADS_1


hallo guys jangan lupa dukung author dengan like dan komentar ya😚


Baca juga novel author : 'Pernikahan yang Tak Kuinginkan'😋


__ADS_2