
"kalian tunggu aku! " teriak Yuli
"hmm?, yuli" sahut ulis
"yah maaf mengaget kan kalian" ucap Ulis
beberapa jam kemudian, bel pulang.
saat Rina dan teman temannya menuju gerbang,Raka dan yang lainya sudah menunggu mereka di depan gerbang sekolah.
"astaga, ngapain mereka di sana, kita lewat jalan lain cepat sebelum mereka melihat" ucap Rina
lalu mereka pergi ke pintu belakang di sekolah, tanpa mereka sadari Deon Kaivan dan Raka, menunggu juga di pintu belakang
"cilaka, mereka lagi " ucap yuli
"woy ada apaan ni bah, ngapain mereka ada di sini. dan juga menjaga semua jalan pulang, apa jangan jangan, mereka mau mengajak kita pergi ke alam lain lagi,owh tidak semudah kita harus cari jalan lain lagi" ucap Rina melihat sekitaran sekolah
"aku tau, saat aku masuk pertama kali ke sekolah ini, aku melihat satu jalan keluar dari sekolah ini ayo ikuti aku" ucap Ulis.
kemudian mereka, pergi ke lapangan di sekolah, dan Ulis menunjukan Sebuah gua kecil di ujung lapangan itu, yang tertutupi oleh dedaunan tebal
__ADS_1
"wah, ada jalan lain? " ucap Yuli
"etdah bertahun tahun bah gue sekolah di sini baru tau juga ni kalau ada jalan lain, bagus bah yok lah gas" ucap Rina
"tapi, Ulis kamu tau dari mana kalau ada gua kecil di sekolah ini yang menuju ke luar sekolah" ucap Yuli, mencurigai Ulis
"itu, dulu itu aku hanya iseng iseng saja berlari soalnya aku di kejar oleh ayah ku dan memaksaku untuk sekolah di tempat Raka, tapi aku tida setuju, jadi aku berlari ke lapangan ini dan tidak sengaja menemukan gua kecil ini" ucap Ulis
"benarkah?!" sahut yuli masih belum percaya
"sudahlah kalian ayo kita masuk" ucap Rina
mereka masuk ke dalam gua itu, dan ternyata di dalam gua itu sangat luas
sisi itu
"eh, semua kumpul kembali di depan sekolah" ucap kubis
"mereka belum juga keluar dari sekolah" ucap Adit
"tidak ada pilihan lain kita masuk ke sekolah mereka dan mencarinya" sahut Kai
__ADS_1
"ayo" ucap Deon
saat Raka dan yang lainya masuk ke dalam sekolah, Rina yuli dan Ulis telah keluar dari sekolah itu dan mereka mulai berlari pulang ke rumah mereka masing masing.
"yess kita lolos ayo cepat semuanya. sampai ketemu besok" tarika Rina
saat rina berjalan pulang ia merasakan ada yang mengikutinya lagi,
"yah aku tau siapa kamu keluar kau kalau tida" ucap Rina mengeluarkan busur panah nya, seketika itu keluar orang berpakaian hitam dengan muka tertutup oleh topeng
"siapa kau? " tanya Rina dengan suara keras
"hmm! AHAHAHAHAHAHA, anak pemberani serahkan benda yang kau pegang itu padaku jika kau ingin selamat" ucap orang misterius itu
"benda ini,mau ku serahkan kepadamu oky ini silahkan ambilah" ucap Rina menaruh busur panah itu ke tanah
"aneh mengapa kau langsung memberikan ya padaku" ucap orang itu
"kerana kau yang memintanya kan" ucap Rina
"baiklah aku akan mengambil nya" seketika orang itu berlari mendekati panah itu, tiba tiba panah itu bersinar dan hampir membakar orang itu
__ADS_1
"Arrrggghhh HAH HAH HAH..., dasar bocah kau telah menipu ku" ucap orang itu
"owh tidak kau terbakar yah sudahlah aku pulang dulu, itu kan juga salah mu mencari hal hal dengan ku" ucap Rina dengan tersenyum dan langsung kembali pulang