
"YULI.!!!!!!" teriak rina terbangun dari tempat tidurnya
"apa apa yang terjadi, hanya mimpi baguslah" ucap Rina dengan muka yang keringatan, dan dia melihat ke arah jam 15:23
"udah jam Tiga" ucap Rina
"Rin kamu keluar dulu belikan abang bakso" tariak kaka Rina
di perjalanan Rina masi saja mengingat tentang mimpi nya, dan mencari tahu apa yang menyebabkan kubis memanggil Raka sebagai Pangeran, karena ia tidak fokus, dia salah jalur yang membuatnya hampir tiada
_pip pip pip_
suara klakson bus
"haaa!!!" ucap Rina yang terkejut
pada saat itu Ada seorang pria yang datang menahan bus itu dengan tangan kosong dan menggendong Rina dengan cepat ke arah lain
"huf huf makasi makasi banyak" ucap Rina dengan menghela nafas
"lain kali kau harus fokus pada Tujuanmu jangan kebanyakan melamun" ucap Raka
"Kau... Raka, bagaimana bisa kau" ucap Rina dengan kebingungan
"sudahlah sebaiknnya kamu Rahasiakan hal ini" ucap Raka seketika pergi.
beberapa menit kemudian Rina pun pulang ke rumah."ini pesanan kaka" ucap Rina
_keesokan harinnya_
pagi hari ini Rina sedang membersihkan Rumah nya. mulai dari dalam. hingga lingkungan nya.lalu dia berjalan ke rumah Yuli
"YULI...... pagi woy, bangun" panggil Rina dari luar
"bentar" jawab yuli
"Yuli tadi gue mimpi buruk bangat" ucap Rina
"udalah jangan kau cerita jika kau cerita sekarang, sampai 10 tahun pun tak selesai" ucap Yuli menutup mulut Rina agar tidak berbicara
"Eng.. " ucap Rina
__ADS_1
mereka berdua berjalan menuju Mall untuk membeli pakaian. sesampainya di mall
"hello ada yang bisa saya bantu" ucap kasir Mall
"kita mau beli baju mba" jawab Yuli
"silahkan pilih semoga kalian menyukainya" ucap kasir
"woy pasti la di suka, kan semua pakaian di sini bagus bagus" sahut Rina dengan suara keras
"eh maaf teman saya memang begini maaf" ucap Yuli, menarik Rina
mereka berdua pun menuju ke lantai dua untuk membeli baju
"hmm kenapa aku mencium bau gosong" ucap Yuli
"HAHAHA perasaan mu saja " sahut Rina dengan tertawa
Seketika itu Rina berjalan ke sisi lain ia meninggalkan Yuli yang di sisi lain pula. seketika itu terdengar suara Alaram kebakaran dari Mall
"eh buset dah ni suara apaan coba" ucap Rina yang terkejut dengan suara tersebut
seketika itu patung baju yang berdiri di samping Yuli terjatuh dan menimpahnya dan menbuatnya tidak berdaya
" aduh, RI... N... A!!, tolong aku"ucap Yuli yang kesakitan
sementara itu"eh buset asap apa ini"ucap Rina mencoba menghindari asap tersebut
"perhatian para pengunjung Mall di harapkan segera keluar kerana saat ini Mall sedang terbakar, di lantai 2 mohon para pengunjung lantai dua segera keluar " ucap pembicara Mall
"woy mau keluar bagaimana coba kalau semua ini di penuhin asap" sahut Rina dan berlari
"eh tunggu terbakar maksudnya Mall ini terbakar,ha Yuli Yuli kamu di mana cepat tunjukan dirimu kita harus keluar Mall ini terbakar" panggil Rina dengan sekuat tenaga
sementara itu Raka dan deon tidak sengaja lewat, dan melihat bahwa Mall itu terbakar
"kebakaran woy, Raka yok kita tolongin" ucap Deon
mereka kemudian masuk ke dalam Mall itu tanpa merasa ragu
"di lantai dua" ucap deon
__ADS_1
saat deon menuju ke lantai dua dia melihat Yuli yang tertindis oleh patung,
"haa... Yuli, Raka aku membawa Yuli keluar dulu kamu nanti menyusul" ucap Deon
"masih ada lagi" sahut Raka.
"ha.. siapa..? " tanya deon
"Eng, dimana ada Yuli pasti ada Rina, kamu bawah lah Yuli ke tempat selamat saya akan mencari Rina" ucap Raka
saat itu Deon membawah Yuli ke tempat selamat,
"nah di sini tempat aman, ke Toilet pasti aman kan" ucap Rina masuk ke dalam. toilet
seketika itu Rina ingin menyalakan Kran Air di toilet tetapi air nya mati
"woy kenapa harus mati si sialan" ucap Rina
kemudian asap asap mulai membanyak dan mengumpul di dalam Toilet
"sialan aku tidak bisa bernafas gara gara asap ini Tolong aku siapa saja" ucap Rina, seketika mau terbanting
saat itu ada yang membuka pintu Toilet itu dan melihat Rina yang terbaring hampir kehabisan oksigen
"RINA" panggil orang itu
"ha... Kubis.. " jawab Rina, dengan lemas
"rina bertahanlah aku akan segera mengeluarkan mu dari sini" ucap kubis mengangkat Rina keluar dan bertemu dengan Raka
"pangeran... bantu aku ku mohon pada mu" panggil Kubis
"Anak ini?? " ucap Raka
"sudahlah jangan banyak bertanya ayo cepat bantu jaga dia sebentar aku akan membuka jalan kita" ucap Kubis, memberikan Rina kepada Raka
"kubis, kau sudah berhasil merubah wujud harimau mu menjadi manusia" ucap Raka
"Eng, itu, yah aku sudah berhasil tapi masi berwujud harimau sedikit" ucap Kubis
__ADS_1