TERNYATA KETUA OSIS KU ADALAH SEORANG PENGERAN

TERNYATA KETUA OSIS KU ADALAH SEORANG PENGERAN
episode 13


__ADS_3

kemudian Kerajaan itu menyiapkan pasukan yang begitu banyak, untuk menyerang.


"apa semua sudah siap" ucap Raja


"ya ampun cepat bah turunin gue Raka cepat, kenapa si gue harus sampai pada Zaman dulu bah, padahal tu gelang kan dah di putus kan, kenapa malah muncul lagi " ucap Rina dengan suara kecil


seketika itu Raka membawa Rina ke kamar dan membaringkannya kemudian Raka kembali menghadap Raja


"yah akhirnya" ucap Rina dengan meregangkan badannya


"ayah... apakah aku bisa memimpin peperangan ini untuk menggantikan panglima yang telah tiada" ucap Raka, tidak sengaja Rina mendengar itu


"apa kamu yakin, jika kau yakin ayah akan mengijinkan mu" ucap Raja


"yah,, aku yakin, dan berjanji akan memenangkan peperangan ini" ucap Raka


"haa.. Raka akan pergi ke medan perang" ucap Rina. kemudian Raka mengganti pakaiannya dan mengambil kuda, tetapi sebelum itu ia ke kamar Rina


"astaga cilaka dia menuju" ucap Rina, bergegas kembali ke Ranjang tempat tidur nya


"kalian tetap lah di sini aku tidak ingin membahayakan kalian, hmm? kubis ku mohon pada tolong berikan Simbol pelindung pada Kerajaan ini" ucap Raka


"baik pangeran" ucap kubis


"pangeran, lagi, apa benar Raka ini pangeran pada zaman ini dia adalah seorang pangeran, dan ayahnya adalah Raja kenapa mengapa bisa begini? " ucap Rina dalam hatinya


lalu Raka dan pasukannya berkumpul di depan istana


dan mereka bersiapa untuk berperang


"hmmm-_- Raka gue ngak akan biarin lo berperang sendiri" ucap Rina


kemudian Raka dan pasukannya berangkat, tetapi ada pengawal satu yang tertinggal


"woy tunggu!! " panggil pengawal itu


"hmm kau siapa? " ucap Raka


"maaf panglima saya terlambat nama saya Siro" ucap Siro


"baiklah, SEMUANYA AYO BERANGKAT" ucap Raka


mereka berjalan ke Tempat Pertempuran dan melihat pasukan Kerajaan lain yang sangat banyak

__ADS_1


"HAHAHA sebaiknya Kerajaan kalian menyerah saja, ha... mana mana panglima Rudi apa dia meninggal kasian sekali Kerajaan kalian memang sangatlah lemah" ucap panglima kerjaan itu


"tutup mulut kalian, semua nya serang" teriak Raka


"serang" ucap panglima Kerajaan itu


"menyerahlah kalian" ucap panglima itu


"humm, panah datanglah" ucap Siro. lalu panah itu muncul di tangan Siro lalu dia hanya menembak satu tetapi panah yang muncul beribu ribu, seketika mengenai para pasukan Kerajaan lain langsung habis seketika


"Haaaa!, bagaimana bisa? " ucap Panglima itu


"Panah itu,seperti nya aku hanya memberikan kepada Rina, tapi mengapa ada di Siro" ucap Raka


"tidak bisa semuanya mundur" teriak panglima itu


"mereka kabur" ucap Raka, seketika di belakang Raka ada yang memanah, dan Siro melihat itu.dan dia berlari dan melindungin nya tapi Siro yang terkena panah itu


"RAKA!!!! AWAS, AA HUUUF, kau selamat raka " teriak siro, seketika terjatuh


"Haa... Siro Siro bangunlah" ucap Raka, membuka topeng yang di pakainya, ternyata ia adalah Rina


"RI.... NA,, mengapa kau kau menolong ku, kenapa kau ikut ke sini, mengapa bangunlah cepat, kau sangat bodoh bodoh" ucap Raka dengan menangis


"Raka, gue udah tau kau adalah Pangeran" ucap Rina dengan tersenyum


"Pangeran jangan menangis kau kan kuat" ucap Rina, seketika menutup mata


"RINA.....!!!!!!!!!! " teriak Raka, dengan penuh air mata


"mengapa mengapa aku menangis untuk mu,apa yang terjadi Mata ku seketika menurunkan air mata jika melihat sesuatu yang buruk terjadi pada mu.padalah aku tida punya perasaan, tapi entalah aku akan menolong mu dulu " ucap Raka, masi menurunkan air mata ,langsung menaiki kuda dan berjalan ke Kerajaan


seketika itu mereka sampai di istana


"pengboat pengobat cepat datang obati teman ku" teriak Raka


"pangeran, apa yang terjadi pada anak perempuan ini, dia terluka oleh panah" ucap Pengobat itu


"baik bawah lah dia ke ruang pengobatan" ucap Pengobat itu


"baiklah, lakukan lah sampai dia bisa sehat kembali" ucap Raka, membawa Rina ke tempat pengobatan itu


"baiklah pengeran, silahkan keluar dulu" ucap pengobat

__ADS_1


kemudian pengobat itu mengobati Rina, tanpa sengaja ia melihat simbol panah pada telapak tangannya


"simbol ini, jangan jangan anak ini adalah. " ucap pengobat itu, dan Rina tiba tiba terbangun


"hoam" ucap Rina


"kau sudah sadar bagaimana bisa aku belum mengobati mu sampai akhir" ucap pengobat itu dengan bingung


"hmm? kenapa gue hanya tertidur mba, eh ini ruangan apa bah" ucap Rina


"tertidur" ucap pengobat itu langsung pingsan


"eh mba bangun" ucap Rina


"apa yang terjadi " panggil Raka.


"haa pangeran, kau datang, bagaimana keadaan mu kau baik baik saja kan" ucap Rina,


"RINA kai sudah sadar" ucap Raka


"haa maksud lu apa, gue abis ngapain woy gue hanya ketiduran bah" ucap Rina


"yah, ni baju apa karung, kotor amat bah, Hehe pangeran bisa minta pakaian mu" ucap Rina


"pakaian ku, aa itu, boleh" ucap Raka


"yess" jawab Rina seketika berlari cepat ke kamar Raka


"woy Raka mana ni kamar kau" ucap Rina


"itu di sebelah kanan mu" jawab Raka


"haa nih istana apa labirin bah banyak kali ruangannya" ucap Rina, lalu masik kekamar Raka



"wah keren bangat bah" ucap Rina, lalu dia mulai mengganti pakaiannya dengan pakaiannya Raka



"Raka giman cocok tidak, yah biarpun keliatan besar bah, tapi keren ngak" ucap Rina, seketika itu Raka terkejut malihat Rina


"wah cantik" ucap Raka, tak sadar apa yang ia katakan

__ADS_1


"apa? " jawab Rina


"ah bukan" ucap Raka


__ADS_2