
Kurang lebih satu bulan karin koma tapi tidak ada tanda tanda akan sadar .rey setiap hari datang dan menunggu karin
Dan siapa sangka tepat pukul 00:00 wib tanpa sadar tangan karin bergerak perlahan dan ia menitiskan air matanya.
Rey terbangun karna ia kaget bahwa yang menyentuhny tadi ialah karin.
"dok bagaimana keadaan nya"ucap rey
"alhamdulilah pak pasien sudah melewati masa komanya dan telah sadar tapi jangan diajak banyak bicara dulu pak kasian kondisinya masih lemah"
"iya dok terimakasih"
Malam itu juga rey langsung mengakabarkan keluarganya bahwa karin telah sadar dari komanya
"pa ayo kita kerumah sakit sekarang "ucap mama fia antusias karna mendengar sang putri telah sadar dari komanya.
"ma ini udah malam besok aja ya lagian karin pasti istirahat"
"ish papa nyebelin banget si"
"ma ayolah mengerti sedikit"
"tau ah males "
Diruangan kini hanya ada rey dan karin
"ha us "ucap karin masih terbata bata
"bentar ini biar aku suapin"
"aku bisa sendiri ,keluar kamu aku gak butuh balas kasihan kamu keluar gak"ucap karin sambil menangis
"tapi rin kaka mohon jangan kaya gini"
"keluar plisss aku mau sendiri"
Karin menangis didalam ruangan sendiri kenapa Tuhan jadi begini
__ADS_1
ke esokkan paginya
"lob rey kok kamu diluar"ucap papa zain
"emm ga papa kok pa"
"jangan bilang kalo karin usir kamu ya"
"engga ko pa"
"hai sayang alhamdulilah kamu udah sadar mama minta maaf ya sayang "
"hmm"ucap karin
"syukurlah papa ikut senang kamu dah sadar kamu usir rey ya semalaman dia tidur diluar lo gak kasian kamu sama suami sendiri"
"males ah pa sama kak rey jangan sok peduli deh ama dia"
"rin gak boleh kaya gitu mama tau rey salah ,tapi dia suami kamu sayang kalo hilang beneran nyesal deh kamu suami ganteng dianggurin awas lo pelakor dimana mana"
"ih mama apaan sih "
"gimana dok "
"alhamdulilah pasien sudah sembuh dari komanya keadaan sudah membaik hanya kaki saja yang harus diterapi ya bu agar bisa berjalan normal kembali"
"iya pak makasih"
"tuh dengerin kaki kamu retak tau gak kalo kamu masih marah ama kak rey siapa coba yang bantuin kamu nanti"
"kan ada mama"
"ih mama males ngurusin anak bawel kaya kamu"
"mama jahat ih keluar gih males "
"ngambek nih ceritanya"
__ADS_1
"tau ah mau bobo aja "
"ga mau di boboin ama rey ,biar mama panggilin ya"
"mama jangan ih "
"ya udah sayang mama pulang dulu papa mau berangkat kerja makan yang banyak kamu"
"iya"
"rey mama mau pulang dulu kami titip karin ya,kamu bujuk gih dia ngambek kayanya"
"iya hati hati entar aku bujukin ko"
Rey masuk kedalam ruangan vvip sang istri
"ehemm dehem nya rey"
hening tak ada suara
"rin ayo makan biar cepat sembuh "ucap rey
"gak mau makanannya gak enak"
"masa sih enak kok"
"kamu aja yang makan "
"hmm,kenapa sih marah mulu terus ngambek lagi"
"kenapa marah serah aku lah bodo"
"kok gitu seh kaka minta maaf atas semua kejadian kemarin kaka nyesel telah berbuat kaya gitu kaka gak bermaksud kaya gitu kok jadi maafin kaka yah plisss"
karin mencubit lengan rey kencang
"aw sakit kdrt kamu"
__ADS_1
"biarin wleee"
Cieeeee